2 Tersangka Penyerangan Dan Penembakan Di Taman Sari Positif Sabu

Palembangtalk 2 Tersangka Penyerangan Dan Penembakan Di Taman Sari Positif Sabu – Sebanyak 10 orang diamanakan diusai melakukan penyerangan dan penembakan di Jalan Mangga Besar VI D Taman Sari Jakarta Barat.

Tempat Kapolres Metro Jakarta Barat, Kombes Ady Wibowo mengatakan, empat orang di antaranya telah menyandang status sebagai tersangka. Mereka adalah JP, HS, DP dan PW.

Membawa JP senpi revolver. Sementara HS, DP dan PW tersangka atas kepemilikan senjata tajam yg kami amankan di lokasi penangkapan kawasan Tebet,”di ujar Ady soal penembakan tersebut.

Akibat pemeriksaan juga mengungkap HS adalah pengguna narkoba. Ady juga menerangkan, HS bersama seorang yang diamankan berinisial NSK terbukti positif mengonsumsi sabu berdasarkan pengecekan urine.

Kami bisa cek urin hasilnya positif sabu,” ujar dia. Ady menerangkan, para pelaku sehari-hari bekerja sebagai jasa penagih hutang atau debt collector. Mereka debt collector yang pernah lakukan kegiatan di wilayah Bekasi dan Jakpus,” ujar dia.

2 Tersangka Penyerangan Dan Penembakan Di Taman Sari Positif Sabu

Kasus dengan penembakan ini berawal dari adanya pesat minuman keras dalam rangka merayakan hari ulang tahun. Acara digelar di pinggir Jalan Mangga Besar VI D Taman Sari Jakarta Barat, pada Selasa, 22 Juni 2021 dini hari. Mungkin Warga sekitar merasa terganggu dengan aktivitas mereka. Warga juga tidak nyaman. Setelah itu warga berkumpul untuk peringatkan mereka,” ucap dia.

Tak Terima Ditegur Warga

Warga juga meminta mereka membubarkan diri. Tapi teguran itu tak digubris, mereka malah melakukan penyerangan. Bahkan ada yang sampai melepaskan tembakan.

Bahkan orang – orang yang diamankan ini mencoba lakukan perlawanan terhadap warga yang ingin hentikan kegiatan itu,” ucap dia.

Ady juga menerangkan, pelaku yang melepaskan tembakan berinisial JP. Sementara, HS, DP dan PW meacungkan parang. Karena tidak cukup banyak masyarakat mendekati dia (JP) tembak 1 kali ke atas dan 3 tempatnya memamerkan parang,” terang dia.

Ady juga menerangkan, para pelaku akhirnya menyerah. Kemungkinan, JP kembali mengeluarkan satu kali tembakan ke arah lurus ketika hendak masuk ke kendaraan.

Kasus ini juga berawal dari adanya pesta minuman keras dalam rangka merayakan hari ulang tahun. Dengan acara digelar di pinggir jalan Mangga Besar VI D Taman Sari, Jakarta Barat, pada Selasa, 22 Juni 2021 dini hari. Dan warga sekitar merasa terganggu dengan aktivitas mereka.

Akhir warga tidak nyaman. Setelah itu warga berkumpul untuk peringatkan mereka,” di ucap dia. Dengan warga meminta mereka membubarkan diri. Tapi teguran itu tak digubris, mereka malah melakukan penyerangan. Bahkan ada yang sampai melepaskan tembakan.

Karena orang – orang yang diamankan ini mencoba lakukan perlawanan terhadap warga yang ingin hentikan kegiatan itu,” ucap dia.

Ady juga menerangkan, para pelaku akhirnya menyerah. Kemungkinan JP kembali mengeluarkan satu kali tembakan ke arah warga ketika hendak masuk ke dalam kendaraan. Dengan peluru yang dimuntahkan mengenai seorang remaja berinisial MIS (18). Ia mengalami luka tembak pada bagian ketiak.

Korban saat ini masih berada di rumah sakit. Dengan peluru sudah tidak bersarang di badannya, tapi masih dapat perawatan dan informasi terakhir kondisi semakin membaik.

Satreskrim Polres Metro Jakarta Barat juga bersama dengan Unit Reskrim Polsek Taman Sari menangkap sepuluh orang terduga pelaku di kawasan Bukit Duri, Tebet Jaktim. Mungkin itu, turut disita senjata api jenis revolver berikut lima butir peluru tajam dan sejumlah senjata tajam.

Bahkan sedangkan tiga tersangka lainnya, kata Ady, dijerat karena kepemilikan senjata tajam (sajam). Sedang sajam tersebut diketahui turut digunakan saat insiden penembakan remaja dini hari itu.

Bahkan diberitakan sebelumnya, polisi telah mengamankan 10 orang pelaku yang diduga terlibat dalam kasus penyerangan dan pembunuhan terhadap korban MIS (18) di Taman Sari, Jakarta Barat pada Selasa (22/6). Dari mana dari empat orang itu ditetapkan sebagai tersangka dan ditahan di rutan Mapolrestro Jakarta Barat. Sementara enam orang lainnya masih berstatus sebagai saksi.

Akhir Polisi juga menyita beberapa senjata tajam, air softgun dan senjata api rakitan jenis revolver saat menggeledah sebuah rumah kawasan Bukit Duri Tebet, Jakarta Selatan.

Dengan kejadian itu, keempat tersangka dikenakan pasal berlapis yakni Undang-undang darurat nomor 12 tahun 1951 terkait senjata api dan Pasal Perlindungan Anak Nomor 23 tahun 2002 dan Pasal KUHP 354 dan 338 dengan ancaman 20 tahun penjara.

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *