Jokowi Dinilai Berpotensi Bakal jadi King Makerdi Pilpres 2024

Jokowi Dinilai Berpotensi Bakal jadi King Makerdi Pilpres 2024

PalembangtalkJokowi Dinilai Berpotensi Bakal jadi King Makerdi Pilpres 2024 – Bagus Balghi Peneliti Akar Rumput Strategic Consulting (ARSC) mengatakan kepemimpinan nasional menuju Pemilu 2024 memunculkan aspirasi publik untuk sebuah regenerasi dan konfigurasi kepemimpinan politik baru. Hal tersebut bisa kita lihat dari pilihan publik yang tidak mendukung adanya wacana amandemen pada masa jabatan presiden yang sempat dilontarkan oleh sejumlah pihak.

Namun publik mendukung sosok calon presiden 2024 mampu menjamin keberlanjutan program-program Presiden Jokowi yang bermanfaat untuk masyarakat.

“Dari hasil survei tersebut bahwa Presiden Jokowi dinilai publik menjadi “king maker” yang dapat mempengaruhi publik untuk menentukan siapa yang akan menjadi presiden 2024,” kata Bagus dalam kesimpulan hasil surveinya, Sabtu (22/5/2021).

Terdapat perkembangan yang lumayan kuat mengenai kesadaran kebangsaan khususnya terkait opsi memilih pemimpin yang bukan seagama, diperoleh data yang relatif besar yaitu 41,47%.

“Hal tersebut memberi sinyal sebuah tren keterbukaan, kesadaran kewargaan yang toleran dan inklusif, secara objektif dalam menilai dan juda memilih pemimpin berdasarkan kinerja dan prestasi,” terang Bagus.

Lebih jauh Bagus menjelaskan bahwa sosok sipil, pengalaman yang baik, memiliki kinerja, serta jujur dan bersih memiliki potensi yang besar untuk dipilih oleh publik terkait bursa kepemimpinan nasional.

“Anies Baswedan menjadi sosok kandidat calon presiden 2024 teratas dalam survei ini. Disusul lalu Prabowo Subianto dan Ganjar Pranowo. 3 nama tersebut dapat dikatakan sebagai kandidat terkuat 3 besar yang dominan setidaknya sejauh ini,” terang dia.

Meski mendapat suara elektabilitas 2 besar tertinggi, Anies Baswedan dan Prabowo ternyata juga mendapatkan resistensi yang paling tinggi. Sementara untuk Ganjar Pranowo menjadi capres dengan tingkat resistensi yang paling rendah.

Dari sisi elektabilitas parpol, PDI Perjuangan masih menjadi partai politik yang teratas, disusul Partai Gerindra di urutan ke 2 dan Partai Demokrat terlihat kompetitif di posisi 3 besar. Sedangkan Partai Golkar berada di nomor 4 dan berada di atas PKS yang elektabilitasnya berada diposisi 5.

Baca Juga : Boikot Produk Indomaret, Konsumen Indonesia Laporkan Himbara

Sementara untuk pemilih mengambang masih besar, masih cukup waktu mengubah konfigurasi. Kemungkinan pergeseran perilaku memilih kandidat presiden dan partai politik masih cukup tinggi mengingat perkembangan politik masih sangat fluktuatif untuk hari-hari ke depan.

“Lagi-lagi ‘Faktor Jokowi’ menjadi faktor yang krusial dalam menentukan konfigurasi sumber-sumber kepemimpinan nasional Pilpres untuk 2024 mendatang. Walaupun dari data survei yang diperoleh, terjadi penguatan elektabilitas pada sosok-sosok pemimpin dan partai politik yang selama ini dianggap oposan,” kata dia.

Munculnya nama-nama tokoh politik yang tinggi secara elektoral namun lemah atau bahkan kurang memiliki akses terhadap keputusan politik utama di tingkat institusi partai tentunya yang akan menjadi tantangan bagi kandidat-kandidat itu untuk mendapatkan kepastian tiket sebagai capres. 

Baca Juga : Gempa Bumi Blitar Menimbulkan Kerusakan

Situasi demikian, kata Bagus, diprediksi akan memunculkan dinamika politik yang cukup tajam dan kuat. Yang akan menjadi daya tarik tersendiri untuk mengikuti perkembangan “pertarungan” dan kontestasi politik nasional untuk ke depan.

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *