Mayat Pria Berkalung Perak, Ditemukan di Pantai Samas Bantul

Mayat Pria Berkalung Perak, Ditemukan di Pantai Samas Bantul

Palembangtalk.com Mayat Pria Berkalung Perak, Ditemukan di Pantai Samas Bantul – Ada sesosok mayat laki-laki ditemukan terdampar di tepi Pantai Samas Kelurahan Srigading kapanewon Sanden Bantul, pada hari Jumat (18/6/2021) pagi. Mayat pria tanpa identitas tersebut pertama kali ditemukan oleh seorang warga yang hendak mencari kayu bakar.

Komandan SAR Satlinmas Wilayah IV, Dwi Rias Pamuji menjelaskan, mayat berjenis kelamin laki-laki ini pertama kali ditemukan warga sekitar pukul 04.30 WIB. Pagi itu, Tukimin warga setempat bermaksud mencari kayu bakar di pesisir timur Pantai Samas.

Kemudian ia melihat ada sosok mayat di pinggiran pantai, di mana mayat pria tersebut dalam posisi terlentang di antara kayu-kayu yang terdampar di pinggir pantai. Melihat ada mayat pria, Tukimin langsung melaporkan penemuan tersebut ke Anggota Satlinmas Wilayah 4.

Baca juga: Sang Supir Truk Di Kaltim Cabuli Anak Remaja, Dengan Modus Pacaran

“Dan kebetulan anggota kami ada yang berada di sekitar wilayah Pantai Samas bantul untuk berpatroli,” terangnya.

Anggota SAR Satlinmas Wilayah 4 langsung berkoordinasi dengan TNI AL dan Ditpolairud. Mereka langsung menuju lokasi penemuan mayat pria tersebut.

Pada hari Jumat, Anggota SAR Satlinmas Wilayah 4 langsung berkoordinasi dengan TNI AL dan Ditpolairud. Mereka bersama-sama langsung menuju lokasi penemuan mayat pria tersebut.

Kemudian mayat pria itu dipindahkan ke lokasi yang lebih aman dari jangkauan ombak pantai, sembari menunggu Tim inafis dari Polres Bantul dan Puskesmas Sanden datang ke lokasi penemuan mayat pria tersebut.

Baca juga: Kasus Covid-19 Meningkat, DPR Minta Sekolah Tatap Muka Ditunda

Beberapa saat kemudian, Tim Inafis dan Petugas Puskesmas datang untuk mendapatkan proses penyelidikan serta melakukan penanganan lebih lanjut.

Baca juga: Bocah SD Ditemukan Tewas Mengenaskan, di Pinggir Jalan Bengkalis

Setelah proses penyelidikan dari Puskesmas Sanden, kemudian pihak puskemas sanden menyimpulkan mayat pria tersebut diperkirakan sudah meninggal lebih dari 1×24 Jam.

Mayat pria sudah kami evakuasi ke RSUD Panembahan senopati guna mendapatkan hasil penyebab kematian pria tanpa indentitas tersebut

“Mayat pria tersebut telah kami evakuasi ke RSUD Panembahan Senopati guna mendapatkan hasil penyelidikan yang jelas mengenai penyebab kematian mayat pria tanpa indentitas itu,” tambahnya.

Setelah itu pihak kepolisian mengumumkan kepada semua masyarakat setempat, bagi setiap keluarga yang merasa kehilangan salah satu anggota keluarganya bisa melakukan pengecekan ke rumah sakit.

Guna memastikan apakah mayat itu salah satu anggota keluarganya, dan di mana mayat tersebut berjenis kelamin Laki-laki dan di perkirakan berumur lebih dari 50 tahun.

Baca juga: 369 Pasien Covid-19 Dirawat, Kapasitas Tempat Tidur RSLI Surabaya Tersisa 31

Dan kemudian Ciri-ciri mayat pria tersebut, diketahui berambut lurus hitam botak, Warna kulit sawo matang, dan menggunakan kalung perak di lehernya.

Pada saat ditemukan, mayat pria tersebut mengenakan kaos kaki kuning garis putih abu abu merek Agnesis, Celana dalam biru, Jempol kaki kanan dan tangan kanan ada hansaplast. Mayat pria saat itu tidak mengenakan pakaian atau bertelanjang dada dan hanya mengenakan celama dalam.

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *