Anggota DPRD Banten Yang Sedang Liburan Kena Sanksi Usai Mengunggah Video TikTok

DPRD Banten Yang Sedang Liburan Kena Sanksi Usai Mengunggah Video TikTok

palembangtalkAnggota DPRD Banten Yang Sedang Liburan Kena Sanksi Usai Mengunggah Video TikTok -Gubernur Banten Wahidin Halim sudah telah mengeluarkan Instruksi bahwa untuk menutup seluruh tempat wisata dari tanggal 15 sampai 30 Mei 2021 mendatang.

Instruksi itu dikeluarkan untuk mengendalikan penyebaran virus Corona dan mengantisipasi adanya klaster baru Covid-19 di Provinsi Banten ini. Disaat larangan berlibur, sebuah video dari anggota DPRD Banten Dede Rohana Putra telah mengatakan bahwa dirinya mewakili warga Banten untuk berlibur di Pantai Anyer viral di media sosial.

Video yang diunggah ke aplikasi Tiktok itu memperlihatkan wakil rakyat dari Fraksi Partai Amanat Nasional (PAN) berada di sebuah area kolam renang di pinggir pantai. “Buat masyarakat Banten tidak perlu liburan ke pantai ya. Sudah saya wakili sebagai anggota DPRD Provinsi Banten mewakili masyarakat untuk liburan.

Kalau enggak diwakilin nanti ramai pantainya,” ucap Dede dalam videonya yang diunggah ke akun Tiktok pribadinya @dederohanaputra.

Penjelasan dan permohonan maaf Dede setelah viral, Dede Rohana Putra mengklarifikasi bahwa video yang dibuatnya hingga viral itu untuk menyampaikan himbauan larangan berwisata dengan cara santai.

“Video yang saya sampaikan itu himbauan, dari awal sampai akhir tujuannya menghinbau masyarakat untuk tidak ke tempat wisata khsusunya ke pantai, dan saya menghimbau agar masyarakat di luar banten untuk tidak ke banten karena jalan banyak yang ditutup,” ujar Dede kepada wartawan.

Dikatakan Dede, dari video yang dibuatnya ada beberapa pihak yang merasa kurang tidak etis dan tidak pas. Termasuk ada kata ‘mewakili’ di videonya. “Ada beberapa pihak yang merasa himbauan itu tidak pas.

Adapun juga ada bahasa mewakili itu bercandaan, bercandaan masyarakat untuk menyindir kami anggota dprd. Justru saya gunakan agar masyarakat senang, tapi ada beberapa orang yang tersinggung,” kata Dede.

Untuk itu, Dede pun meminta maaf atas kegaduhan dari video yang telah dibuatnya tersebut. “Saya legowo kalau ada yang salah dari kata-kata saya, kalau ada yang tersinggung masyarakat saya sampaikan permohonan maaf. Niat saya cuman memberikan himbauan,” ucapnya.

Baca juga : Polisi Tangkap 2 Pemudik Tangerang, Palsukan Surat Bebas Covid

Badan Kehormatan DPRD Banten akan minta klarifikasi Ketua Badan Kehormatan DPRD Provinsi Banten Sopwan mengatakan, akan melakukan klarifikasi terlebih dahulu apa tujuan dibuatnya video tersebut kepada Dede Rohana Putra.

“Saya minta klarifikasi dulu ke yang bersangkutan,” kata Sopwan saat dihubungi Kompas.com melalui WhatsApp, Selasa (18/5/2021).

Setelah mendapatkan keterangan, BK DPRD Banten akan mempelajari terlebih dahulu apakah itu suatu pelanggaran kode etika atau lainnya. “Kita segera rapat, untuk segera menentukan dan mengambil sikap,” ujar Sopwan

Baca juga : Viral Sepasang Kekasih Mesum Di Pemandian Di Saat Libur Lebaran

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *