Besaran Vektor, Pengertian, Rumus, Modul, Beserta Contoh Soal

Besaran Vektor

Palembangtalk.com – Besaran Vektor, Pengertian, Rumus, Modul, Beserta Contoh Soal– Hallo, kembali lagi bersama Mimin. Nah, kali ini Mimin ingin membahas mengenai Besaran Vektor. Jadi, kalian bisa simak di ulasan Mimin hingga dengan selesai. Karena Mimin akan membahasnya secara detail dan rinci tentunya mudah di pahami dan dimengerti oleh kalian sendiri.

Besaran vektor merupakan salah satu sebuah materi yang kaitannya dengan mempelajaran Fisika. Meski materi satu ini memang cukup ditakuti oleh pelajar karena memang dianggap menjadi suatu pelajaran yang sulit tapi itu tidaklah benar apabila kita tetap belajar dan berusaha.

Nah, supaya lebih jelasnya. Silakan simak informasi lebih detailnya di bawah ini hingga selesai.

Pengertian Besaran Vektor

Vektor menjadi salah satu besaran yang di dalam ilmu fisika yang terdapat memiliki nilai dan arah. Dimana besaran besaran fisika berupa vektor ini sendiri biasanya akan dilambangkan atau digambarkan ke dalam bentuk panah.

Dan dimana terdapat dalam bentuk arah panah dari besaran vektor ini akan menunjukkan ke arah vektor, yang mana panjang dari panah ini juga mewakili dari besar vektor itu sendiri.

Jadi, dapat dikatakan. Bahwa besaran vektor adalah salah satu sebuah besaran yang terdapat mempunyai arah serta nilai. Sementara dalam besaran skalar yakni dengan kebalikan dari besaran vektor yaitu tidak terdapat memliki arah.

Nah, salah satu contoh sederhana dari besaran vektor yang harus memenuhi komponen nilai dan arah ialah dengan adanya kecepatan, percepatan, gaya dan lain sebagainya.

Namun, dari contoh besaran skalar ialah terdapat dari jarak, waktu, berat dan lain sebagainya. Dalam menentukan rumus dari besaran vektor terbilang lebih sulit dari besaran skalar namun bukan berarti rumus dari besaran vektor sulit dipahami.

Dalam ilmu yang satu ini maka akan mulai kalian temui sendiri di jenjang pendidikan SLTA sederajat terutama yang SMA IPA bahkan hingga sampai digunakan di perkuliahan terutama yang mengambil jurusan teknik.

Dalam besaran vektor merupakan suatu besaran fisika yang terdapat memiliki nilai dan juga arah, dan di dalam hal ini nilai dan juga arah yang menjadi menjadi suatu informasi yang saling melengkapi.

Contohnya saja ialah dari seperti besaran vektor yang merupakan suatu dalam perpindahan, kecepatan, gaya, momentum dan juga medan listrik dan masih banyak yang lainnya.

Dan di dalam menyatakan besaran vektor sendiri, nilai vektor yang harusnya diikuti dengan arahnya seperti contoh kecepatan mobil 20km/jam ke timur kemudian mobil berpindah sejauh 400 meter ke arah kanan. Kalau dalam untuk tulisan yakni dengan menggunakan huruf cetak tebal, cetak miring atau pun huruf capital. Contohnya seperti cara penulisan besaran vektor seperti di bawah ini:

Kecepatan menggunakan simbol huruf v

Gaya dengan menggunakan simbol dengan huruf F

Momentum dengan menggunakan simbol dengan menggunakan huruf p

Rumus Besaran Vektor

1.) Komponen Vektor dan Vektor Satuan

Satuan vektor dimana bisa dinyatakan dalam bentuk  komponen dan satuan vektor secara sederhana satuan vektor terbagi atas sumbu x dan sumbu y.

Fx : F cos x

Fy : F sin Y

Apabila komponen vektor berada di sumbu x dan sumbu y maka dapat disimpulkan :

F : Fx(i) + Fy(j)

I dan j adalah vektor satuan sementara untuk vektor 3 dimensi yang terdapat memiliki arah tertentu vektor satuan yang terdiri dari 3 Komponen yaitu x, y, z yang dapat ditulis :

F : Fx(i) + Fy(j) + Fz(k)

3.) Perkalian Vektor

Perkalian dengan Konstanta

Adalah perkalian antara dua vektor yang memliki komponen yang sama contoh vektor satuan A dikali dengan vektor komponen B.

Perkalian Dot

Adalah perkalian dua vektor yang menghasilkan besaran skalar sehingga biasa disebut “dot produk”.

Perkalian Cross

Hasil dari perkalian vektor ini adalah tegak lurus terhadap vektor yang dikalikan.

Contoh Soal Besaran Vektor

Untuk melengkapi pembahasan kali ini kami juga sudah menyediakan contoh soal besaran vektor yang bisa sahabat belajar lihat di bawah ini :

Contoh Soal 1

Jika di dalam suatu komponen vektor terdapat komponen A = 2i + 3j +2k dan komponen vektor B = 3i +2j + 2k.

Tentukan besaran vektor dari penjumlahan vektor tersebut!

Jawab :

A+B = 9i + 6j +4k

= 19

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *