Kasus Covid-19 Meningkat, Malaysia Perpanjang Lockdown Total

Kasus Covid-19 Meningkat, Malaysia Perpanjang Lockdown Total

Palembangtalk.comKasus Covid-19 Meningkat, Malaysia Perpanjang Lockdown Total – Pemerintah Malaysia memperpanjang lockdown total selama dua minggu, yang di mulai dari tanggal 15 Juni 2021 sampai 18 Juni 2021.

Menteri Senior Pertahanan Ismail Sabri Yaakob memberitahukan pada hari Jumat (11/6) bahwa keputusan untuk memperpanjang lockdown total, yang dikenal sebagai Perintah untuk Pengendalian Gerakan (MCO 3.0), yang dibuat pemerintah karena jumlah kasus harian masih melebihi 5.000 kasus covid-19.

“Daftar positif atau negatif (kegiatan yang diizinkan dan juga dilarang) dan prosedur operasi standar (SOP) untuk setiap kegiatan manufaktur, bisnis, dan industri tetap seperti yang diumumkan sebelumnya,” terangnya setelah menghadiri rapat Dewan Keamanan Nasional.

Baca juga: Wamendag Memberitahu Penghambat Optimalisasi Resi Gudang di Jawa Timur

Pada saat bulan Mei yang lalu, MCO nasional diberlakukan kembali di Malaysia di tengah gelombang ketiga kasus Covid-19.

Dan dikenal sebagai MCO 3.0, semua sektor ekonomi diizinkan untuk beroperasi selama periode tersebut tetapi perjalanan lintas distrik dan antar negara bagian serta kegiatan sosial, olahraga dan pendidikan dilarang beroperasi untuk saat ini.

Baca juga: Malaysia Cetak Rekor Tertinggi, Ada 30 Klaster Baru Covid-19

Pembatasan yang lebih ketat pada sektor ekonomi dan sosial, kemudian pemerintah akan di umumkan pada tanggal 21 Mei 2021 karena kasus covid-19 di kelompok masyarakat terus meningkat di negara malaysia.

Peningkatan itu dikarenakan disebabkan munculnya varian baru covid-19 juga telah menunda upaya untuk meratakan kurva infeksi covid-19, kata Kantor Perdana Menteri.

Pada tanggal 28 Mei 2021, Perdana Menteri Muhyiddin Yassin mengumumkan bahwa negara itu akan melakukan lockdown total selama 14 hari mulai tanggal 1 Juni 2021, dengan hanya sektor ekonomi dan jasa penting yang diizinkan untuk melanjutkan operasi mereka.

Baca juga: Wakil Ketua DPR Minta Pemerintah Tinjau Ulang, Wacana Pajak Sembako

Jumlah kasus covid-19 menembus angka sampai 9.000 pada tanggal 29 Mei 2021 lalu, sebelum tindakan lockdown menurunkan infeksi harian secara bertahap dilakukan. Pada hari Jumat, total 6.846 kasus covid-19 dilaporkan oleh pihaknya.

Jika fase pertama dari penyekatan total dapat mengurangi jumlah kasus harian, maka negara itu akan dapat melonggarkan ke fase kedua empat minggu, di mana lebih banyak sektor ekonomi akan diizinkan untuk dibuka kembali oleh pihak pemerintah malaysia.

Baca juga: Mayat Bayi Ditemukan di Bekasi, Diduga Hasil Hubungan Terlarang Kakak Adik

Tahap yang ketiga ini sangat mirip dengan perintah pengendalian gerakan (MCO) yang telah diberlakukan di negara malaysia, di mana hampir semua sektor ekonomi diizinkan beroperasi dengan SOP yang sangat ketat di lakukan pemerintah malaysia.

Perkembangan dari satu fase ke fase yang lainnya akan ikut dengan penilaian risiko yang di tunjukan oleh Kementerian Kesehatan tersebut sampai hari Jumat, penghitungan Covid-19 nasional Malaysia mencapai 646.411 orang kasus covid-19 bertambah.

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *