Mahasiswa Di Kalimatan Barat, Demo tolak larangan Mudik Lebaran 2021

Mahasiswa Di Kalimatan Barat, Demo tolak larangan Mudik Lebaran 2021

Palembangtalk.comMahasiswa Di Kalimatan Barat, Demo tolak larangan Mudik Lebaran 2021 – Halo sobat kembali lagi dengan admin nih. Kali ini admin akan menjelaskan informasi mengenai Mahasiswa Di Kalimatan Barat, Demo tolak larangan Mudik Lebaran 2021, yuk simak dan ikuti terus ulasan – ulasan yang akan admin bagikan ini hingga selesai.

Berdasarkan larangan mudik yang di beritahu perintah kalimantan barat. Karena itu banyak puluhan mahasiswa yang tergabung dalam aliansi mahasiswa Kalimantan barat menggugat demo didepan kantor Gubernur Kalimantan barat.

Mulai pagi tadi hingga siang hari ini tetap menunggu keputusan dari Gubenur kalimantan barat untuk memberi izin kepada

Puluhan Mahasiswa menolak kebijakan larangan mudik yang dinilai tanpa solusi konkret dari pemerintah untuk masyarakat di pontianak.

Dalam demo ini” mahasiswa tetap menginginkan masyarakat mudik sesuai dengan persyaatan di izinkan untuk melakukan mudik lebaran tahun 2021″

Baca juga: Hujan Deras, Kota Bekasi Semalaman Di Rendam Banjir 15 Titik di 6 Kecamatan

Sebanyak tiga kali tuntuatan itu di ajukan atau dilayangkan dari puluhan Mahasiswa.

Salah satunya minta pemerintah Kalimantan barat menyediakan swab PCR atau antigen gratis bagi mayarakat atau mahasiswa yang ingin mudik lebaran 2021 saat lebaran dan pasca lebaran nanti, agar mereka tidak tercegat di posko penyekatan untuk mudik lebaran tahun 2021.

Mahasiswa meminta pemerintah memberi subsidi bantuan bagi pekerja transportasi, dan meminta pemerintah daerah memberikan fasilitasi mahasiswa pendatang diluar Kalimantan akan hendak mudik lebaran ke kampung halaman mereka masing – masing.

Baca juga :3 Berita Top Terkini: Singapore Airlines Tunda Terbang Ke Bali, PHRI Kecewa

Melalui aksi demo tersebut mahasiswa berharap Kepada Gubernur Kalimantan barat mengambil kebijakan daerah dengan tidak hanya mengikuti kebijakan dari pusat saja tetapi harus memberikan dipensasi dari untuk mahasiswa yang ingin pulang ke kampung halaman nya.

Berdasarkan demo Mahasiswa meminta adanya solusi konkret dari Gubernur Kalimantan barat walau harus menunggu hingga sore hari atau besok lusa.

Walikota Gubernur Menanggapi aksi dari mahasiswa itu, Gubernur Kalimantan Barat, Sutarmdiji menyampaikan bahwa larangan mudik itu adalah kebijakan nasional, dalam hal ini gubernur, bupati, walikota wajib mematuhinya.

“Jadi kenapa demo ke gubernur, harusnya kita bersama focus menangani covid-19 agar bisa reda,” pungkasnya.

Kedatangan para mahasiswa ke kantor Gubernur Kalimantan barat yang menyampaikan penolakan larangan mudik lebaran ditemui Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Barat, Harisson.

Baca juga: Kabar Berita Dari Komedian, Kondisi Sapri Pantun Dikabarkan Jatuh Sakit

Usai bertemu dengan Puluhan Mahasiswa di Kalbar yang melakukan aksi Tolak Larangan mudik, Harisson menjelaskan terkait regulasi Larangan mudik ini merupakan kebijakan dari pusat.

Dalam hal ini Pemprov Kalimantan barat maupun kabupaten kota di Kalimantan barat tentu akan menjalankan sesuai arahan dan kebijakan dari Pemerintah pusat.

“Kita tidak boleh bertentangan dengan kebijakan pusat, karena kita adalah NKRI. Jadi kebijakan larangan mudik ini sudah menjadi kebijakan Pusat, dan kita harus mengikutinya,” ujar Harisson.

Dimana Pemerintah Provinsi sampai kabupaten kota dalam hal ini hanya mengikuti dan menjalankan apa yang sudah di perintahkan oleh pemerintah pusat.

ujar Harisson menambahkan bahwa Kebijakan larangan mudik ini sebenarnya bukan tanpa alasan.

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *