Pengertian Proposisi, Jenis, dan Bentuknya

Pengertian Proposisi

PalembnagtalkPengertian Proposisi, Jenis, Bentuk dan Contohnya – Proposisi merupakan salah satu tutur ataupun pernyataan yang biasa digunakan untuk mengungkapkan pada suatu keadaan yang belum tentu benar. Sehingga kondisi yang benar atau salah belum bisa ditentukan. Nah, sekarang ini admin akan membahas ulasan mengenai proposisi yaitu mulai dari pengertian, jenis, dan bentuknya.

Pengertian Proposisi

Pengertian Proposisi, Jenis, dan Bentuknya

Proposisi merupakan suatu tutur yang dibilang juga sebuah pernyataan yang dapat digunakan untuk bisa melukiskan keadaan yang belum tentu benar dan salah dalam bentuk sebuah kalimat berita. Jadi, bisa diartikan apabila proposisi merupakan istilah yang dapat digunakan. Proposisi ini digunakan untuk mencatat mengenai keadaan ataupun peristiwa–peristiwa yang pada umumnya akan melibatkan seseorang. Dan orang lain yang dirujuk oleh ujaran ataupun pernyataan yang di dalam sebuah kalimat. Dan kebenaran dari sebuah Proposisi ini sendiri berkorespondensi dengan fakta,dan sebuah Proposisi yang salah tentu saja tidak berkorespondensi dengan fakta.

Maka secara umum proposisi ini terdiri atas secara umum proposisi ini terdiri dari 4 unsur yang 2 di antaranya yaitu materi pokok Proposisi sementara 2 yang lain sebagai hal yang menyertai Proposisi  ini sendiri. 4 unsur Proposisi yang dimaksud yaitu term yang merupakan subjek, term ini berperan untuk predikan, kopula dan yang terakhir merupakan kuantor. Dapat dibilang proposisi ini merupakan suatu hubungan yang logis di antara 2 konsep. Proposisi ini biasa digunakan dalam bentuk kalimat pernyataan yang menampilkan pada suatu hubungan di antara 2 konsep tersebut.

Contoh proposisi Hariis dan Todaro ini banyak digunakan di dalam studi kependudukan yang mengungkapkan apabila : “proses migrasitenaga kerja biasanya ditentukan oleh perbedaan pada upah yang didapatkan.”

‘Karakteristik di setiap individu menentukan integrasi sosial seseorang di dalam masyarakat.”

Baca Juga : Pengertian Konjungsi Subordinatif, Jenis, Beserta Contohnya

Jenis–jenis Proposisi

Terdapat beberapa jenis-jenis proposisi berikut ini :

1.) Proposisi Universal Afirmatif

Yang pertama yaitu Proposisi Universal Afirmatif. Yang merupakan pernyataan yang sifat umumnya yang dapat membenarkan adanya pada sebuah hubungan antara subjek dengan predikat yang dapat dirumuskan dan dilambangkan dengan “S” dan “P”.

2.) Proposisi Universal Negatif

Selanjutnya yaitu Proposisi Universal Negatif. Jeni ini adalah pernyataan yang sifatnya umum dan digunakan untuk pengingkaran. Dan hubungan antara subjek dengan predikat yang dapat dirumuskan atau dilambangkan dengan “S” dan “P”.

3.) Proposisi Partikular Afirmatif

Jenis ini merupakan proposisi partikular afirmatif yang merupakan pernyataan yang memiliki sifat khusus yang membenarkan hubungan antara subjek dengan predikat yang dapat dirumuskan atau dilambangkan dengan “S” dan “P”.

4.) Proposisi Partikular Negatif

Yang keempat yaitu Proposisi Partikular Negatif. Yaitu pernyataan yang memiliki sifat khusus untuk mengingkari suatu hungan antara subjek dengan predikat yang dapat dirumuskan atau dilambangkan dengan “S” dan “P”.

Bentuk-bentuk Proposisi

Proposisi ini memiliki bentuk-bentuk berdasarkan kualitas yaitu positif dan negatif dan berdasarkan dengan kuantitas yakni umum dan khusus. Terdapat 4 bentuk dari Proposisi sebagai berikut :

  1. Yang pertama yaitu Proposisi umum – positif yang disebut dengan proposisi A.
  2. Yang kedua yaitu Proposisi umum–negatif yang disebut dengan proposisi E.
  3. Yang ketiga yaitu Proposisi khusus – positif yang disebut dengan proposisi I.
  4. Dan yang keempat yaitu Proposisi umum–negatif yang disebut dengan proposisi O. Proposisi umum – positif merupakan proposisi yang predikatnya membenarkan keseluruhan dari subjek.
  5. Selanjutnya yaitu Proposisi umum–negatif yaitu suatu Proposisi yang predikatnya mengingkari keseluruhan dari subjek ( E ). Sedangkan untuk Proposisi khusus – positif sendiri yaitu suatu proporsi yang predikatnya dapat membenarkan sebagai subjek ( I ).

Baca Juga : Konjungsi Koordinatif, Jenis-jenis Koordinatif Dan Contohnya

Fungsi dan Manfaat Proposisi

Proposisi ini yaitu nilai kebenaran di suatu pernyataan dan nilai dari pernyataan tersebut belum ditentukan. Misalnya seperti isalnya : “y > 5”.

Apakah itu sebuah pernyataan? Jawabnya iya. Tetapi apakah pernyataan tersebut proposisi? Jawabnya tidak. Sementara itu kebenaran dari pernyataan tersebut tergantung pada y tetapi nilainya masih belum bisa ditentukan.

Sekian ulasan mengenai Pengertian Proposisi, Jenis, dan Bentuknya. Semoga bermanfaat untuk kalian yang membacanya. Dan terimakasih telah berkunjung.

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *