Heboh! Kerangka Manusia Ditemukan di Hutan Gunung Pegat Sukoharjo

Heboh! Kerangka Manusia Ditemukan di Hutan Gunung Pegat Sukoharjo

Palembangtalk.com Heboh! Kerangka Manusia Ditemukan di Hutan Gunung Pegat Sukoharjo– Penemuan kerangka manusia di Kecamatan Bulu, Kabupaten Sukoharjo, hari Minggu (20/6/2021) membuat heboh warga sekitar lokasi penemuan kerangka manusia tersebut.

Berikut ini sejumlah fakta di lapangan terkait temuan kerangka manusia tersebut. Setelah diketahui dari kerangka manusia itu bahwa kerangka adalah seorang kakek yang sudah linglung dan hilang dari rumah selama 13 bulan. 

Polres Sukoharjo Turun Tangan

kerangka manusia ditemukan di hutan gunung pegat

Kapolsek Bulu, AKP Muyanta membenarkan adanya penemuan kerangka manusia tersebut.

“Iya memang benar, dan saat ini masih dalam proses penyelidik dengan Polres Sukoharjo,” tambahnya.

Dia menjelaskan juga, bahwa penemuan kerangka manusia tersebut berada di kawasan Hutan Pegat, di Kecamatan Bulu.

Kerangka manusia ditemukan di kawasan hutan Gunung Pegat, di Desa atau kecamatan Bulu, Kabupaten Sukoharjo, hari Minggu (20/6/2021).

Saat ditemukan, kerangka manusia tersebut sudah terpisah menjadi tiga bagian, dengan jarak sekitar 20 meter antara masing-masing kerangka manusia itu.

Kerangka Ditemukan Warga yang Hendak Cari Akar Beringin

Seorang pencari akar beringin menemukan kerangka manusia di hutan gunung peget

Kapolsek Bulu, AKP Mulyanta mengatakan, bahwa penemuan kerangka ini pertama kali ditemukan oleh warga.

“Tadi pagi ada warga Dukuh Pulo, Bulu mencari akar pohon beringin di hutan gunung pegat. Dan sesampainya di TKP mereka menemukan kerangka manusia di sekitar hutan gunung pegat tersebut,” terangnya.

Atas penemuan tersebut, warga kemudian melapor pada RT dan RW setempat, lalu mereka melaporkan ke Polsek Bulu bahwa mereka menemukan kerangka manusia di sekitar huta gunung pegat.

Setelah adanya laporan pihak kepolisian mendatangi lokasi, dan melakukan proses penyidikan di lokasi kejadian. Dan jarak penemuan kerangka dengan Dukuh Pulo sendiri sekitar 1 km, dengan kondisi jalan setapak masuk kedalam hutan.

Kapolres Sukoharjo AKBP Bambang Yugo Pamungkas menjelaskan juga, saat ditemukan, kondisi kerangka sudah dalam keadaan terpisah.

“Kerangka itu pertama kali ditemukan dengan Jarak 10 meter di sebelah kanan ditemukan tulang kaki, dan jarak beberapa meter ditemukan tulang tangan,” pungkasnya.

Pihak kepolisian saat ini masih menduga, kerangka yang terpisah dengan jarak cukup jauh ini lantaran di Hutan Gunung Pegat masih terdapat satwa liar yang memakan tubuh kerangka tersebut, sehingga kerangka manusia itu ditemukan sudah dalam keadaan terpisah. Dan saat ini kerangka manusia itu sudah di evakuasi oleh pihaknya.

Kerangka Diperkirakan Berjenis Kelamin Laki-laku, Usia Sekira 80 Tahun

Pada saat ditemukan, sisa baju yang dikenakan masih dapat dikenali. Yaitu menggunakan celana training dan sarung.

Dari pemeriksaan luar pihak medis mengatakan, kerangka manusia itu diperkirakan berjenis kelamin laki-laki, dan usianya di perkirakan sekitar 80 tahun.

Identitas Kerangka Terungkap, Korban Hilang Selama 13 Bulan

Pihak kepolisian sudah mengevakuasi korban dan sudah mengetahui indentitas kerangka tersebut

Identitas kerangka manusia yang ditemukan di kawasan hutan Gunung Pegat, di Desa/kecamatan Bulu, Kabupaten Sukoharjo, sudah terungkap saat ini, hari Minggu (20/6/2021).

Kerangka manuisa tersebut diketahui bernama Setu Wigyo Wiyono (80) warga Dukuh Pelemputih, RT 01/06, Desa Tiyaran, Kecamatan Bulu, Sukoharjo.

Menurut Kapolres Sukoharjo AKBP Bambang Yugo Pamungkas, hal tersebut diketahui dari hasil laporan anggota keluarga korban tersebut.

“Kurang lebih satu jam dari jam penemuan kerangka manusia, bahwa ada yang mengaku kehilangan anggota keluarga mereka,” katanya.

Dari keterangan yang didapat dari warga yang merasa kehilangan anggota keluarga, bahwa korban sudah hilang selama sekitar 13 bulan.

Keluarga Kenali Kerangka Korban dari Pakaian dan Gigi Ompong

Identitas kerangka tersebut semakin kuat, karena anak korban mengatakan jika pakaian yang ada sekitar rangka, sama seperti pakaian terakhir yang di pakai sang ayahnya.

Pakaian itu seperti, celana training, baju dan sarung yang ada di kerangka manusia tersebut.

“Anak korban juga mengetahui dari model giginya juga bahwasanya gigi sang ayah juga sudah ompong,” jelasnya.

Dari hasil pemeriksaan luar, pihak Puskesmas Bulu juga membenarkan jika kerangka manusia tersebut berusia sekitar 80 tahun.

Kapolres juga menjelaskan, korban memiliki gangguan kesehatan. Korban sudah linglung dan pikun tambah sang anak korban.

“Setelah proses penyelidikan secara medis selesai, kerangka tersebut akan dikembalikan kepada pihak keluarganya,” pungkasnya.

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *