P2G Kritik Mentri Pendidikan bersikeras Buka Sekolah Di masa Pandemi

P2G Kritik Mentri Pendidikan bersikeras Buka Sekolah Di masa Pandemi

Palembangtalk.comP2G Kritik Mentri Pendidikan bersikeras Buka Sekolah Di masa Pandemi – Perhimpunan Pendidikan dan Guru (P2G) mengkritik sikap Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi, Nadiem Makarim yang bersikeras membuka sekolah pada bulan Juli 2021 mendatang.

Pengurus P2G Satriwan Salim mengatakan bahwa sekolah belum siap dibuka karena proses vaksinasi kepada guru dan tenaga kependidikan belum berjalan secara efektif sesuai target.

Menurutnya, target vaksinasi kepada 5 juta guru sampai bualn Juni pun tidak mungkin tercapai untuk saat ini, ujar Satriwan, dan baru sekitar 1 juta guru yang divaksinasi.

“Jadi bagaimana jika sekolah bisa dibuka kalau vaksinasinya baru sampai 1 juta? Nah untuk nomor satu masih sangat tidak efektif kami menilainya,” kata Satriwan kepada palembangtalk.com, pada hari Kamis (3/6).

Baca juga: Menteri Pendidikan, Minta Sekolah Dibuka Dan Tidak Ada Penundaan Lagi

Satriwan juga tidak yakin jika proses vaksinasi terhadap 5 juta guru akan selesai pada Agustus 2021. Sebelumnya, Nadiem makrim telah merevisi target vaksinasi kepada 5 juta guru sampai Agustus.

“Kami P2G meragukan vaksinasi mencapai lima juta, termasuk dosen ya, dan tenaga kependidikan, kami meragukan rampung di bulan Agustus,” ujarnya.

Selain proses vaksinasi yang lama, Satriwan juga mengkritik tidak efektifnya proses pengisian daftar kesiapan sekolah melaksanakan pembelajaran tatap muka (PTM). Saat ini, kata dia, baru 54,35 persen yang telah menyatakan siap menggelar PTM dari sekitar 530 ribu sekolah.

Namun, ia meragukan data tersebut lantaran Kemendikbudristek belum merilis 54,35 persen sekolah yang siap PTM. Ia pun meminta Kemenidkbudristek membuka data sekolah yang bisa mengikuti pembelajaran tatap muka (PTM).

Hasil survei yang dilakukan pihaknya mendapati banyak sekolah yang belum sepenuhnya memenuhi sejumlah syarat yang ditentukan pemerintah.

“Karena pertemuan kami ketika uji coba pembelajaran tatap muka (PTM, yang sekarang sedang berlangsung itu, misalnya ada sekolah yang punya thermo gun punya satu. Ini kan bermasalah karena belum memenuhi 11 kelompok yang di periksa,” katanya.

bersikeras sekolah belajar tatap muka pada bulan juli P2G mengkritik mentri pendidikan

Sebelumnya Nadiem juga mengatakan rencana pembukaan sekolah mulai tahun ajaran baru 2021/2022 tidak bisa ditawar lagi. Ia memahami kekhawatiran guru, tenaga kependidikan, dan orang tua terkait pembukaan sekolah di tengah pandemi Covid-19.

Baca juga: Target Vaksinasi Guru Mundur, Kemenkes Akui Ada Masalah Stok

Nadiem kemudian, mengatakan akan menargetkan penuntasan vaksinasi guru pada Juli-Agustus, dan dia juga mengatakan penundaan pembukaan sekolah bisa berdampak panjang bagi siswa.

“Tentu bapak ibu sudah pahami masa depan Indonesia sangat bergantung pada sumber daya manusia. Sehingga tidak ada tawar-menawar untuk pendidikan, terlepas dari situasi pandemi yang kita hadapi,” kata Nadiem dalam acara yang disiarkan Youtube Kemendikbud RI, Rabu (2/6).

Sementara, kelompok sekolah sudah muncul di SMAN 4 Pekalongan, Jawa Tengah, dengan 37 kasus covid-19 ke tenaga pendidik di dalam sekolah tersebut.

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *