Ratu Narkoba Asal Pekanbaru Direhabilitasi Ke Bogor

Ratu Narkoba Pekanbaru diRehabilitasi di Lido

palembangtalkRatu Narkoba Asal Pekanbaru Direhabilitasi ke Bogor – Wella Citra Amelia yang sering dijuluki dengan Ratu Narkoba asal Pekanbaru dibawa ke bogor, jawa barat pada hari senin 21 Juni 2021. Dia dibawa bersama dengan suaminya yang berinisial NF.

Direktur Reserse Narkoba (Dirresnarkoba) Polda Riau, Kombes Pol Victor Siagian telah menyatakan, di sana ‘Ratu Narkoba’ itu akan menjalani rehabilitasi selama enam bulan ke depan.

Sebelum itu, kedua orang tersebut sudah diamankan ketika pengungkapan di sebua rumah mewah di kawasan Kampung Dalam, Kecamatan Senapelan, Pekanbaru, pada hari Rabu tanggal 16 Juni 2021 sore. Penggerebakan dilakukan dengan tim gabungan Diresnarkoba Polda Riau dan Satresnarkoba Polresta Pekanbaru yang dibackup Satbrimobda Polda Riau

“Saat itu, petugas tidak menemukan adanya barang bukti narkotika. “Rumah WL memang setelah kita geledah, tidak ada kita temukan BB (barang bukti, red) narkotika,” ujar Direktur Reserse Narkoba (Dirresnarkoba) Polda Riau, Kombes Pol Victor Siagian, dilansir Haluanriau.co, Senin (21/6).

Baca juga : Kronologi Anji Ditangkap Polisi, Karena Terjerat Kasus Narkoba

Dengan begitu, bukan berarti Wella dapat lolos dengan begitu saja. Status dia yang sudah dikenal sangat dekat dengan barang haram itu, membuat polisi akan melakukan tes urine. Hasilnya, Wella dan suami dinyatakan positif mengonsumsi narkoba, yaitu zat methamphetamine. Zat ini terkandung di dalam narkotika jenis sabu dan ekstasi.

“Mengingat yang bersangkutan ini telah dikenal masyarakat bahwa dia di narkoba, kami lakukan tes urine. Setelah dilakukan tes, yang bersangkutan positif menggunakan narkoba,” lanjut Kombes Pol Victor.

Dijelas dia, sesuai ketentuan di Undang-undang (UU) RI Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika, sebab hasil tes urine yang bersangkutan positif, maka petugas melakukan assessment.

“Tentunya ini adalah salah satu langkah untuk selain istilahnya mengobati yang bersangkutan, kita juga akan mencoba meredam segala kegiatan peredaran narkoba di Kampung Dalam. Kita akan pantau terus bagaimana peredaran narkoba di sana setelah yang bersangkutan (Wella, red) ini kita rehab,” ujarnya.

Saat ditanya soal keterlibatan Wella dalam peredaran narkoba di Kota Pekanbaru, khususnya di Kampung Dalam, Kombes Pol Victor menyampaikan jika pihaknya masih melakukan investugasi mendalam.

“Yang jelas memang apabila di kalangan masyarakat, bukan rahasia umum. Namun kita masih dalami. Selama tahun 2021, sudah ada 21 kasus orang-orang di Kampung Dalam yang sudah kita tangkap mengenai narkoba ini,” beber dia.

Kombes Pol Victor juga telah menambahkan, Lido menjadi tempat rehabilitasi yang paling komplit dan ketat. Di sana juga tidak akan dibenarkan untuk menggunakan alat komunikasi.

Baca juga : Seorang Musikus Ditangkap Polisi Di Cibubur, Akibat Kasus Narkoba

Sembari itu, Kasubdit I Ditres Narkoba Polda Riau, Hardian Putra mengatakan bahwa, Wella dan NF akan menjalankan masa rehabilitas untuk enam bulan kedepan.

Pada pukul 6 lewat kita sudah berangkat dari Kota pekanbaru, kita juga memaksimalkan untuk penanganan kasus yang menonjol ini,” ujar AKBP Hardian.

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *