PPKM Level 4 Lanjut Atau Tidak? Hari Ini Diumumkan Presiden Jokowi

Hari Ini Diumumkan Presiden Jokowi

PalembangtalkPPKM Level 4 Lanjut Atau Tidak? Hari Ini Diumumkan Presiden Jokowi – Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 4 ini akan berakhir pada hari ini, Senin (2/8/2021). Sebelumnya PPKM Level 4 ini bernama PPKM Darurat, yang sudah diberlakukan sejak 3 Juli 2021. Per tanggal 26 Juli, istilah PPKM Darurat dihapus dan diganti dengan PPKM Level 4 yang lebih ketat. Dan di bawahnya ada PPKM Level 1, 2, dan 3. Hingga pada saat berita ini diturunkan, Senin (2/8/2021) pukul 09.13 WIB, belum diketahui apakah PPKM Level 4 ini akan diperpanjang atau tidak.

Berikut ini merupakan update dari perkembangan PPKM Level 4:

1. Diumumkan Oleh Presiden Jokowi Hari Ini

Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyebut bakal mengumumkan nasib PPKM Level 4 pada hari ini apakah diperpanjang atau tidak.

“Keputusan terkait (perpanjangan) PPKM yang akan diumumkan secara langsung oleh Presiden RI sebelum PPKM tanggal 2 Agustus 2021 berakhir,” kata Direktur Jenderal Bina Administrasi Kewilayahan Kementerian Dalam Negeri, Syafrizal ZA hingga saat ini dikonfirmasi Kompas.com, Senin (2/8/2021).

Syahrizal juga mengatakan bahwa Kemendagri untuk mendukung sepenuhnya keputusan apa yang akan diambil oleh Presiden.

“Kami juga mengimbau kepada seluruh masyarakat untuk tetap menerapkan protokol kesehatan dengan ketat, sebagai bagian yang tidak terpisahkan dalam upaya penanganan pandemi Covid-19 dan pemulihan ekonomi nasional,” tegasnya.

2. Data Covid-19 dalam Sepekan

Berikut ini adalah salah satu data perkambangan kasus Covid-19 dalam sepekan terakhir :

Kasus Baru Harian

  • 25 Juli yaitu 38.679
  • 26 Juli yaitu 28.228
  • 27 Juli yaitu 45.203
  • 28 Juli yaitu 47.791
  • 29 Juli yaitu 43.479
  • 30 Juli yaitu 41.168
  • 31 Juli yaitu 37.284
  • 1 Agutus yaitu 30.738

Kasus Sembuh Harian

  • 25 Juli yaitu 37.640
  • 26 Juli yaitu 40.374
  • 27 Juli yaitu 47.128
  • 28 Jul yaitu 43.856
  • 29 Juli yaitu 45.494
  • 30 Juli yaitu 44.550
  • 31 Juli yaitu 39.372
  • 1 Agustus yaitu 39.446

Kasus Kematian Harian

  • 25 Juli yaitu 1.266
  • 26 Juli yaitu 1.487
  • 27 Juli yaitu 2.069
  • 28 Juli yaitu 1.824
  • 29 Juli yaitu 1.893
  • 30 Juli yaitu 1.759
  • 31 Juli yaitu 1.808
  • 1 Agustus yaitu 1.604

3. Kata Satgas Covid-19 soal  PPKM

Alexander Ginting bid Penanganan Kesehatan Satgas Covid-19, menyampaikan perpanjangan PPKM Level 4 ini membutuhkan berbagai pertimbangan. Ia juga mengatakan, bahwa kasus harian Covid-19 kini sudah mengalami penurunan. Dan untuk tingkat keterisian tempat tidur atau bed occupancy rate (BOR) di rumah sakit juga sudah menurun.

“Kita juga bisa melihat pelandaian dalam kasus harian, termasuk yang terjadi penurunan BOR Rumah Sakit,” ujarnya, Minggu (1/8/2021), dikutip dari YouTube Metrotvnews.

Satgas Covid-19 juga akan tetap mengedepankan kewaspadaan meski kasus aktif Covid-19 sudah menurun.

“Kita juga akan melihat kasus aktif harian sudah menurun,” katanya.

“Akan tetapi penurunan ini tidak akan membuat kita kendor dan meningkatkan kewaspadaan,” jelas Alexander.

Keputusan terkait dengan perpanjangan PPKM Level 4 yang akan memperhatikan data yang ada.

Pemerintah juga akan mengevaluasi data pada kasus harian sampai BOR rumah sakit.

“Tentu saja itu akan tergantung dari berbagai hasil kajian, dan data-data yang ada selama tujuh hari terakhir.”

“Dan akan dievaluasi dari kasus harian, penularannya, dan keterisian tempat tidur,” ungkapnya.

Baca Juga : Kasus Covid-19 Di Yogyakarta Naik Pesat Mendekati 800 Sehari

4. Epedemiolog Prediski PPKM Bakal Dilonggarkan

Epidemiolog dari Universitas Indonesia (UI), Pandu Riono, juga ikut buka suara mengenai kelanjutan PPKM Level 4 yang akan berakhir pada hari ini, Senin (2/8/2021).

Walaupun belum diketahui secara pasti apakah akan kah diperpanjang atau tidak, Pandu juga memprediksi PPKM Level 4 akan dilonggarkan.

Baca Juga : 29 Wilayah Pulau Jawa Sudah Masuk Zona Merah Covid-19

“(Kemungkinan) pada hari Minggu ini akan dilonggarkan dulu, akan tetapi menurut saya kita belum siap karena akan terjadi kenaikan lagi kalau dilonggarkan,” kata Pandu, dikutip dari tayangan YouTube tvOne, Senin (2/8/2021).

Pandu juga menjelaskan, jika pemerintah terus mengulangi pengetatan dan pelonggaran PPKM, maka Indonesia akan masuk di jebakan pandemi.

“Kita juga tidak bisa mengatasi pandemi seakan-akan selalu ada penurunan dan kenaikan kasus. Ini yang disebut sebagai jebakan pandemi.”

“Jadi selama kita mengalami fase seperti itu, tidak akan mungkin kita bisa memulihkan kehidupan, termasuk memulihkan ekonomi,” jelas Pandu.

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *