Pendaki Gunung Abbo Di Kabarkan Hilang, Kini Ditemukan Selamat

Pendaki Gunung Abbo Di Kabarkan Hilang, Kini Ditemukan Selamat

Palembangtalk.com Pendaki Gunung Abbo Di Kabarkan Hilang, Kini Ditemukan Selamat – Tim pencarian dan penolong (SAR) gabungan telah melakukan evakuasi pendaki asal Makassar, Bau Arifah (25) setelah empat hari melakukan pencarian terhadap pendaki gunung tersebut, sempat dinyatakan hilang sejak hari Minggu (6/6) di Gunung Abbo, Bantimurung, Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan.

Kapolres Maros AKBP Musa Tampubolon mengatakan bahwa pendaki gunung yang sempat nyatakan hilang kini telah ditemukan oleh Tim SAR gabungan, Bau Arifah alias Eva, dalam kondisi selamat, tetapi kondisinya yang sangat lemah.

“Kesusksesan dari para Tim SAR dan berkat keteguhan mereka yang terus mencari dan mengupayakan mencari pendaki gunung yang sempat hilang tersebut dan bisa menemukan saudari Eva,” tambah Musa seperti dikutip dari Antara, pada hari kamis (10/6).

Baca juga: Kronologi Kepala Sekolah di NTT Tewas Ditikam Orang Tua Siswa

Musa menjelaskan, peristiwa hilangnya Bau Arifah berawal saat korban bersama sembilan orang rekannya sedang mendaki Gunung Abbo, Bantimurung Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan. sejak hari Sabtu, tanggal 5 Juni 2021.

Pendakian yang dilakukan oleh oleh beberapa orang lain diantaranya 10 orang yang terdiri tujuh orang laki-laki dan tiga perempuan itu tanpa adanya pemberitahuan, kepada Polsek Bantimurung, pemerintah setempat, dan perangkat desa maupun warga sekitar.

“Mereka ada 10 orang diantaranya tujuh orang laki-laki dan tiga wanita. Mereka mendaki gunung Abbo sejak hari sabtu dan itu pun tanpa ada pemberitahuan kepada pihak lainnya. Peristiwa hilangnya satu orang teman mereka, baru sadar setelah keesokan harinya,” ujarnya.

Saat kabar hilangnya pendaki itu, semua Tim SAR langsung bersama-sama mencarinya, baik Tim SAR Polres Maros, Basarnas, PMI beserta dengan tim sukarela lainnya.

Berdasarkan informasi yang diterima dari anggotanya di lapangan, Bau Arifah bersama dengan kesembilan temannya berada di Gunung Abbo untuk membahas tentang organisasi yang akan mereka bentuk dan sebelum sampai puncak, mereka mendirikan tenda.

Namun setelah mereka mendirikan tenda, korban kemudian meminta izin untuk buang air kecil di balik batu perbukitan yang jaraknya tidak jauh dari lokasi tempat tenda didirikan atau ada sekitar 20 meter.

Setelah lima menit sejak izin buang air kecil, Namun korban tidak ada tanda-tanda kembali ke tendanya dan rekannya yang lain pun mulai melakukan pencarian.

Musa menjelaskan, pencarian selama beberapa jam yang tidak membuahkan hasil itu, membuat tiga orang rekannya yang lain turun gunung mencari pertolongan dan sisanya melanjutkan pencarian terhadap temannya yang hilang tersebut.

Baca juga: Penjelasan Anak Buah Sri Mulyani Terkait Soal Pajak Sembako

“Karena korban tidak juga ditemukan, beberapa temannya pun turun gunung untuk meminta bantuan dan melaporkannya ke Polsek Bantimurung,” tambahnya.

Musa mengatakan, hari pertama pencarian oleh Tim SAR gabungan hanya menemukan sandal korban, namun belum ada tanda-tanda keberadaan korban.

“Memasuki hari keempat pencarian korban pendaki gunung tersebut tim berhasil menemukan jaket diduga milik saudari Eva di lokasi terakhir hilangnya Eva yang berjarak sekitar radius 200 meter arah timur dari lokasi camp dan sebelumnya menemukan sendal korban juga,” ujarnya.

“Dari hasil penemuan jaket milik Eva, tim melanjutkan pencarian sekitar lokasi tempat jaket milik korban, dan akhirnya berhasil menemukan korban di celah bebatuan.dalam keadaan selamat namun kondisi korban sangat memprihatinkan,” pungkasnya.

Musa mengatakan korban ditemukan sedang bersandar di pohon dengan kondisi yang sangat lemah tidak berdaya, dikarenakan mengalami dehidrasi dan juga terdapat luka pada kepala. Korban kemudian dievakuasi dan dibawa ke rumah sakit untuk mendapatkan pertolongan.

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *