Keji! Ayah Tega Cabuli Putri Kandungnya, Selama 3 Tahun Di Inhu

Keji! Ayah Tega Cabuli Putri Kandungnya, Selama 3 Tahun Di Inhu

Palembangtalk.com Keji! Ayah Tega Cabuli Putri Kandungnya, Selama 3 Tahun Di Inhu – Seorang ayah berinisial UCK (48) pria asal Indragiri Hulu (Inhu) Riau tega mencabuli anak kandungnya. Pelaku mencabuli putrinya sendiri di dalam rumahnya di Kelurahan Sekip Hilir, Kecamatan Rengat.

Pria keji itu melakukan aksinya puluhan kali sejak tahun 2018 sampai bulan Mei 2021. Informasi yang didapat pihak Kepolisian saat ini korban tengah hamil tiga bulan.

Pelaku berhasil ditangkap oleh unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Satreskrim Polres Inhu, pada hari Sabtu (12/6/2021) kemarin, sekitar pukul 13.00 WIB di sebuah warung makan, di jalan Sultan Kelurahan Kampung Besar Kota Kecamatan Rengat.

Terkait kasus pencabulan anak bawah umur ini, Kapolres Inhu, AKBP Efrizal melalui PS Paur Humas Polres Inhu, AIPDA Misran.

AIPDA Misran mengatakan, kasus ini mulai terjadi pada bulan november 2018.

Seorang ayah tega mencabuli anaknya sendiri saat istrinya sedang bekerja

“Kejadian itu terjadi ketika pelaku baru bangun tidur, kemudian pelaku tergoda melihat putrinya yang telah tumbuh menjadi anak gadis, saat putri sedang membersihkan rumah,” kata Misran.

Kejadian pencabulan tersebut dilakukan pelaku ketika Ibu korban tidak berada di rumah, diketahui Ibu korban bekerja sebagai pembantu dirumah orang lain.

Setelah Ibu korban berangkat kerja saat itu, pelaku memaksa korban untuk berhubungan layaknya suami istri.

Saat pelaku mendapat penolakan dari korban, pelaku langsung mengancam korban. Ketika korban mendapat ancaman dari pelaku, membuat korban pasrah dan tidak kuasa untuk melawan pelaku yang sudah seperti orang kesetanan.

“Setelah kejadian itu, aksi pencabulan itu terus dilakukan pelaku berkali-kali, bahkan tidak terhitung, sejak korban duduk di bangku kelas 1 sampai bulan Mei 2021, atau kejadiannya lebih tepatnya pas bulan puasa lalu,” terangnya.

AIPDA Misran mengatakan aksi pencabulan tersebut sering dilakukan pelaku pada siang hari.

Sesekali , pelaku mencabuli korban ketika korban menutup warung angkringan milik pelaku.

Baca juga: Ayah Tiri Cabuli Anak Tirinya Di Aceh, Dengan Modus Minta Dipijat

Ayah mengancam putrinya jika tidak menuruti nafsu bejatnya

“Jika korban menolak permintaan pelaku, maka pelaku marah besar dan mengamuk, bahkan adik-adik korban selalu menjadi sasaran amukan pelaku, hal ini yang membuat korban terpaksa melayani nafsu bejat pelaku, karena korban sangat menyayangi adik-adiknya,” tambah Misran.

Terakhir, korban di cabuli pelaku, pada bulan 5 Mei 2021 sekitar pukul 14.00 WIB di rumahnya.

Padahal saat itu bulan Ramadhan atau bulan puasa, namun tidak membuat pelaku mengurung nafsu bejatnya.

Kasus ini mulai terungkap ketika ibu korban curiga dengan perubahan fisik anaknya dan ibu korban mengetahui anaknya sudah terlambat datang bulan, bahkan korban sering mual dan muntah.

Setelah korban ditanya ibunya, korban menceritakan kejadian yang selama ini dialaminya.

Bagaikan disambar petir siang hari, ibu korban langsung naik pitam dan emosi mendengar perbuatan sang pelaku yang tidak lain ayah kandung korban.

Lalu Ibu korban melaporkan kejadian yang dialami putrinya ke Polres Inhu pada hari Sabtu (5/6/2021).

Pelaku sempat melarikan diri sebelum ibu korban menyelesaikan laporannya ke polisi. Setelah beberapa hari pihak polisi berhasil menangkap pelaku pada Sabtu (12/6/2021).

Petugas kepolisian menangkap pelaku di warung, pelaku yang berhasil ditangkap tidak memberikan perlawanan keada petugas kepolisian, saat pelaku di intograsi pelaku langsung mengakui semua perbuatan kejinya terhadap putri kandungnya sendiri.

“Sekarang pelaku sudah diamankan pihak ke polisian di Polres Inhu beserta barang bukti beberapa pakaian milik korban,” pungkas Misran.

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *