Pengertian Hukum Pidana Berserta penjelasannya, Cek Disini

Pengertian Hukum Pidana Berserta penjelasannya, Cek Disini

Palembangtalk.com – Pengertian Hukum Pidana Berserta penjelasannya, Cek Disini – Hukum pidana merupakan sebuah hukum yang dapat digunakan untuk mengatur segala macam pelanggaran dan kejahatan yang dilakukan oleh masyarakat di dalam sebuah negara.

Dan hukum ini dijalankan demi kepentingan banyak orang atau umum. Hukuman yang diberikan harus sesuai dengan pelanggaran atau kejahatan yang dilakukan seseorang.

Nah, pada kesempatan kali ini admin akan memberikan penjelasan secara lengkap mengenai hukum pidana, silakan kalian ikut ulasannya di bawah ini.

Pengertian Hukum Pidana

Pada umumnya definisi hukum pidana merupakan hukum yang di dalamnya tidak terdapat kandungan norma-norma yang baru. Akan Tetapi hukum ini hanya digunakan untuk mengatur mengenai pelanggaran maupun kejahatan terhadap norma hukum. Dan hukum ini ditegakkan demi kepentingan banyak orang.

Terdapat perbedaan di antara pelanggaran dan kejahatan. Dimana pelanggaran adalah suatu tindakan kecil atau tindakan ringan yang biasanya hanya dikenakan hukum denda. Contohnya seperti menerobos lalu lintas atau tidak menggunakan helm saat mengendarai sepeda motor.

Sedangkan kejahatan merupakan suatu tindakan pidana berat contohnya seperti penganiayaan, pencurian, penghinaan hingga pembunuhan. Sehingga mereka yang melakukan kejahatan akan dikenakan sanksi dengan hukuman yang berat. Sesuai dengan kejahatan yang telah dilakukannya.

Cara Melaksanakan Hukum Pidana

Sama seperti yang sudah admin jelaskan di atas, jika hukum pidana adalah suatu hukum yang dilakukan pada pelaku pelanggaran yang merugikan banyak orang. Hukum ini di berikan untuk kepentingan orang banyak dan pastinya setiap negara sudah memberlakukan hukum pidana.

Sementara itu hukum pidana sendiri tidak membuat hukum maupun aturan yang baru. Namun hanya mengambil pengaturan yang berdasarkan pada hukum lain. Dan sifatnya tentu untuk kepenting orang banyak.

Aturan-aturan yang ada dalam hukum pidana pun meliputi mengenai keselamatan jiwa, raga sampai kepemilikan dan lain sebagainya. Dan hal seperti pencurian, pnghinaan sampai pembunuhan semuanya akan diurus oleh pengadilan pidana.

Jika hukum perdata hanya akan dilakukan ketika terjadi pengaduan yang akan dilakukan oleh pihak korban. Maka hukum pidana dapat diproses ketika terjadi sebuah pelanggaran secara otomatis.

Karena yang menentukan hukum pidana dilakukan bukanlah seorang yang menjadi pelapor melainkan alat kekuasaan. Contohnya seperti polisi, jaksa sampai hakim di negara ini.

Keberadaan hukum pidana diartikan sebagai membawa ketertiban serta keamanan di dalam masyarakat. Hal ini berhubungan dengan perubahan zaman yang sudah mempunyai keyakinan mengenai masyarakat yang merupakan hal terpenting yang harus dijaga sehingga dalam hal ini kepentingan hukum perseorangan dianggap sebagai serangan bagi masyarakat umum.

Maka dari itu masyarakat yang paling tinggi adalah negara. Sehingga negara yang akan menjadi perantara bagi polisi, jaksa sampai hakim. Mereka yang bertindak untuk mengurus masyarakat dan warga di dalam negara tersebut dan dilindungi kepentingan hukumnya.

Hal ini akan dijadikan sebagai pelanggaran di atas kepentingan hukum bagi setiap orang menjadi urusan hukum perdata dan juga termasuk dalam hukum pidana. Contoh tindakan seperti pencurian, penghinaan, penganiayaan sampai pembunuhan yang dilakukan oleh seseorang akan menjadi kepentingan umum di negara tersebut.

Baca juga: Verba Material, Pengertian, Jenis, Ciri, Beserta Contohnya

Hukum Pidana Menjaga Keselamatan dan Kepentingan Umum

Ketika dalam usaha menjaga keselamatan serta kepentingan masyarakat umum maka hukum pidana pun memberikan jaminan yang istimewa. Pidana itu sendiri merupakan suatu hukuman berupa siksaan yang sebuah keistimewaan serta unsur paling penting yang ada pada hukum pidana.

Kalian tentu sudah tahu jika hukum pidana bersifa memaksa dan bisa dipaksakan. Paksaan ini pun akan diberlakukan dengan tertib agar dapat menjaga aturan-aturan yang sudah diberlakukan, Paksaan ini pun dilakukan untuk membuat si pelanggaran memperbaiki kesalahannya. Seperti membayar denda atau menjalankan hukuman yang sudah ditetapkan sesuai dengan undang-undang yang ada di Negara tersebut.

Macam Macam Hukuman dan Pidana Sesuai Pasal 10 KUHP

Pada hukum pidana, paksaan yang diberlakukan akan disertai dengan siksaan mau pun penderitaan yang diberikan. Hal ini disebut dengan hukuman, sedangkan hukuman di dalam hukum pidana pun terdiri dari beberapa macam. Dan disesuaikan dengan KUHP pasal 10.

Berikut ini adalah macam-macam hukum pidana yang dapat kalian ketahui di bawah ini.

1) Pidana Pokok atau Utama

Hukuman yang pertama meruapakn pidana pokok atau pidana utama yang pada hukum ini diberlakukan dua jenis hukuman. Yaitu:

– Pidana Mati

Walaupun termasuk dalam hukuman pidana dan sudah diberlakukan di beberapa negara, namun pidana mati sangat jarang sekali diberlakukan mengingat hukuman ini mempunyai banyak sekali pro dan kontra dimasyarakat. Selain itu jaranganya digunakan hukuman ini untuk mempertimbangan mengenai hak kemanusiaan.

– Pidana Penjara

Hukuman penjara merupakan hukuman yang paling sering diberlakukan bagi mereka yang melanggar hukum. Hukuman ini pun terbagi ke dalam beberapa tingkatan. Tergantung pada tingkat kejahatan yang dilakukan setiap orang.

(1.) Penjara Seumur Hidup

Hukuman penjara seumur hidup biasanya diberlakukan bagi mereka yang melakukan pelanggaran berat,

(2.) Pidana Penjara Selama Kurun Waktu Tertentu

Hukuman ini diberikan pada pelaku kejahatan dan lama hukumannya disesuaikan dengan berat dan ringannya dari kejahatan yang dilakukan sang pelaku. Dan hukuman yang paling lama adalah 20 tahun penjara dan paling singkat 1 tahun penjara.

(3.) Pidana Kurungan

Hukuman ini sama dengan hukuman penjara namuan dalam jangka waktu yang lebih singkat mulai dari 1 hari sampai 1 tahun paling lamanya. Biasanya hukuman ini diberikan pada pelaku pelanggaran ringan.

Hukuman ini sama dengan hukuman penjara namun dalam kurun waktu yang lebih singkat mulai dari 1 hari hingga paling lama 1 tahun. Biasanya hukuman ini diberikan pada pelaku pelanggaran ringan.

(4.) Pidana Denda

(5.) Pidana Tutupan

2) Pidana Tambahan

Hukuman pidana terbagi menjadi dalam beberapa macam seperti di berikut ini.

(1) Pencabutan Hak – Hak Tertentu

(2) Perampasan atau Penyitaan Barang – Barang

(3) Pengumuman Keputusan Hakim

Semua hukuman yang ada di negara Indonesia diberlakukan untuk tujuan kepentingan banyak orang atau kepentingan umum agar masyarakat akan terjamin keselamatannya. Jadi sekarang kalian sudah tahu kan, Jika hukum pidana ialah sebuah hukum yang diberlakukan oleh sebuah negara untuk mengatur dan menjaga keselamatan masyarakat.

Demikianlah ulasan mengenai Pengertian Hukum Pidana Berserta penjelasannya, Cek Disini. Semoga ulasan yang admin bagikan ini dapat bermanfaat bagi kalian yang telah membaca ulasan ini sampai selesai. Sekian dan terima kasih telah berkunjung.

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *