Antisipasi Penumpukan Penumpang KRL, BPTJ Menyediahkan Angkutan Bus Alternatif

Antisipasi Penumpukan Penumpang KRL BPTJ Menyediahkan Angkutan Bus Alternatif

PalembantalkAntisipasi Penumpukan Penumpang KRL, BPTJ Menyediahkan Angkutan Bus Alternatif – Sebagai bagian dari upaya untuk menegakkan protokol kesehatan di angkutan umum pada masa pandemi covid-19 khususnya yaitu di KRL Jabodetabek, Badan Pengelola Transportasi Jabodetabek (BPTJ) sudah menyiapkan angkutan alternatif bus untuk para penumpang Kereta Rel Listrik (KRL), yang akan beroperasi setiap pagi dan sore pada tanggal 15 hingga 16 Mei 2021.

Pelayanan serupa ini sebenarnya sudah dilakukan sejak bulan Mei 2020 menyusul terjadinya pandemi covid-19. Kebijakan ini ditempuh dengan tujuan agar pelayanan KRL Komuter Jabodetabek yang menjadi andalan utama masyarakat pelaju bisa menerapkan physical distancing sebagai salah satu aspek penting protokol kesehatan untuk mengurangi semaksimal mungkin potensi penularan covid-19 di dalam KRL tersebut.

Kepala BPTJ Polana Pramesti itu menyampaikan, bahwa kebijakan ini menyusul adanya konsentrasi penumpang KRL Jabodetabek pada jam tertentu dan tentunya akan membuat adanya kepadatan.

“Kita tidak bisa dipungkiri bahwa meskipun pergerakan di wilayah aglomerasi telah dibatasi selama libur Lebaran, akan tetapi masih ada saja dan masih banyak juga masyarakat Jabodetabek yang memutuskan untuk melakukan kegiatan bepergian menggunakan angkutan umum massal,” kata Polana dalam keterangannya, Sabtu (15/5/2021).

Antisipasi Penumpukan Penumpang KRL, BPTJ Menyediahkan Angkutan Bus Alternatif

Baca Juga : KPK Mengklaim Pembebastugasan 75 Pegawai Tak Ganggu Kinerja Penanganan Korupsi

Menurutnya, hal ini akan berdampak pada penumpang KRL yang didominasi oleh rombongan keluarga dan orang-orang yang dalam kesehariannya tidak menggunakan KRL.

Dia juga menjelaskan bahwa bus yang menjadi angkutan alternatif yang dipersiapkan untuk mendukung pemenuhan ketentuan jaga jarak itu hanya akan dioperasionalkan manakala jika terjadi lonjakan penumpang KRL yang berpotensi mengganggu penerapan protokol kesehatan.

Baca Juga : 2 Hari Hilang, Nelayan Tewas Mengambang di Pantai Cipalawah Garut

“Sebaliknya apabila tidak terdapat lonjakan, maka bus yang telah dipersiapkan juga tidak akan dioperasionalkan,” ucap Polana.

Adapun jadwal bus selengkapnya yang sudah dipersiapkan yaitu sebagai berikut:

A. Untuk di pagi hari pada hari Sabtu, tanggal 15 Mei 2021 dan Minggu, tanggal 16 Mei 2021, sekitar jam 08.30 WIB sudah disediakan 8 (delapan) unit, masing-masing 4 bus dari Stasiun Bekasi dan Stasiun Cikarang menuju Stasiun Manggarai, Stasiun Tebet, Stasiun Gondangdia dan juga Stasiun Juanda.

B. Untuk sore hari, pada hari Sabtu, tanggal 15 Mei 2021 dan Minggu, tanggal 16 Mei 2021, sekitar jam 15.30 WIB sudah disediakan 8 (delapan) unit, masing-masing 1 bus dari Stasiun Manggarai, Stasiun Tebet, Stasiun Gondangdia dan Stasiun Juanda dengan tujuan ke Stasiun Bekasi, dan Stasiun Cikarang.

Baca Juga : Pemudik Tenggelam Karena Nekat Mudik Lewat Jalur Sungai Ditemukan Tewas

C. Dan untuk sore hari, pada hari Sabtu, tanggal 15 Mei 2021 dan Minggu, tanggal 16 Mei 2021, sekitar jam  15.30 WIB sudah disediakan 8 (delapan) unit masing-masing 1 bus dari Stasiun Manggarai, Stasiun Tebet, Stasiun Gondangdia dan Stasiun Juanda dengan tujuan Stasiun Depok Lama dan Stasiun Bogor.

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *