Covid-19 Naik, Bekasi Perpanjang PPKM Mikro Sampai 30 Juni

Covid-19 Naik, Bekasi Perpanjang PPKM Mikro Sampai 30 Juni

Palembangtalk.comCovid-19 Naik, Bekasi Perpanjang PPKM Mikro Sampai 30 Juni – Pemerintah Kota Bekasi memperpanjang Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) berbasis mikro sampai tanggal 30 Juni mendatang, karena seiring naiknya kasus Covid-19 dalam seminggu terakhir ini di wilayah tersebut.

Perpanjangan PPKM Mikro di Kota Bekasi tertera dalam Surat Edaran Nomor 556/706/SET. Covid-19 yang ditanda tangani oleh Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi, yang selaku Ketua Komite Kebijakan Penanganan Covid-19 Kota Bekasi, pada hari Senin (14/6).

“Dihitung sejak tanggal 15 Juni 2021 sampai 30 Juni 2021 mendatang Pemerintah Kota Bekasi melakukan perpanjangan PPKM berbasis mikro,” demikianlah keterangan keputusan dalam surat edaran seperti dikutip pada hari Rabu (16/6).

Baca juga: Depok dan Bekasi Catat 1.000 Kasus Covid-19, Dalam Sepekan Terakhir

Perpanjangan PPKM Mikro di Kota Bekasi karena seiring naiknya kasus positif covid-19 di wilayah tersebut dalam seminggu terakhir ini.

Kota Bekasi sekarang berada di urutan kedua setelah kota Depok dengan adanya penambahan 1.004 kasus baru dalam jangka waktu per tanggal 7 juni 2021 sampai 13 Juni.

Kota bekasi perpanjang PPKM Mikro karena adanya pertambahan covid-19

Perpanjangan PPKM Mikro juga karena seiring dengan kunjungan Presiden Joko Widodo terkait pelaksanaan Vaksin Covid-19 dan Instruksi Menteri Dalam Negeri Nomor 13 Tahun 2021 tentang Perpanjangan PPKM Mikro guna mengendalikan penyebaran Covid-19.

Mengacu dengan surat edaran yang ada pada perpanjangan PPKM Mikro tersebut, Kota Bekasi akan kembali memperketat penerapan protokol kesehatan di sejumlah sektor di setiap wilayah.

Dan untuk sektor pasar tradisional milik pemerintah maupun swasta, jam operasional sudah dibatasi mulai dari pukul 8:00 sampai dengan 18:00 WIB.

Baca juga: 369 Pasien Covid-19 Dirawat, Kapasitas Tempat Tidur RSLI Surabaya Tersisa 31

“Buat Pedagang Kaki Lima yang berada di dalam atau luar area pasar (jalan, trotoar, area parkir) dilarang untuk beroperasi dan jika ada yang melanggar akan ditindak tegas melalui penertiban dan pengangkutan,” demikian bunyi ketentuan pada surat edaran tersebut.

Sedangkan untuk, jam operasional swalayan, pusat perbelanjaan atau mall, jam operasional sudah dibatasi mulai pukul 7.00 sampai pukul 22.00 WIB. Sementara kegiatan usaha hiburan secara umum akan dibatasi maksimal sampai pukul 23.00 WIB.

Jika setiap sektor melanggar pembatas jam operasional maka setiap sektor wajib dikenakan sanksi, seperti Segel tempat usaha yang ada.

Dan bukan hanya ada pembatasan jam operasional saja. Tetapi, protokol kesehatan di setiap sektor harus diterapkan secara umum, seperti adanya penyediaan fasilitas cuci tangan disekitar tempat usaha, aturan penggunaan masker kepada para pengunjung.

Baca juga: Kasus Covid-19 Meningkat, DPR Minta Sekolah Tatap Muka Ditunda

Para engunjung juga harus menerapkan aturan jarak minimal 2 Meter dengan orang di sekitarnya, dan adanya pengecekan suhu tubuh kepada para pengunjung yang datang di setiap sektor usaha.

Dengan adanya protokol kesehatan tersebut dapat membantu kalian untuk mengendalikan wabah virus covid-19 di kota bekasi.

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *