Mulai Besok Masuk DKI Pakai Surat Bebas Covid, Bukan SIKM Lagi

Mulai Besok Masuk DKI Pakai Surat Bebas Covid, Bukan SIKM Lagi

Palembangtalk.comMulai Besok Masuk DKI Pakai Surat Bebas Covid, Bukan SIKM Lagi – Halo sobat kembali lagi dengan admin nih, kali ini admin akan membahas informasi mengenai berita Mulai Besok Masuk DKI Pakai Surat Bebas Covid, Bukan SIKM Lagi. Yuk simak dan ikuti ulasan-ulasan yang akan admin bagikan ini hingga selesai.

Pemberlakuan Surat Izin Keluar Masuk (SIKM) sebagai syarat berpergian dari dan keluar wilayah DKI Jakarta berakhir hari ini, Senin (17/5). Dengan demikian, warga sudah tidak memerlukan dokumen SIKM sebagai syarat perjalanan dan mulai hari Selasa (18/5). Pemudik hanya pakai surat bebas covid saat masuk kawasa DKI Jakarta.

Baca juga: Pemudik Tenggelam Karena Nekat Mudik Lewat Jalur Sungai Ditemukan Tewas

Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria mengatakan warga yang kemarin sempat mudik atau keluar kota hanya butuh surat keterangan bebas virus corona (Covid-19).

“Jadi dokumen yang harus disiapkan itu dipastikan negatif, surat keterangan bebas Covid-nya. Dari situ nanti ada pengaturan lainnya,” ucap Riza di Balai Kota Jakarta, pada hari Senin (17/5).

Petugas periksa dokumen izin mudik, saat larangan mudik lebaran.

Menurut Riza warga yang hendak ke Jakarta juga hanya perlu menunjukkan dokumen kependudukan seperti KTP. Kemudian, nantinya warga yang akan masuk ke Jakarta hanya akan ditanya oleh petugas di pos-pos penyekatan.

“Tentu dokumen lainnya yaitu KTP yang bersangkutan, dari arah mana, mau kemana. Tapi yang paling penting kan tes nya negatif,” pungkasnya.

Kebijakan SIKM sebagai syarat keluar masuk Jakarta tercantum dalam Keputusan Gubernur Nomor 569 Tahun 2021 tentang Prosedur Pemberian Izin Keluar masuk Provinsi DKI Jakarta Selama Masa Larangan Mudik Idulfitri 1442 Hijriah.

Diktum kedua Kepgub tersebut menyatakan Penerbitan SIKM paling lama dua hari sejak persyaratan dinyatakan lengkap dan berlaku selama masa larangan mudik dari tanggal 6 Mei hingga 17 Mei 2021.

Baca juga: Tragedi Roket China Long March 5B Jatuh Di Samudra Hindia

Lebih lanjut, Riza mengatakan pihaknya bekerja sama dengan berbagai pihak, termasuk sejumlah kepala daerah untuk melakukan penyekatan selama masa arus balik tahun ini.

“Terkait arus balik mudik sudah kita rapatkan, dimungkinkan arus balik itu dilakukan penyekatan, kami kerja sama dengan seluruh kepala daerah, Jabar, Banten, penyangga lainnya, termasuk Botabek kerja sama,” ujar Riza.

“Untuk memastikan agar arus balik dapat kita kurangi, dan juga nanti ada penyekatan, pemeriksaan random antigen atau swab PCR dan sebagainya. Semua sesuai prosedur yang di buat,” ungkapnya

Sementara itu, Kepolisian juga masih menurunkan beberapa personel di sejumlah titik pos penyekatan meski Operasi Ketupat 2021 selesai pada hari ini, Senin (17/5).

Kepala Biro Pembinaan Operasional Staf Operasi Kapolri Brigadir Jenderal Roma Hutajulu menyampaikan bahwa penyekatan arus balik berlangsung sepanjang 18-24 Mei untuk mengantisipasi arus balik dengan sejumlah langkah.

Polri telah menyiapkan 109 lokasi checkpoint di sepanjang wilayah Sumatera, Jawa hingga Bali untuk melakukan tes acak antigen selama arus balik berlangsung.

Baca juga: KPK Mengklaim Pembebastugasan 75 Pegawai Tak Ganggu Kinerja Penanganan Korupsi

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *