Pelaku Perampokan dan Pemerkosaan ABG, Di Bekasi Diringkus Polisi

Pelaku Perampokan dan Pemerkosaan ABG, Di Bekasi Diringkus Polisi

Palembangtalk.com Pelaku Perampokan dan Pemerkosaan ABG, Di Bekasi Diringkus Polisi – Halo sobat kembali lagi dengan admin nih. Kali ini admin akan membahas informasi mengenai berita Pelaku Perampokan dan Pemerkosaan ABG Di Bekasi Diringkus Polisi. Yuk simak, dan ikuti ulasan-ulasan yang akan admin bagikan ini hingga selesai.

Pihak Polisi berhasil meringkus salah satu pelaku kasus perampokan dan pemerkosaan terhadap anak di bawah umur (ABG) yang terjadi di wilayah Bintara, Bekasi Jawa Barat.

Pelaku berinisial RPĀ diduga turut berperan untuk mengawasi keadaan di sekitar rumah saat aksi perampokan dan pemerkosaan itu terjadi. Sementara otak atau dalang dalam kasus ini, yakni RTS saat ini masih buron dan dalam pengejaran pihak aparat kepolisian.

Baca juga: Pemudik Tenggelam Karena Nekat Mudik Lewat Jalur Sungai Ditemukan Tewas

“Peran RP dalam perampokan tersebut adalah mengawasi keadaan sekitar pada saat RTS melakukan pencurian,” ujar Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus saat jumpa pers di Polda Metro Jaya, pada hari Senin (17/5).

Aksi perampokan dan pemerkosaan terjadi pada hari Sabtu (15/5) malam. Mulanya, kedua pelaku bertemu di daerah Artha Gading, Jakarta Utara.

Selanjutnya, mereka berangkat ke rumah RTS di Bekasi guna mengambil tang yang akan digunakan untuk mencuri di rumah yang sudah mereka targetkan.

Lalu, keduanya bergerak ke daerah Bintara, Bekasi dan mereka sampai kerumah yang dijadikan sebagai target aksi pencurian.

Setelah menemukan sasaran, pelaku RTS langsung memanjat tembok belakang rumah dan masuk lewat lubang ventilasi. Sementara pelaku RP menunggu di semak-semak yang tidak jauh dari rumah tersebut untuk mengawasi situasi.

Pada saat RTS masuk ke dalam rumah, korban yang merupakan anak di bawah umur itu sedang tidur-tiduran di ruang tamu keluarga.

Foto: Pelaku Perampokan dan Pemerkosaan ABG, Di Bekasi Diringkus Polisi

“Pada saat itu kemudian yang pelaku melakukan percakapan, penyekapan terhadap korban. Setelah itu mereka lakukan tindakan pemerkosaan dengan mengancam, bahwa jika kalu ia berteriak maka ia akan di bunuh oleh pelaku perampokan dan pemerkosaan” ujar Yusri.

Baca juga: Tragedi Roket China Long March 5B Jatuh Di Samudra Hindia

Diungkapkan Yusri, dalam aksinya itu, pelaku juga mengambil dua unit handphone milik korban. Bahkan, pelaku juga sempat menanyakan kode password handphone tersebut kepada korban.

“Yang satu memang diberikan password-nya, yang satu tidak, setelah itu baru pelaku kembali keluar melalui tempat masuk dan melarikan diri,” ungkapnya.

Selain RP, polisi juga turut menangkap AH selaku penampung hasil curian para pelaku. AH ini, kata Yusri, juga merupakan pemilik sepeda motor yang digunakan oleh RP dan RTS saat beraksi melakukan tindakan kriminal.

“Pekerjaan sehari-hari mereka semua ini adalah ‘Perampok atau pencuri’. Kami masih mendalami terus apakah kemungkinan juga pelaku-pelaku ini memang spesialis di sini atau bukan, masih kita dalami,” ujar Yusri.

Berdasarkan hasil pemeriksaan, RP dan AH juga diketahui positif mengkonsumsi ekstasi dan sabu. Hal tersebut diketahui berdasarkan hasil tes urine terhadap kedua pelaku.

“Keduanya akan kita rujuk ke Ditresnarkoba Polda Metro Jaya untuk dilakukan pemeriksaan,” ucap Yusri.

Atas perbuatannya kedua tersangka telah ditahan di Rutan Polda Metro Jaya. Sedangkan RTS masih dalam kejaran.

Atas perbuatannya, RP dan AH dikenakan Pasal 365 Ayat (2) KUHP dan atau Pasal 285 KUHP dan atau Pasal 76D Jo Pasal 81 Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2014 tentang Perlindungan Anak dan atau Pasal 480 KUHP dengan ancaman pidana penjara di atas lima tahun.

Baca juga: Viral! Pemudik Memaki Petugas Penyekatan, Petugas Memaafkan Pemudik

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *