Guru TK Dipecat karena Pinjaman Online, OJK Minta Warga Hati-hati Dalam Berutang

Guru TK Dipecat karena Pinjaman Online OJK Minta Warga Hati-hati Dalam Berutang

PalembangtalkGuru TK Dipecat karena Pinjaman Online, OJK Minta Warga Hati-hati Dalam Berutang – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Malang bersama Satgas Waspada Investasi (SWI) memberikan imbauan kepada masyarakat terkait berutang di platform pinjaman online. OJK juga meminta agar masyarakat lebih hati-hati, teliti, jeli, dan jika ingin meminjam uang melalui pinjaman online. Imbauan tersebut disampaikan OJK pasca ramainya kasus seorang guru TK di Kota Malang terjerat utang di pinjaman online.

Sugiarto Kasmuri Kepala OJK Malang, menyampaikan bahwa guru TK tersebut telah mengadu ke Satgas Waspada Investasi pusat.

“Yang bersangkutan melalui pengacaranya sudah mengadu ke Satgas Waspada Investasi pusat, penanganan sudah dilakukan” kata Sugiarto dikutip dari tayangan video di kanal YouTube Kompas TV, Rabu (19/5/2021).

Sugiarto menuturkan, bahwa masyarakat yang sudah terlanjur berutang di pinjaman online itu dan merasa diteror bisa dilaporkan ke pihak berwajib.

“Sebenarnya yang masyarakat yang sudah terlanjur ini sebetulnya yang tidak kami harapkan, kalau memang sudah seperti dalam kasus ini.”

“Dimana bersangkutan di dalamnya merasa diteror kemudian merasa diancam tentunya itu sudah masuk ranah hukum tindak pidana,” tutur Sugiarto.

Baca Juga : Aurel Alami Keguguran, Atta Halilintar: Makasih Ya Nak Udah Diberi Kebahagiaan Buat Papa

Dan Sugiarto meminta masyarakat yang telah menjadi korban dari pinjaman online agar melapor ke pihak kepolisian.

“Masyarakat yang menjadi korban pemerasan, ancama tersebut bisa melaporkan langsung kepada pihak kepolisian,” sambungnya.

Sehingga OJK dan SWI bisa melakukaan koordinasi, apabila terdapat laporan pengaduan tersebut.

Terjerat Utang Pinjaman Online Guru TK di Malang Dipecat

Sebelumnya diketahui, seorang guru TK di Malang, Jawa Timur itu terpaksa harus kehilangan pekerjaannya karena terjerat utang di pinjaman online. Awalnya dia hanya berutang sebanyak Rp 2,5 juta, untuk membayar kuliah. Tetapi bunga dari utang tersebut terus bertambah hingga mencapai Rp 40 juta. Dan mengakitbatkan ibu dua anak ini harus rela kehilangan profesi yang digelutinya selama 13 tahun, karena ia memiliki utang di 24 platform pinjaman online.

Dan guru TK tersebut mengaku nekat untuk meminjam uang ke pinjaman online untuk membayar kuliah. Karena pihak sekolah memintanya untuk meneruskan pendidikan ke jenjang S1, supaya bisa menjadi guru kelas. Maka dia pun merasa bingung dan putus asa karena dikejar oleh 24 debt collector. Dan dia juga sempat mendapat banyak teror, tidak hanya kepada dirinya saja tetapi keluarga dan teman-temannya juga. Kejujurannya kepada pihak sekolah dan yayasan atas utang yang dimilikinya pun malah berbalas pemecatan dirinya.

Baca Juga : Covid Di Sumut Melonjak, Edy Tutup Tempat Hiburan Malam

“Selama 13 tahun saya sudah mencari nafkah di situ. Tetapi keputusan apapun harus saya terima dengan ikhlas, saya cuma mau jujur pada waktu itu,” ceritanya dikutip dari Kompas TV, Rabu (19/5/2021).

Kini dia beruntung karena mendapat bantuan dari beberapa sahabat dan kuasa hukum, yang merupakan wali murid dari siswa TK-nya. Dan diharapkan OJK juga bisa memberikan bantuan terkait utang yang melilitnya.

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *