Covid-19 di Jakarta Meningkat, Wisma Atlet Tambah 2.000 Tempat Tidur

Covid-19 di Jakarta Meningkat, Wisma Atlet Tambah 2.000 Tempat Tidur

Palembangtalk.com Covid-19 di Jakarta Meningkat, Wisma Atlet Tambah 2.000 Tempat Tidur – Pihak Manajemen Rumah Sakit Darurat Covid-19 (RSDC) Wisma Atlet Kemayoran telah menjelaskan bahwa ada menambahkan 2.000 tempat tidur (bed) sebagai upaya antisipasi peningkatan jumlah pasien covid-19 yang terus meningkat di tanah air Indonesia ini.

“Kami telah menyiapkan tambahan sekitar 2.000 tempat tidur dan sudah bisa digunakan secepatnya,” tambah Koordinator RSDC Wisma Atlet Mayjen Tugas Ratmono dalam keterangannya tertulis di Jakarta, hari Senin (14/6).

“nanti ada rencana alternatif pertama. Apabila 1.100 penuh, ada alternatif pertama penambahan, bukan penambahan saja ya. Sudah ada tempat tidur yang di kamar yang selama ini dipakai 2 tempat tidur Padahal sebenarnya ada 3 tempat tidur isinya. Nah ini akan diaktifkan mulai 1.300 kamar kalau sudah penuh diaktifkan kembali, sampai bisa menambah sekitar 2.000 tempat tidur atau sekitar 30% untuk menambah pemilikan kita,” kata Letkol TNI AL M Arifin di kawasan Wisma Atlet, hari Minggu (13/6/2021).

Baca juga: Waspada, Kini Kasus COVID-19 Di DKI Jakarta Kembali Naik

covid-19 meningkat di jakarta,RSDC Wisma Atlet Kemayoran menambahkan 2.000 tempat tidur setiap ruangan

Kesiapan pihaknya untuk menambah kapasitas diputuskan manajemen RSDC Wisma Atlet Kemayoran saat menggelar rapat khusus pada hari Minggu (13/6).

“RSDC Wisma Atlet Kemayoran mampu menampung 7.937 pasien positif covid-19,” terangnya Mayjen Tugas yang juga Kepala Pusat Kesehatan TNI.

Penambahan kapasitas menanggapi dinamika bertambahnya jumlah pasien beberapa waktu belakangan ini.

Terdapat sebanyak 4.836 pasien terkonfirmasi positif Covid-19 masih dirawat di Rumah Sakit Darurat Wisma Atlet Kemayoran sampai hari Minggu (13/6).

“Dan saat ini tingkat penggunaanya mencapai 80,68 persen sisa tempat tidur di Wisma Atlet Kemayoran tinggal 1.158,”terang Mayjen Tugas.

Baca juga: Pelaku Pembunuhan Pengemudi Ojol di Brebes, Ditangkap Polisi

Penambahan kapasitas dilakukan dengan memaksimalkan setiap unit apartemen atau rusunawa di tower 4,5, 6, dan 7.

“Setiap unit kami maksimalkan daya tampungnya menjadi tiga pasien, terutama pasien kategori gejala ringan. Sebelumnya maksimal hanya dua pasien saja dalam satu unit,” tambah Tugas.

Sementara itu di Tower 8 di Pademangan difungsikan untuk mengkarantina WNI yang baru datang dari luar negeri.

Dengan penambahan kapasitas sampai 7.937 orang, manajemen RSDC Wisma Atlet Kemayoran juga mengajukan penambahan 150 dokter dan 300 perawat.

Dalam konsep penanganan pasien Covid-19 itu, ujar Tugas, yaitu tracing, testing, dan treating, RSDC berada di bagian hilir yaitu treating.

Baca juga: Heboh! Mayat Pria Terbakar di Jalan Maros, Diduga Korban Pembunuhan

Mayjen Tugas menyatakan bahwa manajemen RSDC Wisma Atlet Kemayoran sudah beberapa kali menghadapi situasi lonjakan pasien Covid-19, yaitu 5.080 pasien pada tanggal 27 September 2020 dan 5.036 pasien pada tanggal 24 Januari 2021.

“Kita berharap tidak ada lonjakan pasien lagi, tetapi kami tetap harus menyiapkan diri demi merawat pasien Covid-19 dan ketenangan masyarakat lebih luas,”pungkas Mayjen Tugas.

Baca juga: Presiden Jokowi Ungkap Istimewanya Proyek Tol Semarang-Demak

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *