COVID-19 Bertambah, 4 Kecamatan di Kabupaten Semarang Zona Merah

COVID-19 Bertambah, 4 Kecamatan di Kabupaten Semarang Zona Merah

Palembangtalk.comCOVID-19 Bertambah, 4 Kecamatan di Kabupaten Semarang Zona Merah – Kasus Covid-19 di Kabupaten di kota semarang mengalami pertambahan pasien yang terpapar virus Covid-19 sejak hari sabtu (5/6/2021). Ada sebanyak empat kecamatan masuk zona merah di kabupaten Semarang.

“Pada hari Sabtu kemarin ada 92 kasus Covid-19, dan hari Minggu (6/6) ada penambahan kasus Covid-19 di Kabupaten Semarang sampai 144 orang kasus Covid-19. Ada 4 kecamatan masuk zona merah,” ujar Bupati Semarang, Ngesti Nugraha, saat ditemui wartawan di Rumah Dinas Bupati Semarang, Ungaran Timur, pada hari Senin (7/6/2021) petang.

Baca juga: PPDB 2021 Jabarkan, Tahun Ini Sekolah Swasta Diikutsertakan

Empat Kecamatan yang masuk zona merah Covid-19 di Kabupaten Semarang di antaranya adalah Kecamatan Bringin, Getasan, Pabelan, dan Ambarawa. Selain itu ada dua kecamatan lain yang mendekati zona merah yaitu Kecamatan Bandungan dan Pringapus.

“Kelompok covid-19 di antaranya dari halal bi halal atau rumah makan, sekolah, dan rumah tangga. Ada dua kecamatan yang hampir zona merah di antaranya Pringapus dan Bandungan yang tanda peringatan terdapat banyak di tempat wisata,” tambahnya.

Langkah Pemkab Semarang untuk menekan angka penyebaran virus Covid-9 di Kabupaten Semarang, Selanjutnya yaitu membatasi kegiatan masyarakat di kabupaten Semarang. Termasuk menutup tempat wisata yang ada di kota semarang tersebut.

Baca juga: RS Mengaku Bayinya Meninggal Saat Dilahirkan, Polisi Selidiki Anggota Tubuh Bayi

“Sesuai dengan Instruksi Bupati No. 14 tahun 2021 tentang perpanjangan PPKM berbasis mikro dimulai besok, termasuk tempat wisata kita tutup untuk sementara waktu dulu. Dan Pasar buka hanya boleh sampai jam 12 siang, tempat karaoke juga tutup dulu, untuk restoran juga kita batasi maksimal pengunjung hanya 30 orang sampai pukul 21.00 WIB atau jam 9 malam” tambahnya.

Ngesti Nugraha juga menjelaskan pembatasan itu dilakukan agar kasus virus Covid-19 di Kabupaten Semarang tidak bertambah lagi. Ia tidak ingin Kabupaten Semarang masuk zona merah covid-19.

“Informasi yang kami dapat bahwa Demak yang dekat dengan kita sudah masuk zona merah, kami terus berusaha agar Kabupaten Semarang tidak ikut-ikutan zona merah juga,” ungkap Ngesti.

Baca juga: Wanita Supir Taksi Online Asal Medan Ditemukan Tewas di Aceh

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Semarang Ani Rahardjo, menambahkan terdapat penambahan 16 orang kasus covid-19 di Kabupaten Semarang hari ini.

Mereka yang terinformasi positif Covid-19 dan harus mendapatkan perawatan di rumah sakit maupun rumah singgah di Kabupaten Semarang tersebut, mereka juga harus mengikuti isolasi dirumah sakit atau isolasi mandiri.

“Penambahan hari ini adalah 16 orang terinformasi terpapar virus Covid-19 dan untuk tingkat kepenuhan ruang ICU khusus Covid-19 di Kabupaten Semarang mencapai 70 persen. Dan untuk kondisi rumah sakit dan rumah singgah masih ada kamar yang bisa menampung para pasien Covid-19,” pungkas Ani.

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *