Polisi Tangkap 2 Pemudik Tangerang, Palsukan Surat Bebas Covid

Polisi Tangkap 2 Pemudik Tangerang, Palsukan Surat Bebas Covid

Palembangtalk.comPolisi Tangkap 2 Pemudik Tangerang, Palsukan Surat Bebas Covid – Halo sobat kembali lagi dengan admin nih, kali ini admin akan membahas informasi mengenai berita Polisi Tangkap 2 Pemudik Tangerang, Palsukan Surat Bebas Covid. Yuk simak dan ikuti ulasan-ulasan yang akan admin bagikan ini sampai selesai.

Polsek Tangerang menangkap dua pemudikyang terjerat kasus pemalsuan surat keterangan swab antigen Covid-19.

Peristiwa ini terjadi pada hari Rabu (19/5) lalu, bermula saat SG selaku pegawai di kantor kelurahan menghubungi SN yang baru pulang mudik lebaran dari kampung halaman di daerah Pekalongan, Jawa Tengah. SG meminta SN untuk menunjukkan bukti surat keterangan melakukan tes Covid-19 yang dikirimnya lewat aplikasi pesan singkat dari ponsel. SN seorang pemudik yang baru melakukan perjalanan mudik lebaran tersebut.

Baca juga: Dalang Perampokan dan Pemerkosaan ABG, Sempat Kabur ke Bogor

“SN juga menjelaskan bahwa SN sudah melaksanakan rapid test antigen dengan hasil rapid tes swab yang negatif, setelah itu saudari SN memberikan foto surat hasil rapid test antigen miliknya yang dikeluarkan oleh salah satu klinik di Jakarta Selatan,” ujar Yulies dalam keterangannya, pada hari Jumat (21/5).

Baca juga: KPK Tahan Direktur PT AMS Terkait Korupsi Asuransi Jasindo

Foto: Polisi Tangkap 2 Pemudik Tangerang

Setelahnya, SG mendatangi kediaman SN untuk mengambil surat hasil rapid tes swab. Namun, SN ternyata tidak dapat menunjukkan surat keterangan rapid test swab antigen kepada Sg selaku pegawai di kantor lurah, di pemukiman rumah SN.

Baca juga: Mudik Lebaran Selesai,Penumpang Bus Keluar Jakarta Naik 2.000 Persen

Lalu, SN pun lantas mengaku bahwa dirinya tidak melakukan tes swab antigen. Ia juga mengaku bahwa surat keterangan hasil tes itu di dapatnya dari seseorang berinisial AS.

” Berdasarkan surat tersebut ternyata adalah surat palsu dan hasil editan yang dibuat oleh pelaku saudara As itu sendiri,” pungkasnya.

Baca juga: Sepekan Usai Lebaran, Tren Kasus Covid-19 Mulai Naik

Berita informasi yang disampaikan Yulies, pelaku AS membuat surat keterangan hasil tes swab itu menggunakan aplikasi pengedit foto. Lalu, dia juga berikan tambahan keterangan yang diambil oleh pelaku dari internet.

Baca juga: Sri Mulyani Mengakui Proses Penyusunan APBN di 2022 Masih Dibayangi Ketidakpastian

“Jangan sekali-kali kalian memalsukan surat keterangan dokter hasil swab antigen karena itu merupakan tindak pidana dan dikenai pidana penjara selama-lamanya 4 tahun, sesuai dengan Pasal 268 KUHP,” tambah Yulies.

Baca juga: KPK Ungkap 5 Modus Korupsi Kepala Daerah

Yulies menuturkan, kedua pelaku tengah menjalani isolasi mandiri setelah kembali dari perjalanan mudik. Nantinya, lanjut Yulies, keduanya juga bakal menjalani tes PCR untuk memastikan apakah mereka benar terbebas dari paparan Covid-19.

Baca juga: Vaksinasi Covid Tahap Ketiga Dimulai, Usia Lansia Tetap Diutamakan

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *