Bentuk Penyekatan Di Suramadu, 50 Warga Positif Covid-19

Bentuk Penyekatan Di Suramadu, 50 Warga Positif Covid-19

Palembangtalk.comBentuk Penyekatan Di Suramadu, 50 Warga Positif Covid-19 – Pengemudi kendaraan bermotor dari Madura yang akan melewati Jembatan Suramadu menuju Surabaya, Jawa Timur dinyatakan positif virus covid-19 berdasarkan hasil tes swab antigen yang dilakukan di posko penyekatan tersebut.

Jumlah tersebut adalah hasil penyekatan dan tes antigen di Jembatan Suramadu yang baru dibentuk beberapa jam sebelumnya. Kemduian jumlah warga positif Covid-19 bisa bertambah dikarenakan penyekatan di Jembatan Suramadu masih terus dilakukan.

“Kemarin ada dua orang positif covid-19. Dan pada siang hari ini ada sekitar 50 orang (reaktif Covid-19). Ini masih terjadi lagi,” ujar Kapolres Pelabuhan Tanjung Perak, Surabaya, AKBP Ganis Setyaningrum, pada hari Minggu (6/6).

Baca juga: Pemko Pekanbaru Akan Menambahkan Lima Bus Vaksinasi Covid-19

Swab test dilakukan kepada pengemudi yang ada di posko penyekatan

Sementara itu, Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi mengatakan warga Madura harus memahami dulu apa tujuan penyekatan di Jembatan Suramadu. Lalu Dia juga menegaskan bahwa penyekatan dan tes antigen itu dilakukan guna mencegah penularan virus Covid-19.

“Kami harus memberikan pengertian kepada masyarakat. Jika Satu orang potif covid-19, maka semuanya terinfeksi virus covid-19, Insha Allah semua yang kami lakukan di sini semata-mata untuk kepentingan masyarakat,” ucapnya..

Eri Cahyadi juga mengatakan warga Madura yang reaktif covid-19 akan dirujuk ke RS Darurat, RSUD dr Soetomo dan RS Haji Surabaya untuk melakukan pemeriksaan kondisi kesehatan lebih lanjut.

Baca juga: Kesal dengan Suami, Ibu Muda Tega Aniaya Bayi Berumur 15 Hari Di Banten

“Pada saat ini kami sudah menyiapkan beberapa mobile ambulans, yang positif covid-19 akan kami antarkan ke rumah sakit yang ada di Surabaya, ada juga yang di RS haji, RS lapangan. Kegiatan ini berguna untuk satu tujuan saja, yaitu satu, kami bisa menjaga dan jangan sampai lepas dari pantauan,” ujar dia.

Penyekatan mulai dilakukan sejak jam 10.00 WIB atau jam 10 pagi, pada hari Minggu (6/6). Petugas lebih dulu mengecek kelengkapan para pengemudi motor, seperti dokumen KTP sampai surat bebas covid-19 yang menjadi syarat untuk keluar dari kota atau melakukan perjalanan keluar daerah sendiri.

Baca juga: Kasus Pembunuhan Berantai di Kulon Progo, Pelaku Coba Habisi 2 Perempuan Lain tapi Gagal

Pengemudi yang berasal dari kota Madura yang tidak punya surat bebas Covid-19 akan diwajibkan menjalani tes swab antigen di lokasi penyekatan tersebut, Dan jika hasilnya positif akan dibawa ke RS yang dekat di kota tersebut untuk melakukan pemeriksaan kesehatan lebih lanjut. Supaya pihak posko penyekatan tahu bahwa warga yang reaktif covid-19 perlu di isolasi rumah sakit atau melakukan isolasi mandiri dirumahnya saja.

Dan jika hasilnya negatif covid-19, pengemudi motor tersebut akan di lepaskan dari posko penyekatan dan bisa melanjutkan perjalanan mereka masing-masing.

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *