Hilang 12 Hari, Kakek 73 Tahun Ditemukan Tewas Dalam Sumur

Hilang 12 Hari, Kakek 73 Tahun Ditemukan Tewas Dalam Sumur

Palembangtalk.comHilang 12 Hari, Kakek 73 Tahun Ditemukan Tewas Dalam Sumur -Seorang kakek bernama Tarmi (73) ditemukan tewas terjatuh kedalam sumur yang sedalam 30 meter. Saat ditemukan, mayat lansia tersebut sudah mulai membusuk.

Kejadian itu terjadi di Dusun Teklik, Desa Jatisuko, Kecamatan Jatipuro, Kabupaten Karanganyar, Jawa Tengah.

Sebelum ditemukan tewas di dalam sumur, korban sempat dilaporkan hilang selama 12 hari.

Kepala Desa Jatisuko Sugeng Riyanto mengungkapkan, selama menghilang, keluarga maupun warga memang melakukan pencarian terhadap lansia tersebut.

Mayat Tarmi pertama kali diketahui oleh kerabat dan beberapa tetangga yang mencium aroma tidak sedap dari salah satu sumur tetangga korban.

Setelah dilakukan pencarian dari mana sumber bau tidak sedap itu berasal dan setelah ditemukan asal bau tidak sedap itu tersebut ternyata muncul dari jenazah Tarmi yang sudah membusuk di dalam sumur tetangganya.

Usai penemuan mayat tarmi, lalu mayat tarmi di angkat ke dari dalam sumur yang sedalam 30 meter tersebut.

Proses evakuasi korban dilakukan selama satu jam dan melibatkan 30 orang untuk mengangkat korban dari dasar sumur.

Kepala Desa (Kades) Jatisuko Sugeng menjelaskan, korban ditemukan pertama kali oleh tetangganya.

kakek tewas didalam sumur

“Korban diketahui meninggal dalam sumur karena terjatuh ke dalam sumur yang sedalam 30 meter itu,” ungkapnya kepada Palembangtalk.com, Kamis (10/6/2021).

Sumur tersebut diketahui dengan kedalaman sekitar 30 meter dengan diameter 1 meter.

“Aktivitas biasanya yang dilakukan korban hanya di rumah saja dikarenakan penglihatan korban sudah rabun ,” terangnya.

Dari pemberitahuan Sugeng, sebelum korban hilang, dia sempat melakukan foto pengajuan bantuan langsung tunai (BLT) bersumber Dana Desa (DD).

Baca juga: Mayat Bayi Ditemukan di Bekasi, Diduga Hasil Hubungan Terlarang Kakak Adik

Proses Evakuasi Korban

Dan proses evakuasi sang kakek di Karanganyar berlangsung selama 1 jam dan di angkat dengan 30 orang. Setelah 1 jam baru mayat kakek tersebut dapat di keluarkan dari sumur itu.

Komandan Markas SAR Kabupaten Karanganyar Arif Sukro Yunianto mengatakan, proses evakuasi dilakukan setelah adanya laporan dari Polsek Jatipuro. Tentang adanya mayat kakek yang sempat dinyatakan hilang selama 12 hari, lalu ditemukan mayatnya mengapung di dalam sumur warganya.

“Ada warga yang ditemukan mengapung di dalam sumur warga,” jelasnya kepada Palembangtalk.com, pada hari Kamis (10/6/2021).

Proses evakuasi melibatkan pihak Damkar, TNI, BPBD dan relawan lainya yang berjumlah 30 orang.

satu penyelam yang turun kedalam sumur untuk mengangkat korban ke dasar sumur

“Kita sudah menerjunkan satu peselam dengan menggunakan alat bantu untuk mengangkat korban dari dasar sumur,” terangnya.

Dari hasil evaluasi Tim SAR Karangayar, kedalaman sumur diketahui sekitar 30 meter dengan diameter 1 meter dan tinggi bangunan sumur sekitar 70 centimeter.

Baca juga: Heboh! Mayat bayi Dalam Tas Ransel, Ditemukan Dalam Selokan Di Garut

“Proses evakuasi korban tidak ada ditemukan kendala dan langsung bisa di angkut sama Tim SAR,” terangnya.

Sebelum mayat tarmi kakek lansia dikembalikan kekeluarganya, korban masih dilakukan pemeriksaan oleh tim Inafis Polres Karangayar.

“Dari Hasil pemeriksaan tidak ada ditemukan bekas tindak kejahatan,” pungkasnya

Dan Saat ini korban tersebut sudah dibawa ke rumah duka untuk dilakukan proses pemakaman.

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *