Diduga Sodomi Anak Di bawah Umur, Guru di Padang Ditangkap Polisi

Diduga Sodomi Anak Di bawah Umur, Guru di Padang Ditangkap Polisi

Palembangtalk.comDiduga Sodomi Anak Di Bawah Umur, Guru di Padang Ditangkap Polisi – Seorang Oknum Guru di wilayah Pada Panjang, Sumatera Bara Ditangkap Aparat kepolisian karena telah menyodomi siswanya yang di bawah umur di sekolah tempatnya mengajar.

Tindakan menyodomi anak di bawah umur itu diduga telah dilakukan oleh tersangka berinisial MS (33) terhadap muridnya yang merupakan sesama jenisnya yang berinisial MA (14) sejak tahun 2020 lalu.

“Pada awalnya tersangka MS melakukan pendekatan dengan korban MA secara tatap muka. Kemudian tersangka MA melanjutkan pendekatan dengan mengobral secara online dengan korban,” terang Kasat Reskrim Polres Padang Panjang, Iptu Ferly P Marasin saat dikonfirmasi, pada hari Senin (14/6).

Baca juga: Seorang Musikus Ditangkap Polisi Di Cibubur, Akibat Kasus Narkoba

Korban juga mengatakan bahwa tersangka kemudian sering menghubunginya dan meminta agar korban mengirimkan video atau foto alat kelaminnya kepada pelaku yang selaku gurunya sendiri.

Hanya saja saat itu, korban menolak permintaan gurunya tersebut sampai akhirnya pelaku menyesatkan pandangan korban seakan dengan mengajarkan terkait pembelajaran wawasan seksual kepada korban.

“Tersangka memberikan pemahaman bahwa melakukan kegiatan onani tersebut dapat meningkatkan rasa percaya diri,” terang dia.

Hal tersebut yang kemudian membuat tersangka dapat menyodomi korban. Kata dia, pelaku juga mengatakan bahwa tindakan tersebut sudah dilakukan sebanyak tiga kali kepada korbannya.

Baca juga: Bali Diguncang Gempa 2 Kali, Namun Tidak Berpontensi Tsunami

Pertama kejadian menyodomi tersebut, kata dia, pada tanggal 27 Desember 2020 tersangka mengajak korban ke Kamar Wali Asrama di Sekolah tersebut sekitar pukul 10.30 WIB. Dana saat itulah tindakan pelecehan seksual pertama kali dilakukan guru kepada siswanya.

Guru menyodomi siswanya sendiri di dalam sekolah

Kemudian, setelah sebulan kejadian berlalu, tersangka kembali menyodomi korban di ruangan kantor Kepala Sekolah pada tanggal 6 Januari 2021 sekitar pukul 22.00 WIB. Dan terakhir pelaku melancarkan aksinya lagi, pada hari Sabtu (12/6) korban kembali dilecehkan oleh sang guru di ruangan yang sama dengan kejadian yang kedua.

Korban tidak bisa berontak karena pelaku telah mengancam korban, sehingga korban tidak bisa melawan perbuatan pelaku dan tidak mengadu perbuatannay kepada orangtuanya.

Baca juga: Kasus Covid-19 Meningkat, Malaysia Perpanjang Lockdown Total

“Dan saat ini tersangka telah ditangkap dan polisi telah melakukan penahanan di Mapolres Padang Panjang dan perkara tersebut dalam tahap penyidikan oleh unit PPA satreskrim Polres Padang Panjang,” ucap dia.

Saat ini juga, pelaku sudah ditetapkan sebagai tersangka oleh penyidik Unit Pelayanan Perempuan dan Anak (PPA) Polresta Padang.

Pelaku juga dijerat dengan pidana melanggar pasal 76 E, Juncto (Jo) pasal 82 Undang-undang RI Nomor 17 tahun 2016, tentang Penetapan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-undang RI Nomor 1 tahun 2016, tentang Perubahan Kedua Atas Undang-undang RI Nomor 23 tahun 2002, tentang Perlindungan Anak Menjadi Undang-undang, dan pasal 292 KUHP Pidana.

“Tersangka terancam hukuman penjara selama-lamanya 15 tahun,”pungkasnya.

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *