Covid-19 Naik Lagi, Masyarakat Diminta Perketat Prokes

Covid-19 Naik Lagi, Masyarakat Diminta Perketat Prokes

Palembangtalk.com Kasus Covid Bertambah Lagi, Masyarakat Diminta Perketat Prokes – Masyarakat Indonesia kembali di imbau untuk memperketat penerapan protokol kesehatan, di karenakan adanya kenaikan kasus positif covid-19 yang terjadi di berbagai daerah.

Koordinator PMO Komunikasi Publik Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (KPCPEN) Arya Sinulingga mengatakan, protokol kesehatan menjadi satu-satunya cara menekan penyebaran dan menghindari pertambahan penularan virus Covid-19.

“Mematuhi protokol kesehatan merupakan bentuk untuk menjaga diri kita dan juga orang di sekitar kita, Dan dapat terhindar dari penularan virus Covid-19 di lingkungan kita,” terang Arya.

Baca juga: Kasus Covid-19 Naik, DKI Perpanjang PPKM Mikro Sampai 28 Juni

Menerpakan protokol kesehatan di setiap sektor kegiatan

Adapun protokol kesehatan yang dimaksud adalah dengan menggunakan masker, mencuci tangan pakai sabun dengan air mengalir, dan menjaga jarak minimal 1 meter. Arya juga mengingatkan kembali agar masyarakat menjauhi keramaian di setiap tempat, serta membatasi mobilisasi dan interaksi sesama.

Di Kabupaten Kudus, Jawa Tengah, kasus positif Covid-19 mengalami kenaikan sampai lebih dari 30 kali lipat dalam seminggu. Sementara itu, daerah DKI Jakarta menjadi provinsi dengan kenaikan paling memuat, mencapai 300 persen dalam 10 hari.

Dan di Daerah Istimewa Yogyakarta, kasus Covid-19 naik sampai 107 persen dengan penambahan 445 kasus dalam 1 hari pada hari Kamis (10/6) lalu.

Baca juga: 369 Pasien Covid-19 Dirawat, Kapasitas Tempat Tidur RSLI Surabaya Tersisa 31

Data ini menunjukkan, ada 12 kabupaten/kota yang berpindah dari zona oranye ke zona merah dalam minggu ini, yakni Kota Banda Aceh (Aceh), Kota Medan (Sumatera Utara), Lima Puluh Kota dan Dharmasraya (Sumatera Barat), Siak dan Kuantan Singingi (Riau), Tebo (Jambi), Ciamis dan Bandung Barat (Jawa Barat), Tegal (Jawa Tengah) dan Kota Bima (NTB).

Arya menjelaskan juga, ada 10 kabupaten/kota yang saat ini berada di zona oranye dengan skor mendekati zona merah. Masing-masing adalah Pati, Brebes dan Semarang di Jawa Tengah, Kepulauan Meranti dan Kota Pekanbaru di Riau, Muara Enim di Sumatera Selatan, Tanah Datar di Sumatera Barat, Dairi di Sumatera Utara, Bintan di Kepulauan Riau, dan Sumba Tengah di NTT.

Arya berharap, bahwa pemerintah daerah bersama pihak yang terkait lain dapat kembali menegakkan protokol kesehatan di wilayah masing-masing. Dia meminta agar diadakan sanksi yang lebih tegas lagi bagi para mereka yang melanggar protokol kesehatan supaya masyarakat mendapat efek jera bagi mereka yang melanggar protokol kesehatan.

Baca juga: Depok dan Bekasi Catat 1.000 Kasus Covid-19, Dalam Sepekan Terakhir

“Penegakan protokol kesehatan harus dilakukan demi menjaga keselamatan masyarakat Indonesia,” pungkasnya.

Dan adanya penerapan sanksi bagi masyarakat yang melanggar protokol kesehatan di setiap daerah dapat meningkatkan kesadaran masyarakat untuk mengikuti protokol kesehatan yang sudah di terapkan pemerintah setempat dan membantu masyarakat mencegah penyebaran virus covid-19.

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *