Polisi Tangkap Penjahit Di Kota Batu, yang Telah Cabuli 6 Bocah

Polisi Tangkap Penjahit Di Kota Batu, yang Telah Cabuli 6 Bocah

Palembangtalk.comPolisi Tangkap Penjahit Di Kota Batu, yang Telah Cabuli 6 Bocah – Kini Kembali terjadi kasus pecabulan terhadap anak di bawah umur terjadi di Kota Batu, Jawa Timur. Pelaku diketahui bekerja sehari-hari sebagai tukang jahit berinisial M, Laki-laki yang berumur 50 tahun itu tega mencabuli enam bocah.

Kasatreskrim Polres Batu, AKP Jeifson Sitorus membenarkan kejadian tersebut, dan pihaknya kini telah menangkap pelaku M. Pelaku M kini sudah ditangkap saat berada di Kabupaten Magetan, kota batu, Jawa Timur.

AKP Jeifson mengatakan, bahwa aksi bejat tukang jahit ini dilakukan sejak bulan April 2021 atau 2 bulan yang lalu. Kemudian saat ini baru terungkap pada bulan Mei 2021 berawal dari adanya laporan orang tua korban.

Selanjutnya Polres kota batu melakukan sejumlah langkah-langkah penyelidikan, seperti menghadirkan korban untuk dimintai keterangan.

ilustrasi bocah di cabuli sang tukang penjahit

Dan dari hasil keterangan itu, kemudian kepolisian melakukan pendalaman dengan melibatkan keterangan ahli psikolog. Pihak Kepolisian juga melakukan visum guna menjadi barang bukti dalam kasus pencabulan tersebut. Dan Kini pelaku M telah ditahan oleh pihak polisi di Polres Batu.

“Pelaku M sudah berstatus tersangka setelah ditemukan dua alat bukti yang cukup menjerat pelaku ke jalur hukum dan bisa mempertanggung jawabkan perbuatannya. Proses penyilidikan itu menemukan fakta adanya pelecehan seksual terhadap korban,”tambah Jeifson, hari Jumat (18/6/2021).

Perbuatan bejat itu pun, dilakukan pelaku M di tempat beribadah atau masjid pada bulan April 2021.

Pelaku M mengakui melakukan pelecehan secara spontan saja, ketika para korban berkerumun berebutan takjil hidangan buka puasa.

Kemudian pelaku meminta anak-anak tersebut untuk ke masjid dan di dalam masjid itulah pelaku melancarkan aksi nya itu kepada para bocah-bocah tersebut.

“Tersangka spontan melakukan aksi pencabulan dan ketika melakukan aksinya pelaku melihat suasana betul-betul dirasa aman,maka pelaku mulai melancarkan aksinya terhadap 6 bocah tersebut” tambah AKP Jeifson.

AKP Jeifson menjelaskan sudah menyimpan barang bukti yang kuat terhadap tindakan M.

Kemudian pihak polisi akan mengambil langkah penegakan hukum penetapan tersangka pencabulan dan melakukan penahanan terhadap pelaku.

Pelaku pencabulan anak dibawah umur itu dikenakan pasal 82 UU 35 tahun 2014 perubahan atas UU 23 tahun 2002 tentang perlindungan anak.

Dan dengan ancaman hukuman selama 5 hingga 15 tahun tahun penjara. Kepolisian juga membuka pengaduan secara hotline kepada korban-korban lainnya yang pernah menerima perlakuan serupa dari tersangka berinisial M.

Agar pelaku pencabulan tersebut dapat dikenai pasal-pasal yang akan menjeratnya lebih lama di dalam penjara dan pelaku dapat menyadari aksinya tersebut sudah merusak anak-anak yang masih dibawah umur dan tidak akan melakukan perbuatan itu lagi, pungkasnya.

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *