Lebaran Mudik Dilarang, WNA Dibolehkan Masuk Ke Indonesia

lebaran mudik dilarang wna dibolehkan masuk

palembangtalkLebaran Mudik Dilarang, WNA Dibolehkan Masuk Ke Indonesia – Kementerian Kesehatan RI membeberkan alasan mengapa Warga Negara Asing (WNA) tetap diperbolehkan masuk ke Indonesia di saat pemerintah melarang masyarakat mudik ke kampung halamannya pada momen Idul Fitri 1442 Hijriyah.

Direktur Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular Langsung Kemenkes Siti Nadia Tarmizi telah mengatakan, larangan mudik yang ditetapkan akan mengurangi mobilitas masyarakat. Jika mobilitas WNA tinggi ditambah mobilitas WNI yang juga tinggi, maka kata dia, penyebaran virus corona tidak terkendali.

“Justru kita tahu, jika tidak ada larangan mudik maka 33 persen masyarakat akan mudik. Maka dari itu, pergerakan yang bersamaan pada kurun waktu tertentu ini yang akan berpotensi membuat lonjakan kasus Covid-19,” ujar Nadia.

Kalau pemerintah tidak mengeluarkan larangan mudik, penyebaran kasus virus Corona di Indonesia diprediksi dapat melonjak seperti pengalaman-pengalaman libur panjang sebelumnya. “Dengan pelarangan saja masih ada 17,9 juta (orang) yang (diprediksi) akan mudik,” kata Nadia.

Juru bicara vaksinasi Kemenkes itu juga mengatakan, bahwa pemerintah sudah memikirkan dengan matang terkait dua aturan pembatasan mobilitas baik terhadap WNI maupun WNA.

Dalam membuat aturan itu, kata Nadia, sebenarnya pemerintah pun mengedepankan keselamatan masyarakat Indonesia, dan tidak bertujuan memberatkan warga Indonesia.

Baca juga : Buruh China Masuk Indonesia Saat Larangan Mudik, Politikus Angkat Bicara

“Justru kita yang memikirkan bagaimana menjaga masyarakat kita, karena tentunya pemerintah memikirkan dampak yang lebih besar terhadap warganya sendiri,” katanya.

Lagi pula, kata Nadia, pemerintah sebenarnya telah membatasi pergerakan WNA melalui Peraturan Menteri Hukum dan HAM RI Nomor 26 Tahun 2020 tentang Visa dan Izin Tinggal dalam Masa Adaptasi Kebiasaan Baru.

Selain itu, para WNA yang tiba di Indonesia itu bukan untuk liburan, melainkan untuk bekerja dan sudah memenuhi aturan keimigrasian.

Secara terpisah, Direktur Jenderal Imigrasi Kementerian Hukum dan HAM Jhoni Ginting menegaskan bahwa seluruh warga negara asing (WNA) asal China, yang masuk ke Indonesia melalui Bandara Soekarno-Hatta, telah memenuhi aturan keimigrasian dan aturan perjalanan internasional pada masa pandemi Covid-19 di Indonesia.

Aturan yang dimaksud salah satunya adalah Peraturan Menteri Hukum dan HAM RI Nomor 26 Tahun 2020 mengenai Visa dan Izin Tinggal dalam Masa Adaptasi Kebiasaan Baru kemudian Surat Edaran Nomor 8 Tahun 2021 mengenai Protokol Kesehatan Perjalanan Internasional pada Masa Pandemi Corona Virus Disease 2019 (Covid-19).

“Penanganan setiap warga negara asing yang berkunjung ke Indonesia sudah mengikuti aturan Satuan Tugas Penanganan Covid-19. Petugas Imigrasi tidak akan memberikan izin masuk jika para WNA tidak lulus pemeriksaan kesehatan oleh petugas,”

Diketahui, sampai saat ini, pelarangan masih berlaku untuk WNA yang ingin datang dengan tujuan wisata. Pemerintah pun sudah menghentikan sementara pemberian bebas visa kunjungan serta Visa on Arrival (VOA) sejak awal Maret 2020 untuk mencegah lonjakan penyebaran Covid-19

Baca juga : Berita Viral Seorang Pria Mengajak untuk Terobos Penyekatan Larangan Mudik, Polisi Turun Tangan

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *