Pemerintah Tidak Berangkatkan Jemaah Haji 2021, ini alasannya

Pemerintah Tidak Berangkatkan Jemaah Haji 2021, ini alasannya

Palembangtalk.comPemerintah Tidak Berangkatkan Jemaah Haji 2021, ini alasannya – Pemerintah telah memutuskan untuk kembali tidak mengirim jemaah pada ibadah haji 2021 ke tanah suci. Keputusan yang diambil itu merupakan yang kedua kalinya berturut-turut sejak tahun 2020. Pemberlakuan pembatalan naik haji agar para jemaat dapat terhindar dari virus covid-19 di seluruh dunia,

Menteri Agama (Menag) Yaqut Cholil Qoumas menjelaskan ada sejumlah pertimbangan pemerintah sebelum, memutuskan bahwa tidak ada berangkatkan jemaat haji ke tanah suci untuk tahun ini.

Menteri keagamaan yang biasa dipanggil Gus Yaqut mengatakan alasan tidak memberangkat jemaah haji Indonesia ke tanah suci. Alasannya tak lain karena pandemi Covid-19 yang masih malanda dunia, kesehatan dan keselamatan jiwa jemaah lebih utama dan harus di kedepankan untuk saaat ini.

Pertimbangan itu, di antaranya, karena pandemi Covid-19 yang belum berlalu di berbagai belahan dunia, termasuk Negara Saudi, sehingga dapat mengancam keselamatan jemaah yang ingin pergi ke tanah suci.

Baca juga: Pemerintah Batalkan Pemberangkatan Jemaah Haji Tahun 2021

Dengan kondisi covid-19 tersebut, Dia mengatakan pemerintah memiliki tanggung jawab menjaga dan melindungi warga negara Indonesia.

“Dalam ajaran Islam menjaga jiwa salah satu dari lima Maqashid Syariah selain menjaga proses keagamaan, akal, keturunan dan harta, yang harus dijadikan dasar pertimbangan utama penetapan hukum dan kebijakan agar keselamatan masyarakat dapat dijaga,”tambah Yaqut dalam konferensi pers wartawan, pada hari Kamis (3/6).

Pertimbangan itu selanjutnya, Yaqut mengatakan pemerintah Arab Saudi belum mengundang Pemerintah Indonesia untuk membahas dan menandatangani Nota Kesepahaman tentang Persiapan penyelenggaraan ibadah haji.

para jemaat naik haji dibatalkan

Selain itu, Pemerintah Arab Saudi juga belum membuka akses pelayanan ibadah haji, di sisi lain, pemerintah Indonesia butuh waktu yang cukup untuk mempersiapkan pelayanan jamaah haji yang akan berangkat ke tanah suci.

“Pemerintah Arab Saudi belum membuka akses pelayanan ibadah haji tahun 1442 H/2021, dan pemerintah Indonesia butuh sediakan waktu yang cukup untuk persiapan pelayanan jamaah haji yang akan berangkat haji,” tambah Yaqut.

Yaqut mengatakan sebelum mengambil kebijakan tersebut, pemerintah juga telah melakukan rapat dengan Komisi VIII DPR RI. Dalam rapat yangdibuat pada hari Rabu (2/6), pihak legislatif menghormati keputusan yang diambil pemerintah mengenai pelayanan pemberangkatan naik haji ke tanah suci bagi jemaat haji.

Baca juga: KPK Tidak Akan Bongkar 75 Pegawai Tak Lulus Wawasan Kebangsaan

“Bahwa berdasarkan pertimbangan sebagaimana dimaksud dari aturan itu, pemerintah telah menetapkan keputusan menteri agama tentang pembatalan keberangkatan jemaah haji pada penyelenggaraan ibadah┬áhaji 1442H/2021 M,” ujar Yaqut.

Karena virus covid-19 di seluruh dunia masih terus ada, jadi pemberangkatan naik haji untuk jemaat haji telah dibatalkan oleh pemerintah agar dapat mencegah penyebaran virus covid-19 pada jemaat haji tersebut.

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *