Kata Penghubung (Konjungsi) Koordinatif, Korelatif, Subordinatif

Contoh Kata Penghubung (Konjungsi) Koordinatif, Korelatif, Subordinatif beserta Contoh Kalimat

Palembangtalk.com – Kata Penghubung (Konjungsi) Koordinatif, Korelatif, Subordinatif – Keberadaan kata penghubung merupakan salah satu hal yang sangat penting di dalam suatu kalimat maupun dalam suatu paragraf.

Mengapa demikian, karena memiki fungsi yang bisa dikatakan sebagai penghubung dalam suatu kalimat, atau untuk menghubungkan kalimat – kalimat dalam satu paragraf.

Nah, pada pembahasan kali ini Mimin akan membahas mengenai Contoh Kata Penghubung (Konjungsi) Koordinatif, Korelatif, Subordinatif beserta Contoh Kalimat secara detail dan rinci yang tentunya mudah di pahami dan dimengerti oleh kalian. Nah, kata penghubung atau yang disebut juga dengan konjungsi. Memiliki tiga jenis konjungsi, diantaranya adalah konjungsi koordinatif, korelatif, dan konjungsi subordinatif.

Supaya lebih jelasnya, kalian bisa memahami ulasan yang Mimin bagikan kalian ini.

Baca juga : Verba Material, Pengertian, Jenis, Ciri, Beserta Contohnya

Konjungsi koordinatif

Kata Penghubung (Konjungsi) Koordinatif, Korelatif, Subordinatif

Konjungsi koordinatif merupakan salah satu kata penghubung yang memiliki dua unsur atau lebih yang setara.

Contoh konjungsi koordinatif:

Sedangkan, namun, tetapi, atau, serta, dan.

  • Berikut ini beberapa contoh kalimat yang menggunakan kata penghubung subordinatif, diantaranya adalah.
  • Ayah dan ibu bersama – sama peri merayakan anniversarynya ke luar kota.
  • Sepulang dari sekolah, Diana dan Dina selalu menyalam ibu dan ayahnya sesampai di rumah.
  • Dika ingin melanjutkan sekolahnya di perguruan tinggi, tetapi ia tidak memiliki biayanya untuk mendaftar.
  • Andika ingin membeli sebuah boneka untuk adiknya yang sedang berualang tahun, namun ia tidak memiki uang yang cukup.
  • Meski hujan deras, namun ia tetap melotot ingin pergi ke rumah temannya.
  • Ayu ningsi binggung ingin membeli boneka beruang atau boneka panda.
  • Dika ingin berkerja sebagai pembengkel, padahal ia anak pejabat.
  • Putri suka makan mie ayam sedangkan Tina suka bakso kuah.
  • Fitriya ingin bersekolah di negeri sedangkan adiknya tidak ingin di negeri.

Konjungsi korelatif

konsungsi korelatif merupakan salah satu konjungsi yang menghubungkan dua kata yang setara, baik kata, frasa, klausa, ataupun kalimat

Contoh kata penghubung korelatif

sedemikian rupa sehingga
tidak hanya, tetapi juga
apa(kah) … atau
bukan hanya …, melainkan juga
baik … maupun
jangankan …, … pun
entah … entah
bukannya …, melainkan

Berikut ini merupakan contoh kalimat yang menggunakan kata penghubung korelatif:

  • Lukisan itu telah dilukis sedemikian rupa sehingga memiliki hasil yang menakjubkan.
  • Bukan hanya Dimas yang setuju dengan usul Pak Budi, tetapi juga Fitriya.
  • Pekerjaan itu tidak hanya berat, tetapi juga akan beresiko tinggi.
  • Dinata bukan hanya tidak setuju dengan usul si Nura, tetapi juga tidak menyukainya akan hal itu.
  • Jangankan hanya satu mangkuk, makan bakso tiga mangkuk pun ia sanggup untuk menghabiskan itu semua.
  • Bukannya tidak suka, melainkan Tika masih belum tertarik.
  • Bukannya tidak ingin menikah, tapi ia masih menunggu orang yang sesuai dengan pilihannya.
  • Baik bakso ataupun pangsit, Tirta menyukai keduanya.

Baca juga : Teknik Membaca Kilat Dengan Memanfaatkan Alam Bawah Sadar

Konjungsi subordinatif

konjungsi subordinatif adalah salah satu konjungsi yang menghubungkan anak kalimat dan induk kalimat atau menghubungkan bagian dari kalimat subordinatif. Konjungsi subordinatif juga dapat diartikan sebagai salah satu konjungsi yang menghubungkan antara dua kalimat (klausa) yang kedudukannya tidak sederajat.

Contoh kata penghubung subordinatif

komplementasi: bahwa
alat: dengan, tanpa
pengandaian: seandainya, sekiranya, andaikan
pemandingan: seperti, ibarat, seakan-akan, seolah-olah, daripada
syarat: jika, bila, jikalau
atributif: yang
kosesif: sekalipun, walaupun, biarpun, kendati
tujuan: agar, biar, supaya
waktu: selama, sesudah, sebelum, sejak, ketika, saat, hingga, setelah
cara: dengan, tanpa
hasil: maka

Berikut ini merupakan contoh kalimat yang menggunakan kata penghubung subordinatif:

  • Kotak makanan yang dibawa oleh Dinata ternyata berisi nasi dengan lauk bayam dan ayam.
  • Ia sadar bahwa ia harus mencari nafkah untuk keluarganya kecilnya itu.
  • Dimas akhirnya berhasil menyelesaikan tugas pelajaran matematikanya dengan bantuan oleh kakaknya.
  • Anak itu sudah bisa mengikat tali sepatu tanpa bantuan Kakaknya.
  • Sekiranya Ibu memperkenankan, saya ingin melamar anak Ibu.
  • Seandainya ia tidak datang terlambat, pasti ia tidak dimarahi oleh gurunya.
  • Andaikan ia ingin menerima lamaran pengusaha itu, mungkin hutang keluarganya bisa ia lunasi sendiri.
  • Pandi berlari ketakutan seakan-akan ia sedang dikejar harimau.
  • Ia bertingkah laku seakan – akan negara ini ia yang punya sendiri.
  • Ia makan dengan lahap seperti orang yang belum makan dalam seharian.
  • Ia rela bekerja sebagai buruh tani daripada ia cuma berpangku tangan.
  • Rendi akan menemukan pujaan hatinya yang akan dibawa ke jenjang pernikahan jika ia sudah menemukan orang yang tepat.
  • Bila belum punya kendaraan yang banyak, ia menganggap dirinya belum sukses.
  • Pak Tarto sudah bekerja di pertambangan selama dalam lima tahun.
  • Tika mampir ke rumah Lia sepulang sekolah.
  • Tika dari tadi menunggu ojol di depan sekolahnya.
  • Sebelum Nenek meninggal dunia, nenek sempat mengatakan suatu hal kepada cucunya.

Baca juga : Pengertian Debat, Unsur-Unsur, Beserta Strukturnya

Demikianlah penjelasan mengenai verba material yang dapat mimin bagikan pada kesempatan kali ini mengenai Kata Penghubung (Konjungsi) Koordinatif, Korelatif, Subordinatif. Semoga apa yang Mimin bahas dapat menambah pengetahuan dan dapat bermanfaat bagi kalian.

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *