Polisi Tetapkan 2 Tersangka Pada Kasus Perahu Tenggelam Di Kedung Ombo

Polisi Tetapkan 2 Tersangka Pada Kasus Perahu Tenggelam Di Kedung Ombo

PalembangtalkPolisi Tetapkan 2 Tersangka Pada Kasus Perahu Tenggelam Di Kedung Ombo – Kasus kecelakaan perahu terbalik di objek wisata Waduk Kedung Ombo (WKO) Boyolali, polisi menetapkan 2 tersangka, Selasa (18/5/2021). 

Salah satu dari tersangka tersebut masih berusia 13 tahun. Dan polisi juga mengungkap fakta baru soal penyebab perahu terbalik hingga akhirnya menewaskan 9 orang. Diberitakan sebelumnya kecelakaan perahu tersebut terjadi di Waduk Kedung Ombo Boyolali pada Sabtu (15/5/2021). perahu wisata saat itu ditumpangi 20 orang terbalik. Dan menyebabkan 9 orang meninggal dunia.

Berikut ini update terbaru insiden kecelakaan perahu di Waduk Kedung Ombo : 

1. Polisi Tetapkan 2 Tersangka

Polisi resmi menetapkan 2 tersangka pada kasus perahu terbalik di Waduk Kedung Ombo. Kapolres Boyolali, AKBP Morry Ermond mengatakan bahwa 2 orang yang ditetapkan sebagai tersangka tersebut masih remaja berusia 13 tahun dan satu lagi pria berusia 52 tahun.

“Kami telah menetapkan 2 tersangka atas kecelakaan air tersebut, yang pertama yaitu anak berusia 13 berinisial GH, dan satu lagi seorang pria yang beruisia 52 tahun bernama Kardiyo,” kata Morry, Selasa, (18/5/2021).

GH adalah nakhoda dari perahu yang terbalik itu. Sedangkan Kardiyo orang pemilik warung apung yang menjadi lokasi tujuan dari perahu naas tersebut. 2 tersangka itu tersebut berasal dari wilayah yang sama yaitu di Desa Wonoharjo, Kemusu, Kabupaten Boyolali.

“Dan ke 2 tersangka tersebut memiliki hubungan keluarga, sebagai paman dan Keponakan,” ujar Morry.

2. Barang Bukti dan Pasal yang Dikenakan

Polisi menyita sejumlah bukti yaitu perahu putih berbahan fiberglass dengan ukuran panjang 6,1 meter, lebar 1,8 meter dan tinggi lambung 0,6 meter. Selain itu polisi juga menyita mesin perahu Yamaha Enduro 25 PK, 14 buah sendal, jaket jumper abu-abu lis kuning dan kerudung coklat. Selain itu, pihaknya juga menyita mesin perahu Yamaha Enduro 25 PK, 14 buah sendal, jaket jumper abu-abu lis kuning dan kerudung coklat.

Baca Juga : Sibuk Berperang Dengan Humas, Israel Diserang Oleh 6 Roket Dari Lebanon

“Ke 2 tersangka tersebut akan dijerat dengan pasal yang berbeda, yakni tersangka GH akan dijerat 359 KUHP dengan pidana penjara paling lama 5 tahun atau pidana kurungan paling lama 1 tahun,” terang Morry

“Sedangkan tersangka Kardiyo, akan dijerat pasal 359 KUHP, dan pasal 76 I, Undang-undang nomor 35 tahun 2014, tentang perubahan atas perubahan Undang-undang nomor 23 tahun 2002 tentang Perlindungan Anak dengan ancaman paling lama 10 tahun dan atau denda Rp 200 juta,” imbuhnya.

3. Penyebab Perahu Terbalik bukan karena Selfie

Menurut AKB Morry Ermond, fakta baru ini sekaligus membantah kabar sebelumnya yang menyebut perahu terbalik karena adanya penumpang yang selfie. Morry mengatakan, sebelum perahu terbalik, para penumpang tersebut sempat berdiri saat perahu bergerak. Para penumpang yang ada di perahu tersebut berdiri karena panik ada air waduk yang masuk ke perahu.

“Saat itu, para penumpang perahu memang sedang berdiri, namun bukan karena selfie, tapi karena panik air danau mulai masuk ke perahu tersebut,” pungkas Morry.

Baca Juga : 14 Tahun Terbunuhnya Munir, Polri Didesak Bentuk Tim Khusus

Pada saat ditanya terkait alasan tersangka GH bekerja, Morry belum bisa menjelaskan lebih dalam.

“Yang jelas tersangka GH diperintahkan pamannya untuk mengantarkan calon pelanggan, dari daratan ke warung apung,” pungkasnya.


Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *