Konjungsi Penerang, Pengertian, Arti, Jenis, Beserta Contoh Kalimat

konjungsi copy

Palembangtalk.com – Konjungsi Penerang, Pengertian, Arti, Jenis, Beserta Contoh Kalimat – Akibat musibah wabah covid-19 yang terjadi saat ini, membuat sekolah diliburkan dan mengharuskan untuk belajar secara daring. Nah, pada pertemuan kali ini Mimin akan membahas tentang defisnisi konjungsi, dimulai dari Konjungsi Penerang, Pengertian, Arti Jenis, Beserta Contoh Kalimat dengan secara detait dan rinci dan tentunya mudah untuk kalian mengerti dan kalian pahami. Untuk itu, mari simak ulasan di bawah ini hingga selesain ya.

Pengertian Konjungsi Penerang

Konjungsi penerang adalah salah salah satu sebuah kata penghubung antarkata, antarfrasa, antarklausa, dan antarkalimat yang berguna sebagai salah satu penerang kata yang diikutinya. Biasannya Konjungsi penerang dipakai di kalimat langsung yang diubah menjadi suatu kalimat tidak langsung.

Ada banyak jenis – jenis yang terdapat pada konjungsi atau beragam konjungsi dan salah satunya merupakan konjungsi penerang. Konjungsi penerang juga berguna sebagai untuk menjelaskan atau menerangkan suatu dalam kejadian di dalam kalimat.

Baca juga : Cara Belajar Matematika Agar Cepat Paham, Cek Disini

Pengertian Konjungsi

Konjungsi adalah salah satu sebagai kata untuk menghubungkan dalam sebuah kata – kata antar lainnya, beserta ungkapan – ungkapan atau kalimat – kalimat dan dan lain sebagainya.

Fungsi Konjungsi

  • Menghubungkan kata dan kata.
  • Menghubungkan frasa dan frasa.
  • Menghubungkan klausa dengan klausa.
  • menghubungkan kalimat dan kalimat.
  • Paragraf dengan paragraf (konjungsi antarparagraf yang dinamakan dengan transisi)

Jenis jenis Konjungsi

Merupakan salah satu kata hubung yang menghubungkan dua buah klausa atau lebih, dalam 3 macam konjungsi antar klausa diantaranya adalah:

Korelatif

Konjungsi ini menghubungkan antaran dua buah klausa yang membuat hubungan sintaksis setara.

Macam – macam konjungsi korelatif

  • Baik… maupun…
  • Bukan … hanya….

Subordinatif :

Konjungsi ini menghubungkan antara 2 buah klausa yang memiliki hubungan sintaksis yang berbeda – beda.

Macam macam konjungsi subordinatif

  • Agar
  • Untuk
  • Seakan – akan
  • Ketika
  • Walaupun
  • Bahwa
  • Supaya
  • Seperti
  • Andaikan
  • Jika
  • Sejenaka
  • Andai

Koordinatif

Konjungsi Koordinatif sama halnya dengan seperti konjungsi korelatif yang merupakan kata menghubungkan antara dua buah klausa yang sejajar tapi konjungsi yang seperti ini hanya terjadi pada klausa – klausa yang sederhana.

Macam-macam konjungsi koordinatif

  • Dan
  • Atau
  • Tetapi

Contoh Konjungsi

1. Konjungsi Koordinatif

Contoh: serta, dan, namun, sedangkan, meskipun, padahal, tetapi.

Contoh kalimat:
1. Ayu menyukai boneka beruang, doraeomon, dan hello kitty
2. Putri menyukai boneka doremon, sedangkan tika menyukai boneka beruang
3. Andi binggung ingin memilih pengembangan diri Futsal atau voly
4. Firman harus membayar sppnya atau firman tidak akan bisa ujian
5. Dia sangat pandai dalam berhitung padahal dia masih SD

2. Konjungsi Korelatif

Kata penghubung korelat merupakan salah satu sebuah konjungsi yang dalam penggunaannya berupa kata berpasangan. Dengan fungsinya sebagai sama seperti dengan konjungsi koordinatif.

Contoh:

  • Bukannya . . . melainkan . . .
  • Apakah . . . . atau . . .
  • Sedemikian rupa . . . sehingga . . .
  • Baik . . . maupun . . .
  • Jangankan . . . , pun . . .

Contoh kalimat:

  • Motor itu melaju sedemikian cepatnya sehingga sangat sulit untuk dikejar oleh mobil patrol polisi.
  • Baik bersama Dina, maupun dengan tasya, Devi tetap saja tidak mau pergi.
  • Tidak hanya becandanda, bahkan ia selalu mengejek penampilanku.
  • Bukannya aku tidak ingin menolongmu, melainkan aku tidak punya banyak waktu untuk menolongmu.

3. Konjungsi Subordinatif

Konjungsi Subordinatif adalah salah satu sebuah kebalikan dari konjungsi koordinatif. yang berguna sebagai kata penghubung antar unsur kalimat yang tidak sama dengan kedudukannya.

Misalnya : Karena, seolah – olah, sesudah, sebelum, saat, tanpa, sehingga, meskipun, jika, sampai, hingga, andaikan, sebab, selama, waalupun, tanpa.

Contoh kalimat:
1. Jika aku punya sepeda motor, mungkin aku akan pergi jalan – jalan bersama teman – temanku.
2. Nagita makan bakso tanpa mie
3. Meskipun bekerja sebagai bagunan, ia mampu berkurban.
4. Andaikan saja tidak suasanan tidak panas, Rica akan pergi main ke rumah Silvina.
5. Joel dikeluarkan di sekolah karena sering terdapat merokok.

Baca juga : Paragraf Deskriptif, Pengertian, Tujuan, Beserta Contohnya

Contoh Kalimat Konjungsi Penerang

  1. Budi memiliki seorang adik yakni Dewi ayu.
  2. Natali lahir di luar negeri yakni Jepang.
  3. Ia memakai alasan yang tidak masuk akal untuk tidak masuk kantor yakni kehilangan buku kas.
  4. Buku ini terdapat isi yang tidak biasa yakni mengenai dunia arwah.
  5. Lilis mempunyai cita – cita yang besar yakni sebagai guru bagi anak – anak yang tidak bisa membaca di desanya.
  6. Rio windra menderita penyakit yang cukup berat yakni Tumor.
  7. Erwin membeli kue yang sangat enak yakni kue lapis.
  8. Rumah Buk Dewi jauh dari kantornya yakni di Jakarta.
  9. Bola yang ditendang oleh Ari masuk ke dalam rumah orang yakni rumah Pak Rt.
  10. Masakan ini memakai resep rahasia yakni bumbu rempah yang melimpah.

Nah, mungkin hanya itu saja yang dapat Mimin bagikan pada kesempatan kali ini mengenai Konjungsi Penerang, Pengertian, Arti, Jenis, Beserta Contoh Kalimat. Semoga dengan adanya ulasan yang Mimin bagikan diatas dapat bermanfaat dan menambah wawasan bagi kalian semua.

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *