Profil Jenderal Andika Perkasa, Disebut Calon Panglima TNI

Profil Jenderal Andika Perkasa, Disebut Calon Panglima TNI

palembangtalk Profil Jenderal Andika Perkasa, Disebut Calon Panglima TNI – Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto tekag berumur 58 tahun pada 8 November 2021 ini. Masih lama untuk memasuki usia pensiun, namun sebiha kabar memberitahukan bahwa Hadi Tjahjanto akan diangkat sebagai duta besar.

Lalu muncul beberapa pertanyaan, siapa yang akan menggantikan nya. Kemudian ada 3 nama yang telah disebut, yaitu Kepala Staf TNI Angkatan Darat atau Kasad Jenderal Andika Perkasa, Kepala Staf TNI Angkatan Udara atau Kasau Marsekal TNI Fadjar Prasetyo, dan Kepala Staf TNI Angkatan Laut atau Kasal Laksamana TNI Yudo Margono.

Lantas, pengamat militer dan Intelijen Susaningtyas Kertopati telah mengatakan, bahwa 3 kepala staf angkatan mempunyai perluang yang sama untuk menjabat sebagai TNI.

Dan itu artinya, bahwa Kasad, Kasal, dan Kasau, mempunyaiperluang besar untuk menjabat sebagai TNI. Walaupun harus bergantian, tetapi pada kenyataan nya Presiden Joko Widodo yang akan menentukan siapa yang akan menjabat.

Profil Andika Perkasa

Jenderal TNI Andika Perkasa lahir di bandung pada tanggal 21 Desember 1964. Dia telah menyelesaikan pendidikan nya di Akademi Militer (Akmil) pada tahun 1987.

Setelah lulus, beliau bergabung dengan Komando Pasukan Khusus (Kopassus). Di Kopassus, beliau mengawali karier sebagai komandan peleton.

Kemudian andika perkasa juga pernah menjabat sebagai Kepala Seksi Kajian Strategis Hankam di Departemen Pertahanan. Lalu pada tahun 2002, beliau diangkat menjadi Danyon 32 Grup 3/Sandha Kopassus, sebelum dimutasi menjadi Kepala Seksi Korem 051/WKT Dam Jaya.

Selanjutnya Andika juga menduduki posisi Pabandya A-33 Direktorat A Badan Intelijen Strategis (BAIS) TNI, yang bertugas secara khusus untuk menangani masalah-masalah dalam negeri. Pada November 2013, Andika juga telah diangkat menjadi Kepala Dinas Penerangan TNI-AD.

Dalam buku Biografi Andika Perkasa, dikatakan bahwa Andika Perkasa pernah menjalani operasi di Timor Timor pada tahun 1990, Operasi Teritorial di Timor Timur (1992) dan operasi bakti TNI di Aceh (1994). Disebutkan pula bahwa Andika Perkasa pernah bertugas dalam misi operasi khusus di Papua.

Dan juga pada tahun 2002, Andika Perkasa memimpin penangkapan pimpinan Al Qaeda, Omar Al-Faruq, di Bogor.

Baca juga : Komisi I DPR Minta Percepat Pergantian Panglima TNI, Dukung KSAD Andika Perkasa

Riwayat Pendidikan Andika Perkasa

  1. The Military College of Vermont, Norwich University (Northfield, Vermont, USA)
  2. National War College, National Defense University (Washington D.C., USA)
  3. Harvard University (Massachusetts, USA)
  4. The Trachtenberg School of Public Policy and Public Administration, The George Washington University (Washington D.C., USA)

Pendidikan Militer Andika Perkasa

  1. Akademi Militer tahun (1987)
  2. Sesarcab Infanteri
  3. Pendidikan Komando
  4. Sekolah Staf dan Komando Angkatan Darat(Seskoad) (Lulusan Terbaik Susreg XXXVII 1999/2000)
  5. Sesko TNI
  6. Lemhannas RI

Riwayat Jabatan Andika Perkasa

Letnan Dua-Letnan Satu

  1. Komandan Peleton Grup 2/Para Komando, Kopassus tahun (1987)
  2. Komandan Unit 3, Grup 2/Para Komando, Kopassus tahun (1987)
  3. Komandan Subtim 2, Sat Gultor 81, Kopassus tahun (1991)

Kapten

  1. Komandan Tim 3, Sat Gultor 81, Kopassus tahun (1995)
  2. Komandan Resimen 62, Yon 21 Grup 2/Para Komando, Kopassus tahun (1997)
  3. Pama Kopassus tahun (1998)

Mayor

  1. Pamen Kopassus (1999)
  2. Kepala Seksi Kajian Strategi Hankam, Subdit Jaklak, Ditjakstra, Ditjen Strahan, Departemen Pertahanan (2000)
  3. Kepala Seksi Penyusunan, Subdit Jaklak, Ditjakstra, Ditjen Strahan, Departemen Pertahanan (2001)
  4. Pamen Mabes TNI-AD (2001)

Baca juga : Panglima TNI Bicara Pentingnya Mempersiapkan Generasi Muda Unggul Dan Berkarakter

Letnan Kolonel

  1. Komandan Batalyon (Danyon) 32/Apta Sandhi Prayuda Utama, Grup 3/Sandhi Yudha, Kopassus (2002)
  2. Kepala Seksi Intelijen, Korem 051/Wijayakarta, Kodam Jaya/Jayakarta (2002)
  3. Pabandya A-33, Direktorat A, Badan Intelijen Strategis (BAIS) TNI (2002)
  4. Pabandya IV/Fasdik, Spaban Opsdik, Sdirdik, Kodiklat TNI-AD (2008)
  5. Kepala Bagian Perencanaan, Sdirum, Kodiklat TNI-AD (2009)

Kolonel

  • Sekretaris Pribadi (Sespri) Kepala Staf Umum (Kasum) TNI (2010)
  • Komandan Resimen Induk (Danrindam) Kodam Jaya/Jayakarta (2011)
  • Komandan Resor Militer (Danrem) 023/Kawal Samudera, Kodam I/Bukit Barisan (2012)

Brigadir Jenderal

  • Kepala Dinas Penerangan TNI-AD (Kadispenad) tahun (2013)

Mayor Jenderal

  • Komandan Pasukan Pengamanan Presiden (Danpaspampres) tahun (2014)
  • Panglima Komando Daerah Militer (Pangdam) XII/Tanjungpura tahun (2016)

Letnan Jenderal

  • Komandan Komando Pembina Doktrin, Pendidikan dan Latihan Angkatan Darat (Dankodiklatad) (2018)
  • Panglima Komando Strategis Angkatan Darat (Pangkostrad) tahun (2018)

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *