Malaysia Lockdown Total Akibat Covid-19 Jelang lebaran 2021,Mudik Dilarang

Malaysia Lockdown Total Akibat Covid-19 Jelang lebaran 2021,Mudik Dilarang

Palembangtalk.com Malaysia Lockdown Total Akibat Covid-19 Jelang lebaran 2021,Mudik Dilarang – Halo sobat kembali lagi dengan admin nih, kali ini admin akan membahas informasi mengenai Malaysia Lockdown Total Akibat Covid-19 Jelang lebaran 2021,Mudik Dilarang. Yuk simak dan ikuti ulasan – ulasan yang akan admin bagikan ini hingga selesai.

Di Negara Malasyia kota kuala lumpur sedang menerapkan Lockdown nasional menjelang lebaran 2021. Berdasarkan keputusan ini diambil oleh Perdana Menteri Muhyiddin Yassin, agar mencegah pertambahan penyebaran infeksi virus covid-19.

Baca juga: Dua Bocah Tenggelam Di Basement Nirmala Square Tegal

Pada kasus Covid-19 di malaysia sedang meningkatnya virus covid19 hingga 4.000 kasus perhari, sehingga diambil keputusan untuk menlockdown.

PM Yassin berkata pemerintah perlu mengambil tindakan seperti itu, karena meningkatnya covid19 agar situasi tidak ” terjerumus ke dalam malapetaka untuk kesehatan yang lebih buruk lagi buat masyarakat”

Sehubungan dengan keputusan itu, Sidang Umum Majelis Kesehatan Negara Mengenai COVID-19 yang saya pimpin hari ini telah membuat keputusan untuk melaksanakan Perintah Kawalan Pergerakan Di Seluruh Negara,” demikian dalam pernyataan PM Yassin pada hari senin tanggal 10 Mei 2021 dalam keterangan tertulis dari akun Facebook miliknya.

Pada dalam aturan itu, perjalanan lintas daerah ditegas dilarang larangan mudik, kecuali untuk pergi karena alasan atau tujuan tertentu, seperti bekerja, vaksinasi, dan pasangan jarak jauh.

Baca juga: Lebaran Mudik Dilarang, WNA Dibolehkan Masuk Ke Indonesia

Semua acara (majlis) sosial juga dilarang selama lockdown nasional berlaku. Ini termasuk ziarah kubur dan silaturahmi Idul Fitri atau lebaran.

“Larang semua bentuk himpunan sosial termasuk kenduri-kendara, majlis perkawinan dan pertunangan, majlis doa selamat dan tahlil, majlis makan malam, majlis sambutan hari jadi serta majlis-majlis resmi kerajaan dan swasta,” tegas PM Yassin.

Kantor diminta melaksanakan WFH. Semua institusi pendidikan akan kembali ditutup. Aktivitas rekreasi juga dilarang kecuali olahraga individu di lokasi terbuka seperti jogging, bersepeda, dan senam.

Salat Idul Fitri dengan Syarat yang telah ditentukan oleh pemerintah

Sementara itu, salat sunah Idul Fitri masih dibolehkan di Malaysia saat lockdown, namun peserta tak boleh melebihi 50 orang bagi masjid dengan kapasitas 1.000 jemaah, serta 20 orang bagi masjid dengan kapasitas kurang dari 1.000 jemaah.

Operasional rumah ibadah non-Muslim di Malaysia juga ikut diperketat.

Tempat penjual makan di restoran atau kedai juga dilarang atau ditutup dulu sementara waktu

PM Yassin memprediksi risiko dengan varian-varian baru yang kadar penularannya yang lebih tinggi. Alhasil, sistem atau daya kesehatan atau imunitas tubuh kita semakin kesulitan.

Larangan terkait perjalanan daerah dan aktivitas sosial dimulai pada tanggal 10 Mei hingga pada tanggal 6 Juni 2021. Sementara, aturan larangan lain berlaku pada 12 Mei hingga 7 Juni 2021.

Namun pada sektor ekonomi masih boleh beroperasi untuk situasi saat ini.

Baca juga: Berita Kondisi Terkini Sapri di Rumah Sakit, Sempat Nangis Terharu Dijenguk Otis Hahijary

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *