Prostitusi Daring di Hotel Jakbar, 18 Anak Dijual Melalui MiChat

Prostitusi Daring di Hotel Jakbar, 18 Anak Dijual Melalui MiChat

Palembangtalk.com Prostitusi Daring di Hotel Jakbar, 18 Anak Dijual Melalui MiChat – Jakarta Barat – Pihak polda Metro Jaya telah menetapkan AD (27) dan AP (24) sebagai germo prostitusi online yang melibatkan puluhan anak-anak di bawah umur. Keduanya memodusi anak remaja itu dengan cara menjadikan pacar mereka masing-masing.

Baca juga: Banten Diguncang Gempa Kedua, dengan Magnitudo Lebih Besar

Ilustrasi: pelaku Prostitusi Daring di Hotel Jakbar, 18 Anak Dijual Melalui MiChat

Kepala kasubdit 5 Ditreskrium Polda Metro Jaya AKBP Pujiyarto mengatakan, kedua pelaku ini mencari anak-anak di bawah umur dengan cara berkenalan melalui media sosial Facebook, Instagram, Michat. Selanjutnya para gadis-gadis ini diajak bertemu di tempat tongkrongan atau tempat makan yang telah mereka tentukan.

Baca juga: Bangladesh, Nepal, dan Sri Lanka Nyaris Kehabisan Vaksin Covid-19

Setelah pelaku germo menjadikan anak remaja tersebut sebagai pacar, kemudian pelaku melancarkan tujuan mereka untuk melakukan tindakan prostitusi online saat mereka mengajak para korban ke tempat penginapan dengan iming-iming sebagai tanda hubungan mereka telah resmi pacaran.

“Pelaku kemudian menjadikan anak remaja sebagai pacar, setelah dijadikan pacar. Pelaku lalu mengajak para korban ini untuk menginap di hotel selama beberapa hari, selama pelaku dan korban menginap di hotel pelaku mengajak anak remaja yang selaku pacar mereka untuk berhubungan intim layaknya suami istri,” tambah Pujiyarto dalam siaran tertulis yang diterima Palembangtalk.com pada Minggu (23/5/2021).

Baca juga: Berita Warga Panik Saat Gempa Di Blitar, Para pengunjung Mall Berlarian

Setelah kedua pelaku melakukan aksinya kepada anak remaja itu, tambah Pujiyarto, Setelah kedua tersangka mencicipi anak remaja yang selaku pacarnya.

kini kedua pelau germo itu mencari pria hidung belang melalui aplikasi MiChat, dan keduanya bertindak sebagai agen atau pencari tamu. Selanjutnya pelaku menawarkan korban kepada laki-laki hidung belang itu melalui wanita BO (booking online) dengan tarif Rp300.000-500.000 sekali kencan.

Baca juga: Boikot Produk Indomaret, Konsumen Indonesia Laporkan Himbara

Polda Metro telah Tetapkan 2 Tersangka Prostitusi Online 34 Anak di Bawah Umur.

Dan uang yang didapat hasil prostitusi online itu digunakan untuk membayar sewa kamar hotel, kebutuhan sehari-hari yang dipakai korban harus ditanggung sendiri oleh korban itu.

“Jadi para korban ini selain membayar sewa kamar hotel dan kebutuhan sehari-hari, korban harus memberikan komisi kepada pelaku germo tersebut sebesar Rp50-100.000 dari setiap tamu yang memboking anak remaja tersebut,” pungkasnya.

Baca juga: Sopir Truk di Kupang, Sudah Dua Kali Bunuh dan Perkosa Gadis Remaja

Atas perbuatannya kedua pelaku germo tersebut,pelaku itu akan dijerat dengan pasal berlapis di antaranya eksploitasi secara ekonomi dan atau seksual terhadap anak di bawah umur sebagaimana diatur dalam Pasal 88 Jo 76 I UU RI No.17/2016 tentang Perlindungan Anak dengan ancaman pidana penjara paling lama 10 tahun.

Baca juga: Jokowi Dinilai Berpotensi Bakal jadi King Makerdi Pilpres 2024

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *