Berdasarkan Pengamat Publik, Larangan Mudik Lokal Tidak Memiliki Aturan Jelas

Berdasarkan Pengamat Publik, Larangan Mudik Lokal Tidak Memiliki Aturan Jelas

Palembangtalk.comBerdasarkan Pengamat Publik, Larangan Mudik Lokal Tidak Memiliki Aturan Jelas – Halo sobat kembali lagi dengan admin nih. Kali ini admin akan membahas informasi mengenai Berdasarkan Pengamat Publik, Larangan Mudik Lokal Tidak Memiliki Aturan Jelas. Yuk simak dan ikuti terus ulasan – ulasan yang akan admin bagikan ini hingga selesai.

Baca juga: Tanpa Vaksinasi, Biaya Kesehatan Akibat Covid-19 Bisa Meledak

Pada masa adanya larangan mudik nasional, pemerintah menegaskan atau memberitahu bahwa  kegiatan mudik lokal yang berpotensi tinggi dilakukan antar kabupaten-kota yang berdekatan harusnya ditiadakan mudik selama periode larangan mudik lebaran tahun 2021 pada tanggal 6-17 Mei 2021.

Baca juga: Berita Fakta Soal Mobil Kekaisaran Sunda Nusantara Saat Terjaring Penyekatan Di Posko Penyekatan Covid-19

Masa Larangan aktivitas mudik lokal di wilayah aglomerasi kabupaten-kota yang berdekatan menimbulkan kebingungan pada otoritas di sejumlah di daerah masing -masing saat ingin menyampaikan larangan mudik lebaran 2021 ini.

Menurut Analisi atau tinjauan Kebijakan Publik Trubus Rahardiansyah, larangan mudik lokal lebaran 2021 tidak memiliki aturan yang jelas sehingga menimbulkan kepadatan pemudik masal di posko -posko penyekatan larangan mudik lebaran.

Baca juga: Rincian Tiga Kapal China yang Bantu Angkat Bangkai KRI Nanggala-402

“Trubus mengatakan, sifat kebijakaan aturan mudik yang sering berubah-ubah membuat daerah menerapkan aturannya sendiri-sendiri saja sehingga tidak ada peraturan yang akurat selama larangan mudik lokal.

Trubus menyampaikan, publik pun menjadi bingung dan kebijakan pada akhirnya tidak berjalan efektif dan tidak memberi efek jera atau ketakutan saat hendak mudiklebaran tahun 2021

Baca juga: Berita Corona Global, Covid-19 India Menyebar ke Pelosok Hingga Jepang Perpanjang Masa Darurat

Menurut Trubus, akan lebih kuat bila dikerluarkannya surat edaran dari pemerinta atau surat PP (Peraturan Pemerinta), sehingga larangan mudik memiliki kekuatan hukum yang kuat agar dapat dicerna atau diresapi oleh publik tentang berita larangan mudik lebaran tahun 2021

Dan Trubus juga mengatakan, bahwa dalam realita larangan mudik tidak berjalan karena masing-masing daerah menerapkan peraturan nya sendiri – sendiri saja.

Baca juga: Permohonan SIKM Jakarta Ditolak Sebanyak 484, Ada yang Nekat Manipulasi Dokumen

Sementara itu, Kabid Komuniksi Publik Satgas Covid-19 Hery Trianto menyebut, memang mobilitas masyarakat dalam 3 minggu terakhir tinggi terutama pada akhir pekan nanti.

Hery juga menyampaikan, mudik harus dilihat sebagai sebuah regulasi besar dimana mudik lebaran 2021 ini akan membawa peyebaran virus yang berpotensi tinggi saat dilakukan mudik lebaran tahun 2021 ini jika tidak di cegah gelonjak penyebaran virus akan terus bertambah setiap libur panjang lebaran atau hari besar setiap umat dinegara indonesia ini atau setiap hari merah nasional di kalendar maka disitu tingkat pontensi penyebaran corona semakin tinggi.

Baca juga: Viralnya Jalur Tikus Kediri-Malang Setelah Penyekatan Mudik Jadi Ramai, Begini Penjelasan Warga

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *