Di DKI Jakarta Ratusan Anak – anak Terpapar Covid-19

PalembangtalkDi DKI Jakarta Ratusan Anak – anak Terpapar Covid-19 – Covid-19 biasa menyerang siapa saja. Tidak terkecuali dengan anak – anak. DKI Jakarta misalnya dalam satu hari, yakni Minggu (20/6), diperoleh 5.582 kasus Corona. Kemudian jumlah tersebut ratusan di antaranya adalah anak – anak.

Mencatat ada 655 kasus Corona pada usia 6 hingga 18 tahun. Banyak 244 kasus Corona ditemukan pada balita. Selama 4.261 kasus terkonfirmasi berasal dari usia 19-59 tahun. Kemudian, 442 kasus di usia 60 tahun ke atas.

Di DKI Jakarta Ratusan Anak - anak Terpapar Covid-19

Berhubung, kami mengingatkan warga untuk menghindari keluar rumah membawa anak – anak,” ujar Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit, Dinas Kesehatan Provinsi DKI Jakarta, Dwi Oktavia di Jakarta, Minggu (20/6).

Penyalur 5.582 kasus positif Corona pada Minggu (20/5), akan Kepulauan Seribu 7 kasus, Jakarta Barat 1.220 kasus, Jakarta Pusat 669 kasus, dan Jakarta Selatan 1.082 kasus, Jakarta Timur 1.562 kasus, dan Jakarta Utara 1.042 kasus.

Dengan Kecamatan Cengkareng adalah wilayah dengan kasus aktif Corona paling banyak. Ada 238 kasus Kemudian, disusul Penjaringan (208 kasus), Tanjung Priok (206 kasus), dan Cilincing (202 kasus).

Banyak jumlah kasus aktif di Jakarta mencapai 30.142. Sehingga total kasus Corona di Jakarta mencapai 474.029. Sebanyak 435.982 dinyatakan sembuh dan 7.905 meninggal dunia.

Baca juga : Angka Kematian Kasus Covid-19 di Palembang Lewati Standar WHO

Ratusan Anak Terpapar

Banyak jumlah anak hingga remaja di DKI Jakarta yang akan terpapar Corona terus – menerus bertambah. Dari 5.582 kasus Corona hari ini, ratusan di antaranya menyasar usia anak.

Dengan kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit, Dinas Kesehatan Provinsi DKI Jakarta, Dwi Oktavia dalam keterangannya menjelaskan terdapat 655 kasus Corona pada usia 6 hingga 18 tahun. Kemudian, 244 kasus Corona ditemukan pada balita.

Sementara itu 4.261 kasus Corona terkonfirmasi berasal dari usia 19-59 tahun. Lalu ada 442 kasus di usia 60 tahun ke mudian.

Kemudian itu. Kami mengingatkan warga untuk menghindari keluar rumah membawa anak-anak,” kata Dwi dalam keterangannya, Minggu (20/6/2021).

Pembagian 5.582 kasus positif Corona hari ini dengan Kepulauan Seribu 7 kasus, Jakarta Barat 1.220 kasus, Jakarta Pusat 669 kasus, Jakarta Selatan 1.082 kasus, Jakarta Timur 1.562 kasus, dan Jakarta Utara 1.042 kasus.

Kecamatan Cengkareng menjadi wilayah dengan kasus aktif Corona paling banyak, yakni 238 kasus. Kemudian, disusul Penjaringan (208 kasus), Tanjung Priok (206 kasus), dan Cilincing (202 kasus).

Banyak target tes WHO adalah 1.000 orang dites PCR per sejuta penduduk per minggu (bukan spesimen), artinya target WHO untuk Jakarta adalah minimum 10.645 orang dites per minggu.

Target juga telah Jakarta lampaui selama beberapa waktu. Dalam tempo seminggu terakhir ada 103.210 orang dites PCR. Sementara itu, total tes PCR DKI Jakarta kini telah mencapai 396.394 per sejuta penduduk,” terangnya.

Banyak jumlah kasus aktif di Jakarta mencapai 30.142 sehingga total kasus Corona di Jakarta yakni 474.029. Banyaknya 435.982 (92%) dinyatakan sembuh dan 7.905 (1,7%) meninggal dunia.

Biar gitu juga tetap aja membawa anak keluar rumah, tetapi sudah disiarkan jangan membawa anak – anak keluar rumah karena banyak virus yang datang atau murah lengket di tubuh anak – anak tersebut.

Jangan kan sama anak – anak dewasa pun banyak juga terkena covid-19. Tetapi paling dewasa juga sudah mengerti dengan ada covid-19 di dunia ini.

Beberapa tahun ini anak – anak semuanya wajib di dalam rumah tidak boleh melangka ke luar. Sesab virus akan datang kepada anak – anak bayi atau pun dewasa tersebut.

Makanya peraturan selalu ada untuk seluruh Indonesia walau keluar wajib memakai masker sebelum berangkat dari rumah apa lagi untuk anak – anak di bawah umur wajib di dalam rumah jangan pernah keluar rumah.

Sebab di Jakarta banyak kasus anak – anak yang terkena positif dan banyak juga anak – anak yang di rawat di dalam rumah sakit akibat terkena virus.

Virus ini emang tidak nampak atau pun kita jumpa, sesbab covid-19 ini sama seperti anggin yang tidak nampak setes pun.

Makanya seluruh masyarakat wajib memakai masker waktu keluar rumah tersebut. Walau kita habis keluar wajib juga kita cuci tanggan, dan muka.

Soalnya Jakarta begitu banyak masyarakat dan sampai berpadatan, dan sampai tidak boleh bersentuan atau pun ngobrol pas di hadap – hadapan dengan orang sekitar.

Untuk masyarakat harus menjaga anak – anak nya walau pun mau main harus memakai masker, tetapi wajib di kawasan sama orang tua tersebut.

Jangan seperti anak Jakarta tersebut karena mereka sembarangan keluar. Sebab orang tua pun hanya bisa berdoa supaya anak mereka sehat seperti dulu lagi.

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *