Menjelang Lockdown, Warga Malaysia Sibuk berbelanja ke Supermarket

Menjelang Lockdown, Warga Malaysia Sibuk berbelanja ke Supermarket

Palembangtalk.comMenjelang Lockdown, Warga Malaysia Sibuk berbelanja ke Supermarket – Pihak Pemerintah Malaysia telah mengumumkan kepada masyarakat akan menerapkan lockdown nasional selama 14 hari untuk mencegah peningkatan kasus infeksi virus Corona. Terlepas dari kepastian pemerintah bahwa barang-barang penting akan tersedia selama lockdown total berlaku mulai 1-14 Juni mendatang, warga Malaysia di sejumlah wilayah mulai menyimpan persediaan makanan dan kebutuhan lainnya sejak jam 8 pagi waktu setempat.

Seperti dilansir media Malaysia, palembangtalk.com, pada hari Sabtu (29/5/2021), foto-foto antrian panjang di supermarket, bahkan ada meja kasir pembelinya yang mencapai hingga beberapa ratus meter, yang tengah beredar di media sosial.

Foto-foto tersebut menunjukkan bahwa orang berbondong-bondong ke supermarket untuk membeli bahan makanan, walaupun toko-toko yang menjual kebutuhan pokok akan tetap buka selama lockdown.

Baca juga: Kronologi Kepala Subsektor Oksamol Papua Tewas, Diserang Enam OTK

Di Klang Valley, pemilik bisnis, Natasha Shazana Azmi, yang pergi berbelanja pada hari Sabtu (29/5) pagi, mengatakan, berdasarkan pengalaman lockdown sebelumnya, akan lebih sulit berbelanja saat lockdown pugkasnya.

“Kita tidak bisa marah kepada orang-orang yang panik membeli kebuthan pokoknya sekarang karena selama MCO (lockdown) pertama, kita bisa melihat betapa sulitnya berbelanja karena banyak barang yang kehabisan stok dan rak-rak kosong,” tambah wanita berumur 27 tahun itu.

“Lockdown atau tanpa lockdown, antriannya akan tetap panjang karena kita ada banyak pembatasan. Jadi lebih baik lakukan sekarang. Karena sekarang saya bisa mendapatkan apa yang saya butuhkan,” katanya.

Eksekutif pemasaran Justin Lim (32) mengatakan juga bahwa dia memutuskan untuk pergi berbelanja untuk keluarganya yang beranggotakan enam orang karena dia tidak ingin menghadapi kemungkinan tidak mendapatkan barang-barang seperti roti saat penerapan lockdown dilaksanakan nanti,

“Meskipun kami telah disediakan aplikasi untuk berbelanja online, belanja online itu tidak mudah karena pengiriman memakan waktu yang lama dan kami tidak bisa memilih barang segar,” tambahnya.

Baca juga: Saat Muncul di Friends: The Reunion, Harga Outfit BTS Hingga Rp79 Juta

“Saya sudah mencoba memesan secara online selama lockdown pertama dan ternyata sangat lambat dan barangnya tidak segar lagi,” pungkasnya.

Sehingga kami merasa kecewa atas belanja online saat lockdown dilaksanakan.

“Jadi Lebih baik belanja hari ini selagi barang-barang masih tersedia dan membeli semua persediaan yang dibutuhkan,” ujarnya sembari membawa barang kebutuhannya.

Di Penang, pada sebuah supermarket lokal memiliki antrian panjangdari meja kasir sampai di luar pintu masuk sampai 200 meter panjang antriannya.

Terlihat Supermarket yang biasanya sepi di kunjungi pembeli kini memiliki banyak pengunjung yang berkumpul pada pukul 10 pagi dan membuat supermarket merasa senang atas keramaian pembeli di toko tersebut.

Baca juga: Peristiwa Kecelakaan Maut di Deli Serdang, Mengakibatkan 1 Orang Tewas

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *