GMNI Desak Presiden Evaluasi Kinerja Prabowo, Atas Tenggelam Nya KRI Nanggala 402

GMNI Desak Presiden Evaluasi Kinerja Prabowo, Atas Tenggelam Nya KRI Nanggala 402

palembangtalk GMNI Desak Presiden Evaluasi Kinerja Prabowo, Atas Tenggelam Nya KRI Nanggala 402 – Halo sobat, kembali lagi bersama admin nih. Kali ini kita akan membahas mengenai GMNI Desak Presiden Evaluasi Kinerja Prabowo, Atas Tenggelam Nya KRI Nanggala 402

Ketua Umum DPP GMNI Arjuna Putra Aldino meminta, supaya Presiden Joko Widodo  (Jokowi) melakukan evaluasi kepada Menteri Pertahanan Prabowo Subianto atas kejadian Kapal Selam KRI 402.

Menurut Arjuna, kejadian tenggelamnya KRI Nanggala-402, seharusnya bisa dihindari apabila Menteri Pertahanan memberi perhatian yang cukup kepada TNI Angkatan Laut RI.

Hal ini bisa dilihat dari postur dan alokasi anggaran Kementerian Pertahanan, menurut Arjuna, tragedi tenggelamnya KRI Nanggala 402 sangat bertolak belakang dengan anggaran Kementerian Pertahanan yang terus merangkak naik dari tahun ke tahun.

“Tragedi tenggelamnya KRI Nanggala-402 merupakan berita duka bagi bangsa Indonesia. Namun ini bertolak belakang juga dengan anggaran Kementerian Pertahanan yang terus naik.

“TNI Angkatan Laut kita belum mendapatkan prosi anggaran yang cukup. Belum mendapat perhatian yang optimal. Padahal visi pertahanan Presiden Jokowi menjadikan Indonesia menjadi poros maritim dunia. Artinya Menhan tidak mampu menerjemahkan visi-misi Presiden di bidang pertahanan. Dapat dilihat dari postur dan alokasi anggaran”, tambah Arjuna

Selain itu, Arjuna juga menekankan, seringkali serapan anggaran Kementerian yang dipimpin oleh Prabowo Subianto ini dinilai kerap jauh di bawah target.

Padahal, tegas dia, Kementerian pertahanan adalah penerima anggaran terbesar dalam APBN. Artinya, dibawah Prabowo Subianto performa penyerapan anggaran Kemenhan jauh dibawah standar ideal.

Diketahui berdasarkan informasi Kementerian Keuangan, pada tahun anggaran 2019, masih ada Rp19 triliun tidak terserap (unspent). Artinya, masih ada gap antara perencanaan dan eksekusi deliverynya.

“Ditahun ke 2019, ada Rp19 triliun anggaran Kemenhan tidak terserap. Artinya, ada gap antara perencanaan dan eksekusinya. Sangat disayangkan, punya ide besar, tapi eksekusi kerjanya nol besar”, papar Arjuna

“PT PAL mendapat PMN sebesar Rp 1,28 triliun di tahun ini. Seharusnya kinerja pemeliharaan dan perawatan kapal selam bisa meningkat. Bukan malah terjadi tragedi. Kami kira ini perlu di evaluasi secara menyeluruh oleh Presiden. Untuk kebaikan bersama, terutama untuk performa pertahanan kita dan itu kaitannya dengan wibawa bangsa Indonesia di mata dunia”, ujar Arjuna.

Akhir kata

Demikianlah ulasan singkat yang dapat admin bagikan buat sobat kali ini mengenai GMNI Desak Presiden Evaluasi Kinerja Prabowo, Atas Tenggelam Nya KRI Nanggala 402. Semoga dapat beramanfaat buat sobat yang sudah membaca ulasan ini hingga selesai ya. Dan jangan lupa ikuti terus ulasan – ulasan terbaru yang akan admin bagikan selanjutnya ya.

Baca juga :
1. Pendaftaran CPNS 2021 Akan Dibuka Mei, Catat Lagi Formasi dan Persyaratannya
2. KRI Nanggala 402 Ditemukan Tiga Bagian Di Kedalaman 838 Meter

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *