Heboh Munculnya Buaya 3 Meter di Sungai Sadar Mojokerto

Heboh Munculnya Buaya 3 Meter di Sungai Sadar Mojokerto

Palembangtalk.comHeboh Munculnya Buaya 3 Meter di Sungai Sadar Mojokerto – Kemunculan seekor buaya dipermukaan sungai menghebohkan warga di Kabupaten Mojokerto, Jawa Timur.

Diketahui hewan reptil yang buas berukuran 3 meter itu muncul di Sungai Sadar, Dusun Toyorono, Desa Sukoanyar, Kecamatan Ngoro. Warga Buaji (55) petani setempat memberikan kesaksiannya.

Buaji mengatakan, buaya tersebut muncul ke permukaan sungai pada hari Senin (7/6/2021) sekitar pukul 14.00 WIB atau jam 2 siang.

Saat itu, posisi buaya itu terlihat sangat jelas bagian punggung dan mulut buaya muncul kepermukaan dalam kondisi mengapung di permukaan air.

Baca juga: Wanita Hamil Ditemukan Tewas, Terkubur Di galian Septic Tank Di Kampar

“Kalau kemunculannya sekitar 30 menit setelah itu buaya berenang dan menghilangkan tidak tahu ke mana,” ungkapnya saat ditemui di lokasi tersebut, pada hari Selasa (8/6/2021).

Dia mengatakan kemunculan buaya ini juga pernah terjadi di sekitar satu tahun lalu juga.

Namun lokasinya di antara pertemuan aliran Sungai Sadar dan Sungai Brantas yang jaraknya tidak jauh dari lokasi penampakannya kali ini, sekitar satu kilometer dari awal munculnya buaya sekitar satu tahun lalu.

“Tahun lalu juga kelihatan muncul dua ekor (Buaya) di antara sungai Brantas dan Kali Sadar,” tambanya.

Masyarakat menduga kemunculan buaya ini dikarenakan kondisi air di sejumlah aliran sungai Brantas tercemar limbah. Karena banyak ikan-ikan mati disungai sadar akibat tercemar limbah tersebut.

Baca juga: Malaysia Cetak Rekor Tertinggi, Ada 30 Klaster Baru Covid-19

Foto: buaya yang muncul kepermukaan sungai sadar

Karena itulah, diketahui buaya ini akan berpindah tempat dari Sungai Brantas menuju ke tempat lebih tinggi di dekat Sungai Sadar.

“Di Sungai Brantas tidak jauh dari sini airnya bau tercemar limbah bahkan ikan-ikannya mati semua, mungkin karena itu buaya berpindah dan muncul di Sungai Sadar,” ujar Buaji.

Menurut dia, buaya jarang sekali menampakkan diri di sungai apalagi, dekat lingkungan pemukiman penduduk.

Kemunculan buaya ke permukaan sungai biasanya saat pergantian musim dan adanya sungai tercemar limbah masyarakat.

“Kemungkinan karena air sungai tercemar limbah, karena itu buaya jarang muncul kepermukaan di Sungai Sadar,”pungkasnya.

Baca juga: Membedah Klaster Pegawai KPK yang Digagalkan Lewat TWK

Pantauan dari lokasi aliran sungai Kali Sadar dalam kondisi surut bahkan terlihat bagian dasar sungai.

Nantinya, pihak petugas Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Jawa Timur akan berkoordinasi bersama Pemerintah desa.

Langkah ini dilakukan pemerintah demi keamanan warga dari bahaya serangan hewan reptil yang buas ini sekaligus mengantisipasi potensi konflik buaya dengan manusia.

Jika ada konflik buaya dengan warga bisa membuat buaya akan menyerang warga sungai sadar, dan ketenangan warga bisa tidak aman karena ada hewan reptil yang buas di sekitar sungai sadar.

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *