Larangan Mudik Tidak Sepenuhnya Berhasil, Namun Bukan Berarti Gagal Total

Larangan Mudik Tidak Sepenuhnya Berhasil, Namun Bukan Berarti Gagal Total

Palembangtalk.com Larangan Mudik Tidak Sepenuhnya Berhasil, Namun Bukan Berarti Gagal Total – Halo sobat kembali lagi dengan admin nih, kali ini admin akan membahas informasi mengenai berita Larangan Mudik Tidak Sepenuhnya Berhasil,Namun Bukan Berarti Gagal Total. Yuk simak dan ikuti terus ulasan-ulasan yang akan admin bagikan ini mengenai berita ini hingga selesai.

Pada Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Muhadjir Effendy menyatakan larangan mudik sudah mampu menekan angka masyarakat yang ingin tetap mudik ke kampung halaman saat lebaran Idulfitri

Baca juga: Pemudik Tenggelam Karena Nekat Mudik Lewat Jalur Sungai Ditemukan Tewas

Upaya yang dilakukan pihak kepolisian saat penyekatan arus balik mudik

“Memang benar kebijakan larangan mudik ini tidak berhasil sampai 100 persen, namun bukan berarti gagal sama sekali. Secara umum sudah bagus dan ada sedikit perkembangannya,” kata Muhadjir seperti dikutip dari salah satu stasiun tv, pada hari Minggu (16/5/2021).

Muhadjir lalu membandingkan jumlah pemudik berdasarkan data yang dimiliki kepolisian dengan prediksi yang disampaikan oleh Satuan Tugas Penanganan Covid-19. Para pemudik yang tetap pulang kampung pada Lebaran 2021 berkisar 1 juta orang, jauh lebih rendah dari prediksi Satuan Tugas Penanganan Covid-19 menjadi 18,9 juta orang yang di prediksikan. Faktanya larangan mudik itu sudah membuah hasil, karena jumlah yang mudik secara nyata lebih kecil dari yang sudah di prediksikan oleh Satuan Tugas Penanganan Covid-19

Baca juga: Tragedi Roket China Long March 5B Jatuh Di Samudra Hindia

“Karena ini kan bicara tentang masyarakat atau orang, bukan mobilitas transportasi umum, jadi susah untuk dipastikan,” ungkapnya.

“Tetapi apa yang sudah dilakukan Pak Menhub (Menteri Perhubungan), aparat kepolisian dan TNI di dalam melakukan penyekatan dan larangan ketika berangkat, saya kira ini sudah sangat berharga untuk dijadikan dasar kita membijaksanai saat pemudik sedang melaksnakan jalur arus mudik nanti. Pihak petugas penyekatan bisa menimalisirkan arus balik tersebut,” Muhadjir menambahkan.

Muhadjir menyampaikan, pemerintah telah menyiapkan antisipasi untuk menyambut pemudik sekembalinya dari kampung halaman. Muhadjir menambahkan antisipasi tidak hanya diterapkan di kota DKI Jakarta, tetapi juga di sejumlah kota lainnya diterapkan juga. Agar penerapan antisipasi larangan mudik dan jalur arus balik mudik berjalan sesuai harapan pemerintah.

“Ibu Kota bukan satu-satunya. Ini semua sudah kita hitung, termasuk Ibu Kota di setiap provinsi yang nanti juga akan menjadi tujuan arus balik,” ujarnya.

Dalam upaya menekan lonjakan penyebaran virus corona ( covid-19), Muhadjir mengatakan Kementerian Kesehatan menambah jumlah pelacak (tracer) dari 5.000 orang menjadi 100.000 orang.

“Mudah-mudahan ini akan bisa lebih mengefektifkan untuk mencegah terjadinya penyebaran virus varian baru yang sudah berada di Singapura, Malaysia, Filipina, dan mudah-mudah ngara Indonesia tidak sampai seperti yang terjadi di negara yang sangat parah itu,”pungkasnya.

Baca juga: KPK Mengklaim Pembebastugasan 75 Pegawai Tak Ganggu Kinerja Penanganan Korupsi

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *