Kasus Covid-19 Di Yogyakarta Naik Pesat Mendekati 800 Sehari

Kasus Covid-19 Di Yogyakarta Naik Pesat Mendekati 800 Sehari

PalembangtalkKasus Covid-19 Di Yogyakarta Naik Pesat Mendekati 800 Sehari – Kasus Covid-19 di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) kini tak terbendung. Apabila 2 pekan terakhir ini kasus melonjak perlahan mulai dari 300, 400, 500, dan 600 kasus per hari nya, pada Kamis, 24 Juni 2021, kasus yang baru langsung berlipat dan mendekati 800 kasus sehari dan itu menjadi rekor baru sejak wabah melanda provinsi ini.

“Penambahan kasus yang terkonfirmasi Covid-19 di DIY hari ini ada sebanyak 791 kasus, jadi untuk total kasus terkonfirmasi ada sebanyak 55.463 kasus,” kata Juru Bicara Gugus Tugas Covid-18 DIY Berty Murtiningsih Kamis, 24 Juni 2021.

Satu temuan menarik, bahwa untuk penularan kasus terbesar kini tidak hanya ditemukan di 2 kabupaten yang Juni ini yang sudah ditetapkan sebagai zona merah DIY adalah Sleman dan Bantul.

Ledakan kasus kali ini sudah merambah ke kabupaten yang pada awalnya adem ayem dan berstatus zona hijau cukup lama di masa pandemi, yaitu Kabupaten Kulon Progo. Kasus harian yang ada di Kulon Progo tidak pernah tembus di atas 100, tetapi kini bobol. “Temuan kasus di Kabupaten Kulon Progo hari ini 131 kasus,” ujar Berty.

Kasus Covid-19 Di Yogyakarta Naik Pesat Mendekati 800 Sehari

Baca Juga : Rumah Sakit Kewalahan, Gelombang Kedua Pandemi Covid-19

Sedangkan untuk Kabupaten Sleman kian memimpin dalam penularan kasus karena menyumbang ada sebanyak 319 kasus dalam seharinya, diikuti Kabupaten Bantul ada sebanyak 249 kasus. Untuk kabupaten Gunungkidul yang sempat digempur dengan klaster yaitu kegiatan sosial kali ini yang menurun sangat drastis dengan temuan yang hanya 13 kasus baru. Dan untuk tambahan kasus baru dari Kota Yogyakarta ada 79 kasus.

Berty juga mengatakan bahwa penambahan kasus yang meninggal pada hari ini ada 11 kasus jadi total kasus yang meninggal menjadi ada 1.422 kasus, Dan untuk kasus yang sembuh yaitu sebanyak 46.644 kasus. Tingkat kesembuhan kasus atau case recovery rate 84,10 persen dan untuk tingkat kematian atau case fatality rate yaitu 2,56 persen.

Ketersediaan tempat tidur kritikal di rumah sakit rujukan di DIY per hari Kamis ini dari ketersediaan 140 unit dan sudah terpakai sebanyak 96 ranjang. Dan untuk tempat tidur nonkritikal di rumah sakit rujukan, dari ketersediaan 1.094 unit sudah terpakai menjadi 857 unit.

Setelah mengumumkan batal karantina di wilayah atau lockdown, Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono X sendiri sudah menerbitkan peraturan baru untuk memperketat pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) mikro yaitu nstruksi Gubernur (Ingub) Nomor 16/INSTR/2021 pada Rabu, 23 Juni 2021.

Baca Juga : 75 Dokter di Surabaya Positif Covid-19, 2 Dokter Meninggal Dunia

Instruksi Gubernur tersebut menindaklanjuti Instruksi Menteri Dalam Negeri nomor 14 tahun 2021 sehingga isinya nyaris sama, hanya saja mengubah beberapa ketentuan. Dan untuk sekolah masih tetap daring, begitu juga dengan kunjungan tempat usaha restoran, kafe dan pusat perbelanjaan dibatasi hingga 25 persen dari yang semula nya 50 persen.

“Tidak banyak peraturan yang berubah, hanya saja penegakannya yang diperketat,” ujar Koordinator Bidang Pengamanan dan Penegakan Hukum Gugus Tugas Covid-19 DIY Noviar Rahmad.

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *