Konjungsi Temporal, Pengertian, Macam-Macam, Dan Fungsinya

Konjungsi Temporal, Pengertian, Macam-Macam, Fungsi, Ciri-Ciri

Palembangtalk.com – Konjungsi Temporal, Pengertian, Macam-Macam, Dan Fungsinya – Hallo, kembali lagi bersama Mimin. Kali ini yang menjadi pembahasan kita adalah tentang Konjungsi Temporal. Yuk, langsung saja simak ulasan di bawah ini hingga selesai.

Berbicara mengenai konjungsi, pastinya merupakan pembelajaran bahasa indonesia bukan? Konjungsi itu sendiri bisa menghubungkan dua satuan bahasa baik itu yang sederat ataupun yang tidak.

Namun, apakah kalian tahu bahwa dalam pembelajaran Bahasa Indonesia itu banyak sekali macam dari konjungsi? Dan salah satunya adalah Konjungsi Temporal yang akan kita bahas pada kali ini.

Pengertian Konjungsi Temporal

Konjungsi Temporal merupakan salah satu sebuah konjungsi yang dapat menjelaskan atau diuraikan dengan adanya suatu hubungan temporal dari dua hal atau peristiwa yang sangat berbeda.

Kata Temporal ini mengandung koneksi yang sangat dekat karena sangat terkait dengan waktu. Kata konjungsi ini isangat fungsional untuk menggambarkan dalam situasi, keadaan, atau bahkan peristiwa secara kronologis. Hal ini bisa membuat kalimat itu mudah dipahami dan dipahami apa artinya itu.

Baca juga : Penjelasan Tentang Unsur Instrinsik Novel, Cek Disini

Macam – Macam Konjungsi Temporal

Berikut ini beberapa macam konjungsi Temporal di bawah ini.

1. Konjungsi Temporal Tidak Sederajat

Konjungsi Temporal Tidak Sederajat merupakan salah satu sebuah konjungsi yang dapat menghubungkan dengan beberapa kalimat yang genap atau tidak sama. Konjungsi semacam ini juga sangat berguna sebagai kalimat majemuk.

Secara umum, kata ini sering digunakan dengan kalimat majemuk yang setara dan konjungsi tidak boleh di awal dan pada di akhir kalimat:

  • Sebelumnya
  • Kemudian
  • Lalu
  • Selanjutnya

a. Sebelumnya

  • Natalia sedang bermake up, sebelumnya ia sudah belajar salon.
  • Dirmawan sedang mengepel, sebelumnya Ginar sudah menyapu.
  • Waliyatul memiliki anak anjing, sebelumnya ia sudah membeli.

b. Kemudian

  • Dina mencuci piring, kemudian menyusunnya.
  • Kakak sedang membuat adonan kue, kemudian akan di kukus.
  • Dimas sedang belajar dengan giat, kemudian dia mendapatkan nilai yang bagus.

c. Lalu

  • Dia lalu pergi meninggalkan saya.
  • Siska membeli baju lalu pergi dengan temannya.
  • Dia sudah membersihkan kamarnya, lalu dia tidur.

d. Selanjutnya

  • Nisa sudah sholat, selanjutnya ia mengaji.
  • Pelajaran kimia sudah selesai, selanjutnya pelajaran fisika.
  • Indonesia sudah menang dalam permainan sepak bola, selanjutnya akan melawan Malaysia.

Baca juga : Penjelasan Lengkap Tentang Teks Eksposisi

2. Konjungsi Temporal Sederajat

Konjungsi Temporal Sederajat merupakan salah satu sebuah konjungsi temporal yang setara, sejenis konjungsi yang mempunyai sebuah sifat yang sama atau setara. Kata hubung ini biasanya dapat juga digunakan dalam kalimat majemuk yang setara. Temporal sebagai sederajat tidak dapat di awal atau akhir kalimat, karena temporal yang setara harus di tengah kalimat:

  • Apabila
  • Hingga
  • Sementara
  • Demi
  • Ketika

Contoh :

a. Apabila

  • Apabila sore sudah usai, maka anak kecil akan pulang ke rumahnya masing-masing.
  • Kita akan masuk ke kelas, apabila bel sudah berbunyi.
  • Kami akan menyebrang laut, apabila cuaca sudah membaik.

b. Hingga

  • Dinan telah mencintai Putri hingga nafas terakhirnya.
  • Sampai sekarang, hujan masih turun sangat deras.
  • Seorang ibu telah berjuang untuk mencari kerja, sampai anaknya berpendidikan sampai kuliah.

c. Sementara

  • Dika sudah menyapu, sementara Sentri akan mengepel.
  • sudah sampai di sekolah, sementara Farel masih di jalan.
  • Dia sudah pergi jauh, sementara aku masih menunggu.

d. Demi

  • Demi orang yang dicintainya, dia mau berkorban.
  • Ibu sudah berjuang mencari uang, demi menafkahkan anaknya.
  • Seorang kakak sudah bekerja keras, demi keluarganya.

e. Ketika

  • Ketika malah matahari sudah terbit, mereka pulang di rumah masing-masing.
  • Joni telah mendapatkan piala, ketika ia mengikuti lomba.
  • Murid-murid telah asik mengobrol, ketika bapak guru sedang mengajar.

Fungsi

Subjektif temporal ini memiliki sebuah fungsi yang dengan memesan secara kronologis suatu situasi atau peristiwa untuk membuat makna kalimat itu dapat dimengerti. Terdapat beberapa tipe diantaranya ialah konjungsi temporal yang setara dengan konjungsi temporal tidak sama.

Baca juga : Teks Eksemplum, Pengertian, Struktur, Unsur, Ciri & Contohnya

Nah, mungkin cukup sekian dulu penjelasan yang dapat Mimin bagiaka pada kesempatan kali ini mengenai Unsur Instrinsik Novel. Semoga dengan adanya ulasan diatas dapat bermanfaat dan menambah wawasan bagi kalian. Terima kasih telah berkunjung dan jangan lupa untuk terus ikuti artikel Palembangtalk.com.

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *