Prajurit TNI di Lampung Tertembak Sendiri, Bukan Ditembak OTK

Prajurit TNI di Lampung Tertembak Sendiri, Bukan Ditembak OTK

Palembangtalk.com Prajurit TNI di Lampung Tertembak Sendiri, Bukan Ditembak OTK – Peristiwa penembakan terhadap prajurit TNI AU Lanud Pangeran M Bun Yamin, Pratu Nur Rohman (26) dan istrinya pada Selasa (8/6), sekira pukul 04.30 WIB di sekitar PKOR Way Halim, Kota Bandarlampung. Peristiwa ini yang sempat di kabarkan ditembak orang tidak di kenal melainkan terkena senjata nya sendiri di akibatkan kelalaian korban.

Fakta terbaru tersebut terungkap berdasarkan hasil penyelidikan yang dilakukan Tim khusus join investigasi POM AU, Polda Lampung dan Polresta Bandarlampung.

Hal tersebut disampaikan Komandan Pangkalan TNI Angkatan Udara (Lanud) Pangeran M Bun Yamin, Letkol (Nav) Yohanes Ridwan usai menerima pelimpahan berkas penyelidikan dari Satreskrim Polresta Bandarlampung, pada hari Jumat (11/6/2021).

Pasangan suami istri (Pasutri) prajurit TNI AU Lanud Pangeran M Bun Yamin, Pratu Nur Rohman Pratu Nur Rohman dan istrinya Riska Astuti, sebelumnya disebutkan ditembak oleh orang tidak dikenal (OTK) pada Selasa (8/6) lalu sekitar pukul 04.30 WIB di sekitar PKOR Way Halim, Kota Bandarlampung.

Namun, setelah Tim khusus dari POM AU, Polda Lampung dan Polresta Bandarlampung melakukan investigasi gabungan melakukan penyelidikan, ditemukan informasi baru yang memperbaiku dugaan awal kalau korban ditembak orang tidak dikenal (OTK).

Di duga tertembak pistolnya sendiri bukan di tembak orang tidak dikenal

“Sebelumnya, ada dugaan kalau penembakan itu dilakukan oleh OTK. Namun ternyata itu adalah murni kecelakaan yang dilakukan korban Pratu Nur itu sendiri,” kata Letkol (Nav) Yohanes Ridwan kepada awak media, Jumat (11/6).

Letkol (Nav) Yohanes Ridwan memastikan bahwa, senjata itu¬†adalah milik prajurit itu sendiri. “Ini kecelakaan murni. Senjatanya sendiri melukai keduanya itu, yakni senjata milik korban Pratu Nur Rohman itu sendiri,”¬†ucapnya.

Untuk mencari kebenaran peristiwa penembakan tersebut, kata Letkol (Nav) Yohanes Ridwan, saat ini pihaknya terus mendalami kecelakaan penggunaan senjata api yang menimpa korban Pratu Nur Rohman dan istrinya. Namun, menunggu kondisi keduanya membaik yang saat ini masih dalam proses pemulihan pasca operasi luka tembak tersebut.

“Kasus ini masih terus di dalami pihaknya, dan proses masih berjalan sesuai ketentuan hukum yang berlaku. Dalam penyelidikan ini, POM AU bekerjasama dengan pihak kepolisian Polda Lampung dan Polresta Bandarlampung,”ungkapnya.

Letkol (Nav) Yohanes Ridwan mengatakan, apabila terdapat pelanggaran pada peristiwa tersebut, maka oknum yang bersangkutan (Pratu Nur Rohman), akan diproses secara hukum sesuai ketentuan hukum yang berlaku di lingkungan militer (TNI).

“Jika terdapat pelanggaran pada peristiwa tersebut, pastinya akan diproses dan ditindak sesuai dengan peraturan hukum yang berlaku,”jelasnya.

Ridwan juga mengatakan, informasi yang disampaikannya ini, guna meluruskan berbagai berita di sejumlah media baik itu media cetak dan daring (online) sebelumnya berita yang menyatakan Pratu Nur Rohman dan istrinya ditembak orang tidak dikenal (OTK) tetapi ternyata akibat kelalai korban sendiri.

“Saat ini kedua korban masih menjalani pengobatan di rumah sakit, dan kami masih menunggu kondisi korban pulih terlebih dulu untuk selanjutnya akan dimintai keterangan,”tambahnya.

Sementara itu Kabid humas Polda lampung, Kombes Pol Zahwani Pandra Arsyad mengatakan,peristiwa yang menyangkut prajurit TNI AU tersebut, akan diserahkan pemeriksaan lebih lanjut ke pihak POM AU Lanud Pangeran M Bun Yamin.

Penyerahan berkas perkara tersebut, kata Pandra, sudah diserah terimakan langsung oleh Komandan Pangkalan TNI Angkatan Udara (Lanud) Pangeran M Bun Yamin, Letkol (Nav) Yohanes Ridwan.

“Kami menerima berkas pemeriksaan hasil investigasi terkoordinasi dengan baik. Karena ini menyangkut TNI aktif, maka kami serahkan sepenuhnya ke POM AU untuk proses sesuai aturan hukum yang berlaku dilingkungan militer,”pungkasnya.

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *