Kasus Korupsi Asabri, Kejagung Periksa Beberapa Saksi

Kasus Korupsi Asabri Kejagung Periksa Beberapa Saksi

palembangtalkKasus Korupsi Asabri, Kejagung Periksa Beberapa Saksi – Kejaksaan Agung telah melakukan pemeriksaan kepada seorang saksi dan dua orang tersangka, pada hari Jumat (7/5). Mereka yang sudah diperiksa terkait dengan perkara dugaan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) pada PT. Asuransi Angkatan Bersenjata Republik Indonesia (Asabri).

“Saksi yang diperiksa yaitu PKR selaku Direktur Utama PT. Ciptadana Asset Management. Saksi juga telah diperiksa terkait pengelolaan investasi PT. Asabri (Persero) pada produk Reksadana Cipta Dinamis Proteksi II dan Reksadana Cipta Balance di PT. Ciptadana Aset Manajemen,” kata Kepala Pusat Penerangan Hukum Kejaksaan Agung, Leonard Eben Ezer Simanjuntak dalam keterangannya, Sabtu (8/5).

Sementara, dua orang tersangka lainya yang diperiksa adalah IWS selaku Kepala Divisi (Kadiv) Investasi PT. Asabri (Persero) periode Juli 2012 sampai dengan Januari 2017 dan HS selaku Direktur Investasi dan Keuangan PT. Asabri (Persero) periode 2013 sampai dengan 2014 dan 2015 sampai dengan 2019.

“Kedua tersangka diperiksa di Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas I Tangerang, Kecamatan Jambe, Tangerang, Banten,” ujarnya.

Pemeriksaan saksi dan tersangka yang diperiksa tersebut dilakukan untuk menemukan bahan keterangan guna kepentingan penyidikan.

“Tentang suatu perkara pidana yang ia dengar sendiri, ia juga lihat sendiri dan ia alami sendiri guna menemukan fakta hukum tentang tindak pidana korupsi yang terjadi pada PT. Asabri,” ucapnya.

Baca juga : Viral Video Pembakaran Alquran, Pemilik Akun Mengaku Dibajak

Pemeriksaan saksi ini juga tetap menerapkan protokol kesehatan mengingat Indonesia masih dilanda Covid-19.

“Pemeriksaan saksi dilaksanakan dengan memperhatikan protokol kesehatan tentang pencegahan penularan Covid-19, antara lain dengan memperhatikan jarak aman antara saksi diperiksa dengan Penyidik yang sudah menggunakan Alat Pelindung Diri (APD) lengkap ini serta bagi saksi wajib mengenakan masker dan juga selalu mencuci tangan menggunakan hand sanitizer sebelum dan sesudah pemeriksaan,” tutupnya.

Sejauh ini, penyidik sudah menetapkan 9 tersangka dalam kasus dugaan korupsi PT Asabri. Sembilan tersangka tersebut ialah Dirut PT Asabri periode Maret 2016-Juli 2020 Letjen (Purn) Sonny Widjaja, Dirut PT Asabri periode 2011-Maret 2016 Mayjen (Purn) Adam Rachmat Damiri, Direktur Keuangan PT Asabri periode Oktober 2008-Juni 2014 Bachtiar Effendi.

Kepala Divisi Investasi PT Asabri Juli 2012-Januari 2017 Ilham W Siregar, Direktur PT Asabri periode 2013-2014 dan 2015-2019 Hari Setiono, Dirut PT Prima Jaringan Lukman Purnomosidi, Direktur PT Jakarta Emiten Investor Relation Jimmy Sutopo, Dirut PT Hanson International Tbk Benny Tjokrosaputro, dan Komisaris PT Trada Alam Minera Heru Hidayat. Benny maupun Heru juga adalah salah satu tersangka dalam kasus korupsi di PT Asuransi Jiwasraya. 

Dalam perkara ini, kerugian negara telah ditaksir adalah sampai mencapai Rp 23,73 triliun. Saat ini juga penyidik Kejaksaan Agung telah memulai melaksanakan proses klarifikasi penghitungan kerugian keuangan negara bersama auditor dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK).

Baca juga : Viral Video Pembakaran Alquran, Pemilik Akun Mengaku Dibajak

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *