Covid-19 Bertambah Parah, Edy Rahmayadi Perpanjang PPKM Di Sumut

Covid-19 Bertambah Parah, Edy Rahmayadi Perpanjang PPKM Di Sumut

Palembangtalk.com РCovid-19 Bertambah Parah, Edy Rahmayadi Perpanjang PPKM Di Sumut РGubernur Sumatera Utara (Sumut) Edy Rahmayadi kembali memperpanjang Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) mikro di 10 kabupaten/kota mulai tanggal 22 juni sampai tanggal 5 juli 2021.

10 daerah di sumatera utara itu diantara lain yaitu Kota Medan, Binjai, Tebingtinggi, Pematangsiantar, Kabupaten Deliserdang, Serdangbedagai, Simalungun, Langkat, Karo dan Dairi.

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Sumut Irman Oemar, mengatakan PPKM Mikro dilakukan dengan mempertimbangkan kriteria zonasi pengendalian wilayah. Di Zona Hijau dengan kriteria tidak ada kasus Covid-19, pengendalian dilakukan dengan analisa aktif, pengetesan suspek sampai pemantauan kasus covid-19 secara rutin.

“Di Zona Kuning dengan kriteria terdapat satu atau dua rumah dengan kasus konfirmasi positif dengan skenario dilakukan secara berbeda yakni dengan menemukan kasus suspek dan pelacakan kontak erat, lalu melakukan isolasi mandiri untuk pasien positif covid-19 dan kontak erat,” terangnya.

Dan untuk Zona Oranye dengan kriteria yang terdapat tiga sampai dengan lima rumah dengan kasus konfirmasi positif covid-19 dalam satu RT maka akan dilakukan pembatasan untuk melakukan beberapa kegiatan di luar rumah. Misalnya seperti tempat bermain anak dan tempat umum.

Baca juga: Kasus Covid-19 Naik, Wali Kota Medan Tetap Gelar Sekolah Tatap Muka

Kasus Covid-19 bertambah parah, walikota sumut perpanjang PPKM di sumut

Kemudian Zona Merah dengan kriteria terdapat lima rumah dengan kasus konfirmasi positif covid-19 dalam satu RT, maka ada beberapa skenario pengendalian penyebaran covid-19.

“Di antaranya menemukan kasus suspek dan pelacakan kontak erat, melakukan isolasi mandiri atau terpusat dengan pengawasan ketat, membatasi keluar masuk wilayah RT sampai meniadakan kegiatan sosial masyarakat di lingkungan RT yang menimbulkan keramaian,” tuturnya.

Selain itu, Bupati dan Wali Kota juga diminta agar mengantisipasi potensi keramaian yang mungkin terjadi selama PPKM di daerah masing-masing. Baik itu yang berhubungan dengan kegiatan ekonomi, maupun kegiatan yang lain dapat melanggar protokol kesehatan.

PPKM Mikro dilakukan bersamaan dengan PPKM Kabupaten/Kota. Untuk pelaksanaan kegiatan perkantoran/tempat kerja pada Zona Merah, pembatasan dilakukan dengan menerapkan Work From Home (WFH) sebesar 75 persen dan Work From Office (WFO) 25 persen.

Selain di wilayah Zona Merah, pembatasan dilakukan dengan menerapkan WFH 50 persen dan WFO 50 persen.

Dan untuk pelaksanaan kegiatan belajar mengajar pada kabupaten/kota yang berada dalam Zona Merah dilaksanakan secara daring (online), dan untuk kabupaten/kota selain pada Zona Merah dilaksanakan penerapan protokol kesehatan secara lebih ketat.

Baca juga: DKI Pecah Rekor Covid-19 Harian, 224 Balita terkena Dampaknya

Walikota sumut perpanjang PPKM Di sumut

Selanjutnya, pelaksanaan kegiatan pada pusat perbelanjaan, mall dan pusat perdagangan, diterapkan pembatasan jam operasional sampai pukul 20.00 WIB atau jam 8 malam saja dan pembatasan kapasitas pengunjung hanya boleh sebesar 25 persen dengan penerapan protokol kesehatan secara lebih ketat.

Kegiatan operasional untuk tempat hiburan lainnya, seperti klab malam, diskotek, pub/musik hidup, karaoke umum dan keluarga, bar atau rumah minum, griya pijat, spa, bola gelinding, bola sodok, mandi uap, seluncur dan area permainan ketangkasan dan lain-lain, pembatasan jam operasional juga sampai dengan Pukul 20.00 WIB.

Pembatasan kapasitas pengunjung juga hanya sebesar 50 persen dengan penerapan protokol kesehatan secara lebih ketat lagi di dalam tempat hiburan tersebut.

Dan kasus harian positif Covid-19 di sumatera utara (Sumut) dalam beberapa hari terakhir bertambah sangat parah. Berdasarkan data dari Satuan tugas Covid-19 sumatera utara (Sumut) per tanggal 22 Juni 2021, sebanyak 298 orang kembali dinyatakan terkonfirmasi positif Covid-19 melalui hasil pemeriksaan swab PCR di daerah itu. Sehingga total kasus konfirmasi Covid-19 Sumut saat ini naik menjadi 34.869 orang positif covid-19 aktif.

Kemudian terdapat juga 10 kasus kematian baru karena terpapar virus Covid-19, sehingga total kasus kematian akibat covid-19 menjadi 1.158 orang.

Dan selanjutnya pada kasus kesembuhan, tercatat ada 183 orang yang nyatakan sembuh sehingga totalnya menjadi 30.808 orang yang dinyatakan sembuh dari virus covid-19.

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *