Gubenur DKI Perketat Perbatasan DKI, Pemudik Arus Balik Akan Dites

Gubenur DKI Perketat Perbatasan DKI, Pemudik Arus Balik Akan Dites

Palembangtalk.com Gubenur DKI Perketat Perbatasan DKI, Pemudik Arus Balik Akan Dites – Halo sobat kembali lagi dengan admin nih, kali ini admin akan membahas informasi mengenai Gubenur DKI Perketat Perbatasan DKI, Pemudik Arus Balik Akan Dites. Yuk simak dan ikuti ulasan-ulasan yang akan admin bagikan ini hingga selesai.

Personel dari Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan tes acak deteksi penyebaran virus Covid-19 di pintu-pintu perbatasan wilayah. Langkah ini bakal menyebar kepada warga yang memasuki Ibu Kota saat masa arus balik atau setelah larangan mudik berakhir 17 Mei mendatang.

Baca juga: Situasi Gaza Akibat Pengeboman Tentara Israel

Hal itu disampaikan Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan usai menggelar rapat bersama Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Fadil Imran dan Pangdam Jaya Mayjen TNI Dudung Abdurrachman terkait pengendalian arus mudik Lebaran, Pada hari Jumat (14/5).

“Pertama adalah melakukan tindakan awal di pintu-pintu masuk menuju Jakarta-Jabodetabek,” ujap Anies di Kompleks Balai Kota DKI Jakarta.

Foto: Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan.

Anies menjelaskan, bahwa tes acak nantinya dilakukan terutama kepada masyarakat yang menggunakan kendaraan pribadi. Sementara untuk pemudik yang menggunakan angkutan umum seperti kereta maupun pesawat, pengecekan bakal dilakukan oleh petugas di stasiun maupun bandara sebelum keberangkatan.

Oleh karena itu, menurut Anies akan ada, memantau dan pengecekan pemudik yang menggunakan kendaraan umum akan lebih mudah.

“Untuk kendaraan pribadi nanti akan dilakukan rapid tes covid-19 bagi masyarakat atau pemudik yang masuk,” pungkas Anies lagi.

Anies juga menjelaskan, pengetesan acak dilukakun demi mencegah dan mengatasi potensi penyebaran kasus virus Covid-19 usai libur lebaran Idul Fitri ini. Ia mengatakan kebijakan ini dilakukan berkali- kali pada saat libur panjang sebelumnya yang kerap mengakibatkan kenaikan kasus. Beberapa di antaranya saat usai libur panjang tahun baru dan lebaran 2020 lalu terjadi lonjakan penyebaran virus covid-19 yang sangat tinggi.

Selain tes acak di pintu-pintu perbatasan, Anies melanjutkan, pemantauan juga akan dilakukan di setiap kelurahan. Nantinya, petugas RT/RW, lurah, maupun camat akan mengawasi dan menyisir warganya yang diketahui baru tiba atau pulang dari perjalanan mudik.

Baca juga: Puluhan Korban Keracunan Takjil Usai Berbuka Puasa

Anies menuturkan, ketua RT/RW di DKI akan difalitasi aplikasi khusus untuk menyampaikan laporan terkait warganya yang mudik. Laporan ini dilakukan petugas sebanyak dua kali dalam sehari.

Dengan begitu, mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan itu memastikan terdapat dua lapis pengawasan dan pemantauan terhadap warga Jabodetabek yang mudik serta arus balik mudik ke Ibu Kota.

“Jadi ini dua cara untuk screening. Yakni satu sebelum masuk dan kedua kita sudah sampai di tempat tinggal,”ujar Anies.

“tindakan ini dilakukan untuk mencegah terjadinya peristiwa seperti awal bulan Januari awal Februari karena saat ini di Jakarta kita secara umum situasinya masih termasuk yang paling rendah,” pungkasnya.

Pemerintah pusat diketahui masih menetapkan peniadaan mudik sepanjang 6-17 Mei 2021 demi mencegah arus laju penularan atau penyebaran virus corona (covid-19). Tidak hanya itu, pada waktu sebelum dan sesudah periode larangan mudik itu terdapat juga pengetatan atau secara ketat yakni dua pekan sebelum dan sepekan sesudahnya. Pada masalah ini lah umumnya sejumlah warga. Pada tenggang ini lah umumnya sejumlah warga memanfaatkan untuk melakukan perjalanan antar-daerah maupun mudik. 

Baca juga: Berita Serius, Terjadi Lonjakan Kasus Covid-19 Pada 5 Provinsi Di Indonesia

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *