Polisi Selidiki Kasus Pelecehan Anak, Di Masjid Pangkalpinang

Polisi Selidiki Kasus Pelecehan Anak, Di Masjid Pangkalpinang

Palembangtalk.comPolisi Selidiki Kasus Pelecehan Anak, Di Masjid Pangkalpinang – Halo sobat kembali lagi dengan admin nih, kali ini admin akan membahas informasi mengenai berita Polisi Selidiki Kasus Pelecehan Anak, Di Masjid Pangkalpinang. Yuk simak dan ikuti ulasan-ulasan yang akan admin bagikan sampai selesai.

Polisi mulai menyelidiki kasus dugaan pelecehan seksual terhadap seorang anak di masjid Pangkalpinang, Kepulauan Bangka Belitung. Hal itu dilakukan saat orang tua korban membuat laporan kepolisian pada hari Selasa (18/5).

Baca juga: Kecewa Marak Begal, Massa Bakar Polsek Candipuro Lampung

“Korban yang di dampingi kedua orang tuanya sudah melapor kejadian pencabulan tersebut ke pihak kepolisian Polres Pangkalpinang,” ujar Kasat Reskrim Reskrim Polres Pangkalpinang AKP Adi Putra saat dikonfirmasikan, pada hari Rabu (19/5).

Dia menuturkan perkara itu telah teregister dalam nomor LP/B-162/V/2021/SPKT/RES PKP/BABEL. Laporan itu dibuat oleh orang tua korban mengingat bahwa anaknya masih di bawah umur dan masih dalam hukum perlindungan anak.

Saat ini, kepolisian sedang menyelidiki perkara tersebut dan melakukan pendalaman. Polisi juga masih mengidentifikasi dan mengejar pelaku yang melakukan tindakan pelecehan anak dibawah umur. Pihak kepolisian masih terus melakukan pengejaran terhadap pelaku asusila tersebut dan akan memberi efek jera kepada si pelaku atas konsukensi perbuatan yang telah dibuat pelaku asusila.

Baca juga: Viral Pembeli Maki – Maki Kurir Ketika Barang Tidak Sesuai Pesanan Saat Cod

Pelecehan anak di masjid Pangkalpinang itu terjadi ketika korban sedang salat. dan Lokasinya diduga di salah satu masjid di Kelurahan Girimaya, Pangkalpinang. Pada saat korban sedang melakukan ibadah shalat, tiba- tiba perbuatan yang tidak senonoh dilakukan pelaku kepada korban di dalam masjid tersebut.

Terkait kasus ini, anggota DPRD Kota Pangkalpinang, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung Rio Setiyadi meminta kepolisian menghukum seberat-beratnya kepda pelaku pelecehan anak di masjid tersebut.

Dia menyatakan pihaknya akan berkoordinasi dengan aparat kepolisian untuk menindaklanjuti perkara itu. Pasalnya, saat ini pelaku belum tertangkap oleh pihak kepolisian.

“Pangkalpinang punya Perda Perlindungan Anak Tahun 2019, saya kira dinas terkait dapat melakukan pendampingan dan pengawasan agar kasus serupa tidak terulang kembali,” kata Rio sebagaimana dikutip dari salah satu televisi.

Dia mengatakan Pangkalpinang sudah menjalankan kebijakan sebagai kota layak anak, termasuk di rumah ibadah dan fasilitas umum lain. Namun kejadian tersebut telah mencoreng kebijakan itu karena kasus pelecehan terhadap anak dibawah umur di dalam masjid.

Pihaknya juga akan berkoordinasi dengan dewan masjid untuk memastikan agar keamanan jemaah, khususnya perempuan dapat diatur sedemikian rupa untuk mencegah peluang terjadi perbuatan asusila serupa di kemudian hari dan tidak akan terjadi lagi.

Baca juga: Evakuasi KRI Nanggala, Militer China Masuk Tahap Pengangkatan Kapal

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *