Kapolda Riau Bersama Forkopimda Riau Tinjau Posko Perbatasan Lintas Riau – Sumbar

Kapolda Riau Bersama Forkopimda Riau

palembangtalkKapolda Riau Bersama Forkopimda Riau Tinjau Posko Perbatasan Lintas Riau – Sumbar – Hari pertama pemberlakuan Larangan Mudik 2021, Gubernur Riau Drs. Syamsuar M.Si didampingi Kapolda Riau Irjen Pol Agung Setya Imam Effendi SH, SIK, MSi dan rombongan, meninjau Pos Pemeriksaan Peniadaan Mudik dan Pembatasan Moda Transportasi di KM 102 Jalan Lintas Riau – Sumbar Desa Tanjung Alai Kecamatan XIII Koto Kampar, Kamis (06/05/2021).

Selain Gubernur Riau dan Kapolda Riau juga ikut dalam peninjauan ini Danrem 031/WB yang diwakili Kasrem Kolonel Inf. Junaidi Mawardi S.Sos, M.Si, Dirlantas Polda Riau KBP Firman Darmansyah SIK, Kabid Humas Polda Riau KBP Sunarto SIK, Koorspripim Polda Riau AKBP Bakhtiar Alfonso SIK, beberapa Pimpinan Dinas Instansi Jajaran Pemprov. Riau dan Pimpinan Jasa Raharja wilayah Riau Akhdiyat Setya Purnama.

Sebelum menuju Pos Peniadaan Mudik, rombongan mampir di Pos PPKM Kelurahan Bangkinang Kec. Bangkinang Kota untuk mengecek pelaksanaan Pos PPKM. Rombongan Gubernur Riau tiba di Pos Peniadaan Mudik Desa Tanjung Alai sekira pukul 13.40 wib, disambut oleh Forkopimda Kampar dan beberapa Kepala Dinas Instansi Jajaran Pemkab Kampar serta Upika XIII Koto Kampar yang lebih dulu hadir di lokasi. Rombongan meninjau Pelaksanaan Pos Peniadaan Mudik, dan bertatap muka dengan Kaposko serta petugas gabungan yang ditempatkan pada pos tersebut.

Rombongan juga meninjau langsung kegiatan penyekatan akses transportasi yang dilakukan oleh petugas gabungan, serta berkomunikasi langsung dengan beberapa pengemudi angkutan barang yang tengah menjalani pemeriksaan saat melewati pos penyekatan ini.

Mengakhiri peninjauan pada Pos Peniadaan Mudik ini, Gubernur Riau dan Kapolda Riau menyerahkan sejumlah bingkisan untuk para personel gabungan yang bertugas pada pos ini, guna memotivasi mereka agar tetap semangat dalam menjalankan tugas.

Baca juga : Viralnya Jalur Tikus Kediri-Malang Setelah Penyekatan Mudik Jadi Ramai, Begini Penjelasan Warga

Sementara itu Pimpinan Jasa Raharja Wilayah Riau juga menyerahkan bantuan sejumlah Kun dan Security Barier untuk digunakan sebagai sarana penyekatan, yang diserahkan secara simbolis kepada Bupati Kampar dan Kapolres Kampar.

Sebelumnya, pemerintah juga menerbitkan addendum yang mengatur aturan perjalanan yang dimulai 22 April lalu, sampai 24 Mei 2021.

Dengan peniadaan mudik ini maka yang dibolehkan lewat hanya kendaraan yang telah di kecuakikan dan di izinkan lewat seperti mobil barang, mobil ambulans, mobil bahan pokok dan pertanian serta mobil yang telah ditetapkan lainnya. 

Pembatasan ini tentunya bertujuan untuk menghindari adanya kekhawatiran akan makin meluasnya penyebaran Covid-19 di Provinsi Riau, oleh sebab sesuai dengan himbuan pemerintah dimana untuk tahun ini dengan peniadaan mudik, serta pembatasan moda transportasi. 

Baca juga : Berdasarkan Pengamat Publik, Larangan Mudik Lokal Tidak Memiliki Aturan Jelas

“Kita berharap agar dengan posko terpadu ini benar-benar efektif dalam menyekat kesehatan sehingga tidak adanya penyebaran virus Covid-19 yang baru, karena dari data yang ada saat ini peningkatan kasus covid-19 terus meningkat,” tutupnya.

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *